Konten Media Partner

Cuma Imbang Lawan PSIS Semarang, Persis Solo Klaim Sudah Tampil Menyerang

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Caretaker Persis Solo, Rasiman, memberi penjelasan usai pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Sabtu (03/09/2022). FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Caretaker Persis Solo, Rasiman, memberi penjelasan usai pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Sabtu (03/09/2022). FOTO: Agung Santoso

SOLO - Persis Solo harus puas berbagi angka dengan PSIS Semarang, usai laga pekan ke-8 BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (03/09/2022) berakhir imbang tanpa gol.

Kendati anak asuhnya gagal membobol gawang PSIS, caretaker Persis Rasiman menegaskan jika tim Laskar Sambernyawa sudah berusaha tampil menyerang.

Permainan ofensif Persis, lanjut Rasiman, bahkan sudah berusaha diperagakan sejak babak pertama.“Saya melakukan 1 pergantian (pemain) di tengah babak. Itu mandatory buat saya, karena saya ingin (Persis) lebih menyerang,” terang dia, dalam jumpa pers usai pertandingan di Stadion Manahan.

Masuknya striker veteran Samsul Arif menggantikan gelandang Ryo Matsumura pada menit ke-46 tersebut, mampu meningkatkan intensitas serangan Persis.

embed from external kumparan

“Kalau di-compare dengan babak pertama, (Persis) banyak terkena (hukuman) tendangan bebas di area sendiri. Babak kedua sama sekali tidak mendapat (hukuman) free kick, karena bola selalu di daerah lawan,” jelasnya.

Usaha menekan pertahanan tim tamu pun diklaim Rasiman cukup berhasil. “Kami punya tenaga (pemain) lebih muda untuk menekan pertahanan mereka. Terbukti, lawan tidak menekan dari bawah.”

Caretaker Persis Solo, Rasiman, memberi penjelasan usai pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Sabtu (03/09/2022). FOTO: Agung Santoso

Problem build up serangan pada babak pertama, di mana sisi kiri tidak begitu agresif, juga coba dikoreksi Rasiman pada babak kedua. Irfan Jauhari yang sebelumnya ditempatkan sebagai penyerang, digeser ke sisi kiri.

Sayangnya semua upaya Persis tersebut tak berujung kemenangan. Bahkan Laskar Sambernyawa harus kehilangan 2 starter dalam Derby Jateng ini, yakni gelandang Mohammad Kanu dan bek andalan Jaimerson da Silva Xavier akibat cedera.

“Kami masih menunggu analisis tim medis, sebelum memutuskan untuk menurunkan mereka dalam pertandingan berikutnya menghadapi PSS Sleman,” kata Rasiman.

Bek Persis Solo, Eky Taufik Febrianto meminta maaf kepada fans klub, atas kegagalan Persis meraih 3 poin. Menurutnya kesalahan Persis akan diperbaiki dalam pertandingan berikutnya melawan PSS Sleman.

(Agung Santoso)