Dipakai Konser, De Tjolomadoe Karanganyar Batal Jadi Venue ASEAN Para Games
·waktu baca 2 menit

SOLO - Venue ASEAN Para Games 2022 mengalami perubahan. Rencana pemanfaatan De Tjolomadoe, Karanganyar sebagai venue para tenis meja, akhirnya dibatalkan.
“Tanggal 15 Juli semua venue akan selesai. Hanya saat audiensi dengan Menteri BUMN, ada sedikit masalah dengan De Tjolomadoe,” jelas Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, Sabtu (25/06/2022).
Rima melanjutkan, kompleks De Tjolomadoe akan digunakan sebagai lokasi konser Tulus, pada 29 Juli 2022.
“Tiketnya sudah terjual. Bila harus bongkar pasang karpet di ruangan De Tjolomadoe, butuh waktu sampai 7 hari.”
Akhirnya Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc) memutuskan untuk memindah venue dan melakukan survei ke sejumlah lokasi lain.
“Kami survei 3 tempat, yakni Auditorium UNS, Diamond Convention Hall yang dipakai sebagai venue ASIAN Para Games 2011 dulu dan Tirtonadi Sport Hall,” katanya.
Tirtonadi Sport Hall pun terpilih sebagai lokasi pengganti De Tjolomadoe, karena pencahayaan di lokasi itu lebih memadai.
“Tanggal 1 Agustus technical delegate (TD) dari Filipina akan datang, jadi tinggal kami serahkan ke TD-nya untuk minta persetujuan saja,” terang Rima.
Keputusan itu juga menjadikan Tirtonadi Convention Hall sebagai venue 2 cabang olahraga (cabor). Yakni para judo di gedung depan dan para tenis meja di gedung belakang. Nantinya akses masuk ke 2 venue itu akan dipisahkan.
Rima juga memaparkan mulai 30 Juni hingga 4 Juli, akan banyak agenda terkait pelaksanaan ASEAN Para Games. Di antaranya Chiefs de Mission (CdM) Seminar ASEAN Para Games, penandatanganan MoU antara APSF dengan Ketua Inaspoc, serta technical delegate visit 7 cabor.
“Ada juga coordination commission meeting ketiga, site visit, pre delegation meeting. Untuk agenda yang paling penting adalah CdM seminar, karena seluruh ketua kontingen dari 11 negara akan hadir di Indonesia,” jelas dia.
Para ketua kontingen, termasuk putra Perdana Menteri Kamboja itu, akan melihat kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ASEAN Para Games.
(Agung Santoso)
