Isolasi Terpusat di Ndalem Priyosuhartan Solo Khusus Pasien Wanita
·waktu baca 2 menit

SOLO - Pemkot Solo memutuskan untuk menggunakan Ndalem Priyosuhartan, Solo sebagai lokasi isolasi terpusat khusus pasien COVID-19 berjenis kelamin wanita.
Keputusan itu diambil Pemkot Solo, usai tempat isolasi terpusat di Graha Wisata Niaga diaktifkan kembali.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Nico Agus Putranto, menerangkan bahwa saat ini pasien yang masih diisolasi di Ndalem Priyosuhartan berjumlah 33 pasien.
Sebanyak 6 pasien diantaranya merupakan pasien pria.
“Kami tinggal menunggu pasien pria ini habis (selesai masa isolasi). Setelah itu kami pilah. Di Ndalem Priyosuhartan nantinya khusus wanita saja, untuk pasien pria diarahkan ke Graha Wisata Niaga,” terang dia, Jumat (18/02/2022).
Nico menerangkan, pemisahan lokasi isolasi terpusat itu diharapkan bisa menambah kenyamanan pasien selama dirawat.
Sebagai tempat isolasi terpusat, Ndalem Priyosuhartan mampu menampung 41 pasien. “Sedangkan Graha Wisata Niaga bisa merawat 80 pasien.”
Jumlah pasien COVID-19 yang diisolasi di Ndalem Priyosuhartan, disebut Nico, telah berkurang seiring usainya masa perawatan yang mereka lakoni.
“Hari ini ada 5 pasien yang pulang. Kemarin ada 4 pasien. Jadi total ada 9 pasien yang sudah selesai isolasi,” kata dia.
Pasien-pasien tersebut diantar ke rumah masing-masing menggunakan angkutan gratis yang disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.
“Masa isolasi bagi pasien berlangsung 10 hari. Tapi kalau ada gejala yang belum sembuh, kami perpanjang selama 3 hari,” jelas Nico.
Seluruh pasien yang selesai menjalani isolasi tersebut, juga dibekali surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan Kota Solo.
(Fernando Fitusia)
