Konten Media Partner

Pelajar di Solo Akan Dimobilisasi untuk Tonton Pertandingan ASEAN Para Games

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua 1 Bidang Pertandingan INASPOC, Sapta Kunta. FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua 1 Bidang Pertandingan INASPOC, Sapta Kunta. FOTO: Fernando Fitusia

SOLO - Para pelajar di Kota Solo akan dimobilisasi ke venue-venue pertandingan ASEAN Para Games di Solo. Pengerahan pelajar itu akan berlangsung sesuai jadwal pertandingan ASEAN Para Games, mulai 31 Juli-5 Agustus 2022.

“Pengerahan massa ke venue-venue ini baik untuk edukasi pelajar. Kami berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sana dan dipimpin Pak Sekda, bahwa nanti di venue-venue ada yang nonton," ungkap Wakil Ketua 1 Bidang Pertandingan Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) Sapta Kunta, usai rapat koordinasi memeriahkan ASEAN Para Games di Balai Kota Solo, Kamis (28/07/2022).

"Untuk sementara ini dari Dinas Kesehatan tetap membatasi penonton di venue dan mengharuskan pengecekan suhu,” lanjut Sapta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Ahyani menjelaskan, mobilisasi pelajar itu diizinkan dan sudah diatur INASPOC.

“Kami tinggal mengikuti saja. Kalau (dikerahkan) di opening dan closing ceremony nggak maksimal dari sisi kenyamanan. Kemudian dari sisi kepantasan, karena masih anak-anak kalau (nonton) sampai malam juga nggak pas. Jadi waktu pertandingan saja,” urai Ahyani.

embed from external kumparan

Menurutnya, para pelajar bisa didatangkan ke venue untuk melihat pertandingan saat jam pelajaran olahraga.

“Nanti yang dikerahkan dari sekolah yang dekat-dekat venue saja. Waktu jam pelajaran olahraga diajak ke situ, nonton. Sebagai edukasi bisa, mungkin cara pembelajaran dengan membuat karya tulis,” imbuhnya.

Ketua INASPOC, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan jika mobilisasi pelajar itu tidak bersifat wajib. Namun hanya imbauan.

“Siswa boleh nonton, silakan, gratis. Nggak diwajibkan, tapi ini (ASEAN Para Games) acara besar jadi rugi kalau nggak nonton. Bukan digiring, ya apa ya, diimbaulah untuk menonton. Ini kan event yang sangat prestisius, ya meramaikanlah,” beber Gibran.

(Fernando Fitusia)