Jokowi dan Para Menteri Kunjungi Pura Mangkunegaran, Gibran: Bukan Soal Kaesang

Konten Media Partner
16 Oktober 2022 13:31
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Jokowi beserta beberapa menteri mengunjungi Pura mangkunegaran, Minggu (16/10/2022). FOTO:Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi beserta beberapa menteri mengunjungi Pura mangkunegaran, Minggu (16/10/2022). FOTO:Fernando Fitusia
SOLO - Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri mengunjungi Pura Mangkunegaran selepas dari istana kepresidenan Yogyakarta, Minggu (16/10/2022).
Terlihat beberapa menteri mendampingi, seperti Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan, Budi Karya, Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Setibanya di Pura Mangkunegaran Presiden Jokowi bersama rombongan tampak melihat-lihat bagian-bagian pendopo Pura Mangkunegaran.
Selang beberapa saat, Presiden Jokowi bersama rombongan menteri meninjau di depan pintu masuk Pura Mangkunegaran. Di depan pintu masuk tersebut, Presiden mengobrol cukup lama bersama dengan KGPAA Mangkunegara X dan beberapa menteri. Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming juga terlihat hadir mendampingi.
Presiden Jokowi beserta beberapa menteri berkunjung ke Pura Mangkunegaran, Minggu (16/10/2022). FOTO:Fernando fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi beserta beberapa menteri berkunjung ke Pura Mangkunegaran, Minggu (16/10/2022). FOTO:Fernando fitusia
Saat dikonfirmasi, Gibran membantah kunjungan Presiden Jokowi tersebut untuk mengecek venue pernikahan Kaesang sesuai dengan informasi yang beredar.
"Kaesang tidak ada di sini kan? Tidak, venue pernikahan di sini gimana? Tidak, tidak. Dibahas nanti saja pernikahannya, ini bahas kerjaan dulu.
Kita nggak bahas pernikahan, pernikahan sudah diurus Kaesang," ujar Gibran.
Sementara itu menurut KGPAA Mangkunegara X, pertemuan dengan Presiden Jokowi tersebut hanya sebatas silaturahmi saja.
"Pertama kami silaturahmi. Kedua tentu bagaimana kita bersama sama bisa menjaga kebudayaan. Bagaimana terus bisa kita lestarikan, bisa terus berkembang terutama untuk Kota Solo dan sekitarnya," tandasnya.
(Fernando Fitusia)