2 Jenis Kompensasi Karyawan dan Contohnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kompensasi adalah imbalan untuk karyawan atas kerja yang telah dilakukan. Secara umum, jenis kompensasi karyawan terbagi menjadi dua, yaitu dalam bentuk finansial dan non-finansial.
Menurut buku Manajemen Sumber Daya Manusia karya Sigit Purwanto, dkk., kompensasi ditujukan untuk menghargai karyawan dan memotivasinya agar bekerja lebih baik.
Selain itu, kompensasi juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan menciptakan budaya kerja yang sehat dalam suatu organisasi.
Jenis-jenis Kompensasi Karyawan
Telah disinggung sebelumnya, kompensasi karyawan terbagi menjadi kompensasi finansial dan kompensasi non-finansial. Berikut penjelasannya yang dikutip dari buku Manajemen Sumber Daya Manusia terbitan Penerbit Adab.
1. Kompensasi Finansial
Kompensasi finansial merupakan penghargaan yang diberikan dalam bentuk uang atau manfaat ekonomi langsung, misalnya.
Gaji pokok: Imbalan utama yang diterima karyawan berdasarkan kesepakatan kerja. Gaji pokok dihitung sesuai tanggung jawab pekerjaan dan standar perusahaan.
Tunjangan: Penghasilan tambahan yang diberikan untuk kebutuhan tertentu. Contohnya, tunjangan makan, tunjangan transportasi, hingga tunjangan kesehatan.
Bonus: Penghargaan tambahan yang diberikan berdasarkan kinerja individu atau perusahaan. Bonus biasanya bersifat tahunan atau berdasarkan proyek tertentu.
Komisi: Imbalan yang diberikan ke karyawan berdasarkan hasil penjualan atau pencapaian target tertentu, terutama dalam bidang penjualan.
Insentif: Penghargaan finansial tambahan untuk mendorong kinerja yang lebih tinggi. Contohnya, insentif produktivitas atau insentif loyalitas.
Jaminan sosial dan pensiun: Ini bisa termasuk keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan program pensiun yang dikelola oleh perusahaan atau pihak ketiga.
2. Kompensasi Non-Finansial
Kompensasi non-finansial tidak berbentuk uang, tetapi manfaat yang meningkatkan kesejahteraan atau kepuasan kerja karyawan. Berikut beberapa di antaranya.
Fasilitas kerja: Contohnya ruang kerja nyaman, akses Internet, atau kendaraan dinas.
Kesempatan pengembangan karier: Misalnya, pelatihan, lokakarya (workshop), atau pendidikan lanjutan yang diberikan perusahaan untuk meningkatkan keterampilan karyawan.
Pengakuan dan penghargaan: Contohnya, piagam penghargaan, gelar employee of the month, atau publikasi prestasi karyawan di forum perusahaan.
Fleksibilitas kerja: Kebijakan remote working atau jadwal kerja fleksibel untuk meningkatkan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi.
Kesehatan dan kesejahteraan: Program kesejahteraan seperti fasilitas olahraga, konseling, atau cuti tambahan untuk keseimbangan mental dan fisik.
Baca Juga: Apakah Karyawan Tetap Resign Dapat Kompensasi? Ini Ketentuannya
Manfaat Kompensasi untuk Perusahaan dan Karyawan
Kompensasi yang tepat memberikan dampak besar pada produktivitas dan loyalitas karyawan. Berikut manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dan karyawan dari pemberian kompensasi.
1. Meningkatkan Motivasi Kerja
Kompensasi yang adil membuat karyawan merasa dihargai sehingga mereka lebih termotivasi untuk bekerja keras.
2. Menarik dan Mempertahankan Talenta
Paket kompensasi yang kompetitif membantu perusahaan menarik karyawan terbaik dan mencegah mereka berpindah ke perusahaan lain.
3. Membangun Hubungan Baik
Kompensasi yang baik menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan karyawan hingga meningkatkan kepercayaan dan komitmen.
(NDA)
