Konten Media Partner

Foto: Puluhan Kader PDIP Solo Ikuti Psikotes Penjaringan Bakal Caleg 2024

Bengawan Newsverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puluhan kader PDIP Solo mengikuti psikotes yang digelar secara online di Gedung Pertemuan Delima, Solo, Selasa (18/10/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Puluhan kader PDIP Solo mengikuti psikotes yang digelar secara online di Gedung Pertemuan Delima, Solo, Selasa (18/10/2022). FOTO: Fernando Fitusia

SOLO - Puluhan kader PDIP Solo mengikuti psikotes online dalam rangka penjaringan bakal caleg di Gedung Pertemuan Delima, Solo, Selasa (18/10/2022).

Menurut Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo proses penjaringan bakal caleg ini serentak dilakukan secara nasional.

Puluhan kader PDIP secara serius mengikuti psikotes online yang digeral serempak, Selasa (18/10/2022). FOTO: Fernando Fitusia

"Ini proses penjaringan untuk DPRD kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI. Kemudian nanti langsung ke DPP hasilnya," ungkap Rudy.

Total ada sekitar 62 kader PDIP yang mengikuti psikotes. 3 diantaranya mengikuti penjaringan untuk DPRD provinsi. Kemudian 2 kader mengikuti penjaringan untuk DPR RI.

Keseruan psikotes yang dijalani puluhan kader PDIP, Selasa (18/10/2022). FOTO: Fernando Fitusia

"Untuk penjaringan DPR RI ada Ali Assegaf dan saya. Kalau jumlahnya yang daftar dari 300 kader lebih menjadi 200. Sekarang ini tinggal 150 kader, ada 60 lebih yang tersaring. Nanti tersaringnya lewat psikotes ini," sambungnya.

Para kader PDIP dengan serius mengerjakan psikotes. FOTO: Fernando Fitusia

Selain psikotes, dikatakan Rudy akan ada tahapan selanjutnya. Para kader yang lolos psikotes masih akan mengikuti beberapa tes lanjutan.

"Ada tahapan lagi setelah ini. Nanti tesnya ada nasionalisme, kebangsaan, perikemanusiaan, dan sebagainya. Harapannya nanti kalau dah jadi wakil rakyat itu bisa mengimplementasikan apa yang sebenarnya dikerjakan dalam tes itu sendiri," papar Rudy.

Para kader mengerjakan soal psikotest secara online dengan serius untuk dapat lolos ke jenjang tes selanjutnya. FOTO: Fernando Fitusia

Pihaknya mengharapkan melalui psikotes yang dilakukan ini ke depan mempunyai kader yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat.

"Di sana tidak ada istilah mencari pekerjaan. Tidak ada istilah mencari duit atau jabatan. Yang ada adalah mencari pelayanan untuk masyarakat," tuturnya.

(Fernando Fitusia)