Undangan Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK Pakai Barcode, Tamu Hadir Sesuai Sesi
·waktu baca 2 menit

SOLO - Panitia pernikahan adik Presiden Jokowi, Idayati, dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, menyematkan barcode atau kode batang di setiap undangan yang mereka kirimkan kepada para tamu.
Barcode tersebut sekaligus menjadi penanda sesi acara pernikahan yang akan dihadiri masing-masing tamu.
“Undangan tamu dengan sistem barcode. Tamu yang khusus di akad nikah, hanya boleh datang dengan barcode. Tidak mempunyai undangan ber-barcode itu, tidak bisa masuk,” tegas Dani Wigung, penata acara dari Pengantin Production selaku wedding organizer pernikahan Idayati-Anwar Usman, Rabu (25/05/2022).
Model undangan semacam itu dimaksudkan sebagai pembatas jumlah tamu. “”Hanya ada 200 kursi saja di acara akad nikah,” jelas Dani.
Bahkan menurut Dani, tamu yang diundang saat resepsi pernikahan tapi sudah datang waktu akad nikah, tidak diijinkan masuk ruangan.
“Mereka harus menunggu di tenda atau pulang dulu. Karena durasi (akad) masih lama sampai pukul 12.00 WIB,” tandasnya.
Disampaikan Dani, akad nikah akan dimulai Kamis (26/05/2022 ) pukul 09.00 WIB. Panitia berharap tamu yang diundang pada sesi itu sudah di lokasi pada pukul 08.30 WIB.
“Jadi mereka bisa punya waktu yang nyaman untuk round table yang ditunjuk. Sedangkan para ajudan atau aspri diharapkan datang di lokasi jam 08.00 untuk cek barcode, print out dan menunjukkan table berapa beliau (atasan) duduk” urai Dani.
Akad nikah besok akan diawali prosesi Pasrah Tinampi atau penyerahan pengantin putra dari keluarga pengantin putra, kepada keluarga pengantin putri. “Kemudian keluarga pengantin putri akan menerima calon pengantin putra untuk dinikahkan dengan calon pengantin putri,” jelasnya.
“Selanjutnya pengantin putra akan langsung menuju tempat akad nikah dan kami hadirkan calon pengantin putri, petugas KUA, petugas doa, petugas khotbah, saksi dari keluarga putra yakni Bapak Andika Perkasa dan saksi dari keluarga pengantin putri yakni Wapres Ma'ruf Amin. Baru Bapak Joko Widodo datang terakhir sebagai wali nasab,” urai Dani.
(Fernando Fitusia)
