Bocah Sukoharjo Tewas Dianiaya Kakak Sepupu, Begini Sosoknya di Mata Guru
·waktu baca 2 menit

SUKOHARJO - Bocah perempuan asal Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, UF (7), diduga menjadi korban penganiayaan kakak sepupunya.
Penganiayaan itu mengakibatkan UF meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya, Selasa (12/04/2022).
Semasa hidupnya, Siswi TK Aisyiyah, Kartasura ini dikenal sebagai sosok periang.
Namun sejak keluarganya bermasalah, sikap korban cenderung berubah. Perubahan sikap ini berlangsung sekitar 5 bulan terakhir.
“Dia (korban) pernah cerita kalau sakit hati. Ditinggal pergi ibunya (ibu angkat) tanpa pamit. Katanya ke Jakarta,” ungkap Kepala Sekolah TK Aisyiyah, Kartasura, Rusmiyati Hidayah.
Rusmiyati lantas mencoba menenangkan UF. Ia juga berpesan agar korban menjadi anak salihah.
Sebelum meninggal UF diketahui tinggal bersama 3 kakak sepupu, yang sekaligus menjadi kakak angkatnya.
Kepala Dusun (Kadus) 1 Ngabeyan, Arip Qomarudin mengungkapkan, UF adalah anak yatim piatu karena sang ibu meninggal dunia usai melahirkan UF. Adapun sang ayah menyusul wafat beberapa waktu setelahnya.
Karena itu, UF lantas diasuh dan diangkat anak oleh budenya. “Namun sesudah cerai, budenya katanya (pindah) ke Jakarta. Lalu anak ini tinggal bersama kakak sepupunya,” terang Arip.
Sehari-hari, UF dikenal ceria dan kerap bermain bersama teman sebayanya.
Arip mendapat laporan kematian UF dari warga, selepas waktu berbuka puasa.
“Kami telah menyiapkan segala sesuatu untuk proses pemakaman.”
Korban dimakamkan di Astana Layu, Ngabeyan, Kartasura pada hari ini.
Sebelumnya, UF meninggal dunia di rumahnya pada Selasa (07/04/2022). Beberapa warga menduga korban meninggal tak wajar, lantaran di tubuhnya ditemukan luka lebam.
Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta menerangkan, kakak sepupu korban berinisial J (18) telah diamankan polisi karena diduga menganiaya korban.
J menganiaya UF karena korban dianggap sering mencuri dan nakal.
(Agung Santoso)
