Konten Media Partner

Persiapan ASEAN Para Games 2022: Sejumlah Venue Cabor Diganti

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto. FOTO: Agung Santoso

SOLO - Sejumlah venue yang sebelumnya ditunjuk sebagai tempat pertandingan cabang olahraga (cabor) dalam ASEAN Para Games XI 2022 pada 30 Juli-6 Agustus 2022, diganti.

Keputusan itu diambil usai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survei terhadap venue-venue ASEAN Para Games XI 2022 di Solo dan Karanganyar.

“Untuk (venue) basket bukan lagi di GOR Sritex, Solo tapi di RM Said Karanganyar,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, Kamis (14/04/2022).

GOR basket di lokasi baru tersebut, imbuh dia, akan disiapkan juga agar bisa digunakan untuk ajang kompetisi Indonesian Basketball League (IBL).

embed from external kumparan

Untuk venue tenis meja, kata Rima, lokasi baru adalah De Tjolomadoe Karanganyar. Kawasan yang dimiliki BUMN tersebut bisa digunakan panitia secara gratis.

Rima menjelaskan, sejumlah venue ASEAN Para Games 2022 di Karanganyar juga mendapat perhatian serius dari tim Kemen PUPR.

Tim Kementerian PUPR mengecek venue atletik ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan Solo, Kamis (07/04/2022). FOTO: Agung Santoso

“Venue cabor renang di Intan Pari Karanganyar akan dibuat dengan standar baru dan standar internasional. Kedalamannya ditambah jadi 3 meter dengan 10 lintasan. Ini akan jadi kolam renang termewah ketiga setelah GBK dan Papua,” beber dia.

Sementara venue lain di Kottabarat, Sriwedari, Manahan dan UNS juga tak luput dari perhatian kementerian.

“Fasilitas venue ini, minimal aksesibilitas, menurut Kementerian PUPR sudah layak bagi penyandang disabilitas.”

Untuk persiapan lainnya, NPC Indonesia tengah menyusun masterplan dan segera menyerahkannya kepada kementerian terkait.

“Perpres sudah memasuki tahap akhir, tinggal menunggu tahap harmonisasi. Mudah-mudahan segera selesai sehingga LOC segera terbentuk,” katanya.

(Agung Santoso)