KGPAA Mangkunegara X Pimpin Ritual Adat Ruwahan untuk Doakan para Leluhur
·waktu baca 2 menit

SOLO - Pura Mangkunegaran menggelar Wilujengan Ruwahan di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, Kamis (17/03/2022).
Ritual adat yang dipimpin Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegoro X tersebut bertujuan mendoakan para leluhur Pura Mangkunegaran yang telah wafat.
Dimulai sekitar pukul 19.20 WIB, Wilujengan Ruwahan dihadiri para abdi dalem dan kerabat Pura Mangkunegaran.
Prosesi ruwahan diawali iringan perlengkapan upacara adat dari Ndalem Ageng menuju Pendapa Ageng melewati Paringgitan.
Lalu, seorang abdi dalem pusaka atau Rekso Warastro membawa pusaka yang merupakan Ageman Dalem Mangkunegara I.
Mangkunegara X atau Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo yang duduk di kursi di Pendopo Ageng, kemudian mengikuti acara yang dimulai dengan pembacaan doa oleh abdi dalem ulama.
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan tahlil selama 30 menit dan ditutup dengan santap bersama.
Usai tahlilan, Mangkunegara X menyerahkan bunga kepada abdi dalem. Bunga itu nantinya akan ditaburkan di makam leluhur, seperti di Imogiri, Yogyakarta dan sekitar Solo.
Setelah menyerahkan bunga, Mangkunegara X kembali duduk di samping Kanjeng Gusti Putri (KGP) Mangkunegara IX.
Usai acara, Mangkunegara X menghampiri dan memberikan salam kepada tamu undangan yang berasal dari kerabat Pura Mangkunegaran.
Dari banyaknya tamu yang menghadiri ruwahan, kedua kakak tiri Mangkunegara X yakni GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara dan GRA Putri Agung Suniwati atau Menur Soekarno tidak terlihat.
Pengageng Wedhana Satriya Pura Mangkunegaran, KRMT Lilik Priarso Tirtodiningrat, mengatakan ruwahan tersebut merupakan agenda pertama Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo usai dikukuhkan menjadi KGPAA Mangkunegara X.
Menurut Lilik, ruwahan ditujukan bagi Mangkunegara I sampai Mangkunegara IX.
“Kanjeng Gusti (Mangkunegara X) tidak boleh nyekar (ziarah). Jadi nanti akan diberangkatkan utusan untuk Wilujengan Ageng di pendapa dan ditunggui beliau.” katanya.
(Tara Wahyu)
