10 Prospek Kerja Psikologi Islam, Daftar Kampus, dan Mata Kuliahnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat berbagai prospek kerja Psikologi Islam yang menawarkan peluang karier luas di berbagai sektor. Lulusan dari program studi (prodi) atau jurusan ini dibekali dengan ilmu terkait perilaku manusia dan nilai-nilai spiritual yang sangat dibutuhkan di era perkembangan zaman.
Keahlian unik inilah yang membuat lulusan Psikologi Islam mampu menangani persoalan kesehatan mental dan mengembangkan potensi individu. Oleh karena itu, bidang ilmu ini semakin dicari oleh banyak lembaga, mulai dari sekolah, perusahaan, hingga pusat konseling.
Jurusan Psikologi Islam Ada di Universitas Mana Saja?
Prodi atau jurusan Psikologi Islam banyak tersebar di perguruan tinggi di Indonesia. Pada umumnya, bidang ilmu ini hadir dalam jenjang strata-1 atau sarjana (S-1) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun swasta.
Berikut ini beberapa kampus yang menawarkan prodi Psikologi Islam:
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH), Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, UIN Raden Fatah Palembang.
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Dakwah, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo).
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), UIN Raden Mas Said Surakarta.
S-1 Psikologi Islam, Fakultas Psikologi Islam, UIN Raden Intan Lampung.
S-1 Psikologi Islam, Institut Agama Islam (Insi) Pemalang.
Pskilogi Islam Belajar Apa?
Melansir laman IAIN Langsa, kurikulum prodi S-1 Psikologi Islam disusun dari enam bidang keilmuan, yaitu ilmu dasar psikologi, psikologi dalam khazanah Islam, penyelidikan ilmiah dan critical thinking, asesmen dan intervensi, profesionalisme dan kepemimpinan, serta hubungan keluarga dan komunitas.
Adapun mata kuliah prodi S-1 Psikologi Islam bisa bervariasi di setiap perguruan tinggi. Sebagai contoh, berikut daftar mata kuliahnya di IAIN Langsa:
1. Semester I
Ulumul Quran.
Bahasa Arab.
Pancasila.
Bahasa Indonesia.
Pengantar Psikologi Islam.
Pengembangan Diri Muslim dan Karir.
Sejarah Aliran dan Filsafat dalam Psikologi.
Perilaku Individu dan Proses Mental.
Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Muslim.
2. Semester II
Ulumul Hadis.
Bahasa Inggris.
Pendidikan Kewarganegaraan.
Tahfiz Al-Quran.
Biopsikologi.
Teori-Teori Kepribadian.
Metode Penulisan Ilmiah.
Statistika Psikologi.
3. Semester III
Fikih Praktis.
Tauhid dan Adab.
Keterampilan Agama.
Studi Islam Wasathiyah.
Kitab Turats Psikologi Islam.
Perilaku Manusia dalam Al-Quran dan Hadis.
Metodologi Penelitian Kuantitatif Psikologi dan Analisis Data.
Psikologi Perkembangan Rentang Hidup.
Psikologi Positif.
4. Semester IV
Psikologi Tasawuf.
Psikologi Profetik.
Psikometrika.
Psikologi Pendidikan.
Psikologi Kognitif.
Metodologi Penelitian Kualitatif Psikologi dan Analisis Data.
Intervensi Psikologis.
Asesmen Psikologis.
Psikologi Keluarga.
5. Semester V
Psikologi Konseling dan Psikoterapi.
Psikologi Sosial.
Konstruksi Alat Ukur Psikologi.
Observasi dan Wawancara Psikologi.
Intervensi Individu, Keluarga, dan Komunitas.
Psikologi Perkawinan.
Parenting Islami (mata kuliah pilihan).
Psikologi Bermain (mata kuliah pilihan).
Pendidikan Anak Usia Dini (mata kuliah pilihan).
Pengembangan Potensi Anak dan Remaja (mata kuliah pilihan).
Psikologi Lingkungan (mata kuliah pilihan).
Psikologi Forensik (mata kuliah pilihan).
6. Semester VI
Kesehatan Mental dan Abnormalitas.
Psikologi Ulayat dan Lintas Budaya.
Modifikasi Perilaku.
