Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Adalah Petugas Parkir di Solo
·waktu baca 2 menit

SOLO - Terduga pelaku bom bunuh diri di Bandung berinisial AS, diketahui berprofesi sebagai petugas parkir di salah satu restoran yang berada di belakang Stadion Manahan, Solo. Hal ini dibenarkan oleh beberapa petugas parkir dan pengemudi ojek online yang mengaku mengenal AS. Namun, mereka mengatakan bahwa AS sudah tidak diketahui keberadaannya sejak lima bulan terakhir.
"Sudah lima bulan ini tidak pernah kelihatan," kata salah satu petugas parkir asal Banjarsari, Solo, Eri, Rabu (07/12/2022).
Dia juga mengungkapkan apabila teman-teman seprofesi AS lainnya juga tidak mengetahui keberadaannya selama ini, karena jadwal petugas parkir di restoran tempat AS bekerja menerapkan sistem shift yang melakukan pergantian setiap dua hari sekali.
Karena petugas parkir ini ada dua kelompok atau tim bergantian setiap dua hari, yang bersangkutan hanya berkomunikasi dengan timnya.
"AS hanya berkomunikasi dengan timnya. Saya hanya tahu AS ketika pergantian shift. Dia datang dan pulang naik motor jenis Shogun biru berplat AD," lanjutnya menerangkan.
Diakui Eri, AS memiliki perilaku yang berbeda dari teman-teman lain dan tidak banyak informasi yang diketahui dari yang bersangkutan.
“Ikut jaga parkir di sini sejak restoran ini buka. Kalau asal usul dan tempat tinggalnya, saya tidak tahu. Tahu-tahu ada info terduga teroris dan banyak polisi datang ke tempat parkir,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy, membenarkan apabila AS merupakan petugas parkir. Namun dia tidak banyak menyampaikan keterangan karena sudah wewenang Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
(Agung Santoso)
