Konten Media Partner

Berpesan Agar Warga Berani, Bupati Karanganyar: Omicron Tidak Membahayakan

Bengawan Newsverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. FOTO: Tara Wahyu
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. FOTO: Tara Wahyu

KARANGANYAR- Video Bupati Karanganyar, Juliyatmono, viral di dunia maya.

Video berdurasi 1 menit 34 detik itu berisi pidato Juliyatmono di acara hajatan.

Dalam video yang tersebar di media sosial Facebook itu, Juliyatmono meminta warga untuk menganggap COVID-19 varian Omicron tidak ada.

"Sebenarnya pesan yang ingin disampaikan, masyarakat tidak takut beraktivitas seperti biasa. Tetap patuhi prokes dan buang (ketakutan) yang ada di pikirannya itu, soal COVID-19 apalagi Omicron," tegas dia, Rabu (16/02/2022).

Apalagi, lanjut Bupati yang biasa disapa Yuli ini, COVID-19 varian Omicron cenderung tidak membahayakan.

embed from external kumparan

"Nah, Omicron itu kita diskusi di mana-mana. Kita ikuti dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) dan lainnya, ini (penderita) masih isoman semua. Tidak cukup membahayakan."

Berdasarkan hal itulah, Yuli kembali menekankan, warga jangan terjebak ketakutan terhadap varian tersebut.

"Omicron termasuk (varian) yang tidak terlalu berbahaya. Gitu lho. Makanya jangan sampai itu tadi, ketakutannya berlebihan," tegas dia.

Yuli bahkan mengaku tak risau, manakala warga Karanganyar justru abai terhadap protokol kesehatan, usai melihat video tersebut.

video youtube embed

"Tidak perlu khawatir. Kita sudah 2 tahun (menghadapi pandemi COVID-19). Jadi sudah 2 tahun mengalami hal yang sama (menerapkan prokes)," tandas Yuli.

Sebelumnya, pengguna media sosial Facebook dihebohkan dengan video pidato Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang meminta warga menganggap COVID-19 varian Omicron tidak ada.

Video itu direkam di lokasi hajatan, di mana Yuli memberikan pidato dalam bahasa Jawa.

"Mugi-mugi sehat sedaya, yang penting dijaga awake dhewe-dhewe ngono wae ya. Ora usah gagas Omicron apa gagas COVID, anggepen wis ora enek (Semoga sehat semua, yang penting badannya dijaga sendiri-sendiri. Tidak usah memperdulikan Omicron atau COVID, anggap saja sudah tidak ada)," kata Yuli.

(Tara Wahyu)