10 Jenis Industri Kreatif, Peluang untuk Generasi Muda

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Industri kreatif merupakan jenis bisnis yang mengedepankan kreativitas, ide, dan pengetahuan manusia sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi. Pemanfataan daya kreasi dan daya cipta individu ini berpeluang menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan.
Ada berbagai macam sektor yang termasuk dalam cakupan industri kreatif. Tiap bidang berpotensi menumbuhan dan mengembangkan ekonomi berkat kreativitas dan ide-ide yang dihasilkan.
Jenis-jenis Industri
Industri kreatif terdiri dari berbagai sektor pekerjaan. Mengutip buku berjudul Buku Ajar Ekonomi Kreatif karya Ari Riswanto, dkk dan buku Kewirausahaan Era Society 5.0 karya Supriyati, dkk, berikut beberapa jenis industri kreatif.
1. Periklanan
Bidang perikalanan mencakup segala layanan iklan atau komunikasi satu arah menggunakan berbagai media. Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan produksi iklan, antara lain, riset pasar, perancangan komunikasi perikalanan, produksi materi iklan, kampanye hubungan masyarakat, serta distribusi dari iklan yang dihasilkan.
2. Kerajinan
Dalam industri kreatif, kerajinan merupakan kegiatan kreasi, pembuatan, produksi, dan penyaluran produk kerajinan yang memiliki nilai estetika. Produk kerajinan yang dihasilkan biasanya berasal dari kayu, rotan, bambu, marmer, tanah liat, perak, kain, dan sebagainya.
3. Arsitektur
Bidang arsitektur dalam ekonomi kreatif mencakup jasa, desain, perencanaan biaya, konstruksi, hingga pengawasan konstruksi pembangunan.
Hal ini juga berlaku untuk konstruksi dari tingkat makro seperti perencanaan kota, desain perkotaan dan arsitektur lanskap. Kegiatan kreatif bidang arsitektur yang termasuk tingkat mikro seperti detail konstruksi, arsitektur taman, serta desain pedalamaan.
4. Pasar Seni
Pasar seni merupakan salah satu jenis industri kreatif yang menjadi rumah bagi seniman, pegiat seni, maupun latar belakang budaya dan kreatif yang relevan menghasilkan karya.
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan pasar seni di antaranya penjualan berbagai barang antik dan hiasan melalui galeri, lelang, pasar swalayan, toko, dan Internet.
5. Mode
Bidang mode mencakup segala penciptaan desain pakaian, alas kaki, dan aksesori lain. Kemudian termasuk pula, produksi pakaian mode dan aksesori maupun konsultasi lini produk fesyen hingga penyalurannya.
Baca Juga: 5 Jenis Bisnis Berdasarkan Kegiatannya dan Contohnya
6. Permainan Interaktif
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan permainan interaktif, antara lain, desain, produksi dan penyaluran permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, kecepatan, dan pendidikan.
7. Musik
Bidang musik dalam industri kreatif meliputi segala kegiatan yang berkaitan dengan penciptaan dan produksi, penyaluran, hak paten rekaman, ritel rekaman suara, pencipta lagu, penulis lirik, komposisi dan pertunjukan musik.
8. Video, Film, dan Fotografi
Bidang video, film, dan fotografi terkait dengan desain produksi video, film, dan jasa fotografi, serta pendistribusian rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya penulisan naskah, sulih suara, sinematografi, dan pemeran film.
9. Seni Drama
Bidang seni drama dalam industri kreatif adalah segala kegiatan dalam seni pertunjukan drama. Di dalamnya termasuk usaha pengembangan konten, produksi pertunjukan, tarian tradisional, tarian kontemporer, musik tradisional, drama, pertunjukan balet, opera, musik teater, dan lain-lain.
10. Desain
Bidang desain meliputi segala kegiatan kreatif dalam hal desain, mulai dari grafis, interior, produk, industri, hingga desain untuk pemasaran produk. Dalam bidang ini diperlukan ide dan nilai kreativitas yang tinggi.
(SA)