Psikologi Industri dan Organisasi.
Kewirausahaan dan Inovasi.
Psikologi Media dan Ruang Maya.
Kode Etik Psikologi.
Pelatihan dan Pengembangan.
Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus dan Keberbakatan (mata kuliah pilihan).
Psikologi Komunikasi (mata kuliah pilihan).
Kesehatan Mental Keluarga (mata kuliah pilihan).
Kesehatan Mental Komunitas (mata kuliah pilihan).
Gerontologi (mata kuliah pilihan).
Andragogi (mata kuliah pilihan).
7. Semester VII
Magang Profesi Psikologi.
Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat.
8. Semester VIII
Skripsi.
Daftar Prospek Kerja Psikologi Islam
Seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan mental dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), lulusan Psikologi Islam memiliki peluang berkarier di berbagai sektor profesional. Berikut beberapa di antaranya:
1. Konselor Psikologi Islam
Lulusan Psikologi Islam berpeluang menjadi konselor yang memberikan pendampingan kepada individu, pasangan, maupun keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan psikologis.
Profesi ini membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami teknik konseling, dan menerapkan penanganan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
2. Konsultan Pengembangan SDM
Alumni Psikologi Islam dapat berkarier sebagai konsultan SDM yang mendukung peningkatan mutu karyawan melalui pelatihan dan evaluasi.
Tugasnya mencakup penyusunan program pengembangan kompetensi, pemetaan potensi, hingga memberikan rekomendasi.
3. Staf Rekrutmen dan Seleksi
Dunia kerja selalu membutuhkan tenaga profesional yang mampu menemukan kandidat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Posisi ini bertanggung jawab melakukan proses seleksi, wawancara, penilaian psikologis, dan menyusun laporan hasil rekrutmen.
4. Pendamping Keluarga di Lembaga Sosial
Berbagai lembaga sosial membuka kesempatan bagi lulusan Psikologi Islam untuk mendampingi keluarga yang menghadapi masalah pengasuhan, konflik rumah tangga, atau masalah sosial lainnya. Kemampuan membangun komunikasi menjadi bekal penting dalam menjalankan profesi ini.
5. Fasilitator Pelatihan dan Pengembangan Karakter
Bidang pelatihan SDM terus berkembang, sehingga kebutuhan akan fasilitator semakin meningkat.
Lulusan Psikologi Islam yang tertarik berkarier di sektor ini dapat merancang materi pelatihan hingga memandu kegiatan kelompok.
6. Pembimbing di Lembaga Pendidikan Islam
Banyak sekolah, pesantren, atau lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan tenaga untuk mendampingi perkembangan emosional dan sosial peserta didiknya.
Tanggung jawabnya meliputi pemberian layanan konseling, observasi perilaku, hingga berkoordinasi dengan guru maupun orang tua.
7. Staf Pemberdayaan Masyarakat
Alumni Psikologi Islam juga dapat bergabung dengan organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga zakat, atau yayasan sosial sebagai staf pemberdayaan masyarakat.
Pekerjaannya berfokus pada penyusunan program pendampingan, penguatan komunitas, dan evaluasi.
8. Peneliti Psikologi dan Perilaku Masyarakat
Lulusan Psikologi Islam yang memiliki minat di bidang akademik dapat berkarier sebagai peneliti pada perguruan tinggi maupun lembaga riset.
Profesi ini bertugas mengumpulkan data, menganalisis perilaku masyarakat, lalu menghasilkan rekomendasi berbasis penelitian.
9. Asisten Psikolog
Setelah memenuhi ketentuan yang berlaku, alumnus Psikologi Islam dapat bekerja sebagai asisten psikolog.
Pekerjaannya dapat meliputi administrasi asesmen, observasi, dokumentasi hasil pemeriksaan, hingga mendukung proses layanan kepada klien.
10. Penyuluh Kesejahteraan Sosial
Sektor pemerintahan maupun lembaga sosial kerap membutuhkan penyuluh yang mampu memberikan edukasi terkait kesehatan mental, keharmonisan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat. Kondisi tersebut menjadikan prospek kerja Psikologi Islam semakin terbuka.
Baca Juga: Tokoh Psikologi Islam dan Pemikirannya
(MDP)
