Pemkab Bone Bolango Bolehkan Salat Idul Adha Berjemaah

GORONTALO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Gorontalo, bolehkan masyarakat melaksakan salat Idul Adha berjemaah di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Bolango, Suleman Tongkonoo, mengungkapkan bahwa mereka telah membahas kesiapan panitia pelaksanaan salat Idul Adha berjemaah.
“Khusus untuk Bone Bolango itu diserahkan kepada masyarakat di masjid atau di lapangan sebagaimana biasa, tetapi harus ada petugas yang bertanggung jawab,” ungkap Suleman. Kamis, (23/7).
Bukan hanya salat berjemaah yang diatur, pemotongan hewan kurban juga harus menyesuaikan dengan surat edaran Kementerian Agama RI.
Di surat edaran itu, ada tiga poin utamanya. Pertama tentang penerapan jaga jarak fisik, yang meliputi area pemotongan hewan kurban yang memungkinkan jaga jarak, penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, pengaturan jarak antar panitia dan pendistribusian hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah warga.
“Bahkan untuk pembagian daging kurban itu diharapkan panitia yang mengantarkan. Dilarang untuk mengambil, supaya tidak terjadi kerumunan,” ucap Suleman.
Poin kedua penerapan kebersihan personal panitia, yang meliputi pengukuran suhu tubuh di setiap pintu masuk tempat penyembelihan; membedakan area penyembelihan dan penanganan daging dan tulang serta jeroan; setiap panitia diharuskan untuk menggunakan masker, pakaian lengan panjang dan sarung tangan; panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung serta memperhatikan etika batuk.
Poin ketiga penerapan kebersihan alat, yang meliputi pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan; menerapkan sistem satu orang satu alat.
Suleman menuturkan, terkait kesehatan hewan kurban itu dilakukan pengecekannya oleh Dinas Kesehatan Bone Bolango.
“Itu sudah kerja sama untuk pemotongan hewan kurban. Semua hewan yang akan disembelih itu dilaporkan kepada dinas kesehatan, dan mereka yang akan turun,” kata dia.
Suleman menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pemcegahan COVID-19 dalam melaksanakan salat Idul Adha berjemaah.
“Dalam proses penyembelihan, kepada petugas pelaksana agar tetap mengikuti protokol dan diharapkan mengantarkan dagingnya itu kepada masyarakat yang berhak menerima,” himbaunya.
-----
Reporter: Fadhil Hadju
