Konten Media Partner

Tirtonadi Sport Hall Solo Tak Layak, Venue ASEAN Para Games Kembali Dipindah

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Launching logo dan maskot ASEAN Para Games 2022 di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (03/07/2022). FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Launching logo dan maskot ASEAN Para Games 2022 di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (03/07/2022). FOTO: Agung Santoso

SOLO - Venue cabang olahraga (cabor) para tenis meja ASEAN Para Games 2022 di Solo pindah lagi. Rencana awal yakni Tirtonadi Sport Hall dinilai kurang layak.

Sebelumnya venue para tenis meja tersebut sudah dipindah dari De Tjolomadoe, Karanganyar lantaran lokasi itu digunakan untuk konser.

“Ruang pendukung di Tirtonadi kurang banyak,” ungkap Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, Minggu (03/07/2022).

Rima mengakui, Tirtonadi Sport Hall memiliki tempat parkir yang luas. Namun lokasi itu kekurangan ruangan untuk panitia pelaksana (panpel), ruang tes doping dan ruang kesehatan.

“Sangat minim tempatnya di sana. Kalaupun ada, jauh. Di sana juga murni untuk tempat bertanding dan tidak ada ruang buat latihan,” jelasnya.

embed from external kumparan

Saat ini 2 alternatif pengganti Tirtonadi Sport Hall tengah dipertimbangkan penyelenggara ASEAN Para Games. Yakni SMK Warga, Solo dan Diamond Convention Hall, Solo.

Rima mengatakan, survei kedua lokasi itu segera dilakukan, mengingat ajang kejuaraan atlet disabilitas itu tinggal beberapa minggu lagi.

“Kalau tidak bisa maka kita cari alternatif lain. Masih ada alternatif GOR Pandawa, Gedung Serba Guna Warastratama.”

Survei tersebut juga akan melibatkan technical delegate khusus para tenis meja, Rachel Ramos.

“Venue ditargetkan tanggal 15 Juli 2022 sudah harus selesai semua. Kalau bisa sebelum itu, supaya bisa digunakan melakukan uji lapangan dulu,” tandas Rima.

(Agung Santoso)