Film “Uti deng Keke” Mulai Syuting di Gorontalo
·waktu baca 1 menit

Gorontalo- Seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia rumah produksi Gema Production kembali melanjutkan proses syuting film layar lebar Uti deng Keke yang sempat tertunda. Film yang mengangkat kisah hubungan antara dua sahabat dengan latar agama dan suku yang berbeda ini siap melakukan syuting di Gorontalo.
Toleransi antar umat Islam dan Kristen yang hidup bergotong royong ditonjolkan dalam film garapan Gema Production ini.
“Toleransi antar umat itu menginspirasi kami membuat film Uti deng Keke,” kata sang produser Billy Hasan, Selasa, (19/7).
Seperti diketahui penduduk Gorontalo mayoritas beragama Islam sementara Minahasa atau Manado mayoritas masyarakatnya beragama Kristen. Oleh sebab itu film ini dibuat di Gorontalo dan Minahasa. Film ini juga akan mengangkat kearifan lokal adat dan budaya di dua daerah itu.
“Syuting film Uti deng Keke 80 persen dilakukan di Gorontalo dan 20 persen di Sulut,” sambung Billy.
Sebelum memulai syuting, tim produksi telah melakukan berbagai observasi, mulai dari meminta izin dan dukungan pemerintah daerah, hingga menemui para pemangku adat di Gorontalo dan Minahasa.
“Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan para tokoh adat di Gorontalo dan Minahasa,” ungkap Billy.
