Konten dari Pengguna

Meriah! Festival Islami di Banyuwangi Hadirkan Lomba Patrol dan Kuntulan

BANYUWANGI CONNECT

BANYUWANGI CONNECTverified-green

membacalah walau sebentar

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari BANYUWANGI CONNECT tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Festival Islami di Banyuwangi dimeriahkan Lomba Patrol.
zoom-in-whitePerbesar
Festival Islami di Banyuwangi dimeriahkan Lomba Patrol.

Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 2023 di Banyuwangi, kembali digelar Festival Islami yang mengangkat seni musik patrol dan tari kuntulan.

Sejak pertengahan Maret 2023, sedikitnya 25 Kecamatan di Banyuwangi mengirimkan grup patrol dan kuntulan untuk dilombakan. Mereka semua memasuki tahap penjurian awal dengan mengirimkan video perform ditempat masing-masing. Lalu, diambil 10 besar untuk tampil pada penjurian Final di Halaman Depan Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Mereka menampilkan performa kuntulan dan patrol dengan rancak. Rabu, (05/04/23).

Jazz Patrol berkolaborasi dengan Vista Vani di acara Festival Islami Banyuwangi 2023

Festival Islami di Banyuwangi juga dimeriahkan oleh Jazz Patrol yang merupakan perpaduan musik modern dengan musik tradisional patrol asal Banyuwangi. Jazz Patrol pun berkolaborasi dengan penyanyi asal Banyuwangi Vista Vani yang juga membuat penonton semakin heboh.

Patrol merupakan atraksi khas yang tak banyak daerah lain mengemasnya menjadi pertunjukan yang rancak.

Pertunjukan musik patrol di Festival Islami Banyuwangi 2023

Musik patrol merupakan gambaran dari kepedulian masyarakat di Banyuwangi dalam membangunkan tetangganya agar tidak ketinggalan untuk makan sahur sebelum seharian puasa. Hal ini sekaligus sebagai giat masyarakat untuk aktif gotong royong dalam ronda saat Ramadhan.

Peserta Tari Kuntulan Banyuwangi meriahkan Festival Islami 2023

Sedangkan kuntulan merupakan tari tradisional masyarakat Banyuwangi yang dipadukan dengan musik hadrah yang melantunkan lagu-lagu Islami.

Ribuan warga terlihat sangat antusias dalam menyaksikan atraksi patrol dan kuntulan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono.

Bupati Ipuk bersama Sekda Banyuwangi dan tamu undangan saat membuka Festival Islami 2023 di Banyuwangi

"Saya disini mewakili ibu bupati dikarenakan kesahatan kurang baik. Patrol adalah musik etnik khas Banyuwangi yang seluruh instrumennya terbuat dari bambu dengan bentuk gong, kempul, angklung, kendang, dan seruling. Alat itu Dimainkan oleh sekolompok orang. Mudah-mudahan kesenian patrol dan kuntulan terus lestari dari generasi ke generasi" kata Mujiono.

Antusias penonton Festival Islami di Banyuwangi

Tak hanya di area panggung utama, di sepanjang rute yang dilalui pawai patrol ini pun dipenuhi warga yang menyaksikan.

Para pedagang kaki lima pun ludes diserbu penonton diarea rute patrol.

Opik pedagang mie ayam ludes diborong penonton Festival Islami 2023

Opik, pedagang kaki lima yang sedang berjualan di Jalan A. Yani, Banyuwangi pun merasakan dampak secara langsung dari penjualan mie ayamnya.

"Semoga acara seperti ini sering dilaksanakan di Banyuwangi, kami selau pedagang kaki lima tentu sangat merasakan dampak ekonominya." ungkap Opik.

Peserta patrol 2023 berkeliling kampung di Banyuwangi

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Patrol berkeliling kampung melakukan atraksi. Tak jarang mereka melantunkan lagu-lagu Banyuwangi dan juga sholawatan seperti sedang membangunkan sahur.