Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
30 Ramadhan 1446 HMinggu, 30 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Ketahanan Pangan Lewat APBN: Investasi untuk Masa Depan Indonesia
27 Maret 2025 7:35 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Benny Eko Supriyanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Ketahanan pangan adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Indonesia, sebagai negara agraris dan maritim, memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Namun, berbagai tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan teknologi, dan akses pasar masih menghambat produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalokasikan dana guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Alokasi APBN untuk Sektor Pertanian
ADVERTISEMENT
Sektor pertanian menjadi tulang punggung dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dalam APBN 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi irigasi guna memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian. Selain itu, subsidi pupuk dan benih unggul diberikan kepada petani agar produktivitas pertanian meningkat.
Tak hanya itu, pemerintah juga berinvestasi dalam mekanisasi pertanian dengan menyediakan alat dan mesin pertanian modern. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen, sehingga petani tidak lagi bergantung pada metode konvensional yang kurang produktif.
Dukungan terhadap Sektor Perikanan
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar. APBN 2025 dialokasikan untuk pengembangan tambak dan modernisasi alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Selain itu, bantuan berupa kapal nelayan serta peningkatan fasilitas pelabuhan perikanan diberikan untuk mendukung kesejahteraan nelayan dan meningkatkan hasil tangkapan.
ADVERTISEMENT
Pemerintah juga mendorong program budidaya ikan berkelanjutan guna mengurangi eksploitasi sumber daya laut secara berlebihan. Dengan adanya dukungan ini, sektor perikanan diharapkan dapat menjadi penyokong ketahanan pangan nasional yang lebih kuat.
Penguatan Peternakan untuk Pangan Bergizi
Sektor peternakan juga menjadi perhatian dalam APBN 2025. Pemerintah memberikan bantuan bibit ternak berkualitas, vaksinasi massal, serta program pakan ternak terjangkau guna meningkatkan produksi daging, telur, dan susu. Langkah ini bertujuan untuk menjaga pasokan protein hewani bagi masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada impor daging.
Selain itu, modernisasi peternakan melalui sistem kandang terintegrasi dan teknologi pakan fermentasi didorong agar produktivitas meningkat serta ramah lingkungan. Dengan strategi ini, sektor peternakan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri secara lebih optimal.
ADVERTISEMENT
Program Pemerintah untuk Ketersediaan Pangan Berkelanjutan
Untuk memastikan keberlanjutan ketahanan pangan, pemerintah mengembangkan berbagai program strategis, seperti cadangan pangan nasional dan distribusi logistik yang lebih efisien. Program bantuan sosial berbasis pangan juga diperluas guna membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan akses pangan yang cukup.
Selain itu, upaya memperkuat rantai pasok pangan dilakukan dengan membangun lebih banyak pasar tani, gudang penyimpanan hasil panen, serta pengembangan industri pengolahan pangan agar produk pertanian memiliki nilai tambah yang lebih besar.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun berbagai langkah telah diambil, tantangan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan global, serta minimnya regenerasi petani muda masih menjadi kendala. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
Dengan strategi yang matang dan dukungan APBN yang tepat sasaran, ketahanan pangan nasional bukan hanya sekadar mimpi, tetapi investasi nyata untuk masa depan Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera.