20 Contoh Alasan Berhenti Kerja yang Bagus dan Masuk Akal saat Interview

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan mengenai alasan di balik pengunduran diri atau resign sering kali muncul dalam sesi interview kerja. Tak heran bila banyak orang yang mencari tahu beberapa contoh alasan berhenti kerja yang bagus dan masuk akal agar bisa meyakinkan perekrut di perusahaan baru.
Alasan yang disampaikan dengan tepat tidak hanya memberi kesan profesional, tetapi juga menunjukkan bahwa keputusan tersebut diambil demi pertumbuhan karier yang matang.
Oleh karena itu, menyiapkan jawaban yang positif sangat penting dilakukan agar peluang untuk diterima tidak terhambat oleh rekam jejak masa lalu.
Faktor-Faktor Penyebab Karyawan Mengundurkan Diri
Berdasarkan jurnal Analisis Faktor Pengunduran Diri Karyawan pada Perusahaan PT. Midi Utama Tbk Branch Medan karya Ria Septiana dan Nuri Aslami, terdapat sejumlah aspek yang dapat menimbulkan keinginan berhenti kerja (intention to quit), meliputi:
Karakteristik individu, seperti tingkat pendidikan dan status perkawinan.
Lingkungan kerja, mencakup lingkungan fisik (misalnya kondisi cuaca dan lokasi kerja) serta lingkungan sosial (seperti budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja).
Kepuasan kerja, seperti gaji, insentif, promosi, hubungan dengan atasan dan rekan kerja, serta tugas-tugas.
Daftar Contoh Alasan Berhenti Kerja yang Bagus dan Masuk Akal
Sebagai referensi, berikut beberapa contoh alasan berhenti kerja yang tetap positif dan bisa disampaikan saat ditanyakan dalam sesi interview kerja:
1. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Jenjang Karier
Saya mengundurkan diri, karena ingin mencari peluang baru yang dapat memberikan tantangan lebih besar dan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan jenjang karier saya.
Saya resign dari perusahaan sebelumnya, karena ingin bergabung dengan perusahaan yang memiliki jalur karier terstruktur dan jelas, sehingga saya bisa memberikan kontribusi jangka panjang sekaligus meningkatkan keahlian profesional saya.
2. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Tidak Puas dengan Gaji
Saya memutuskan mundur, karena ingin mencari tantangan baru dan mengembangkan keahlian di perusahaan yang memiliki ruang pertumbuhan karier lebih luas.
Saya ke luar, karena berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dan memperoleh apresiasi yang sepadan dengan tanggung jawab baru tersebut.
3. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Lokasi Jauh
Saya ingin mencari kesempatan kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal saat ini agar bisa memangkas waktu perjalanan dan menghemat energi untuk bekerja. Jarak kantor lama yang cukup jauh membuat waktu saya habis di jalan. Saya berharap posisi di perusahaan ini bisa membuat manajemen waktu saya menjadi lebih efisien dan produktif.
Saya berharap bisa bekerja di lingkungan yang lokasinya lebih terjangkau dari rumah demi menjaga keseimbangan hidup dan kerja. Pengurangan waktu tempuh perjalanan ini akan membuat saya untuk tetap bugar dan fokus sepenuhnya dalam memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
4. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Budaya Kerja Tidak Sesuai
Saya ingin mencari lingkungan kerja baru yang lebih mendukung kolaborasi dan komunikasi terbuka antartim untuk kelancaran proyek. Saya berharap bisa bergabung dengan perusahaan yang memiliki budaya kerja saling mendukung dan menghargai masukan.
Saya memutuskan untuk mengundurkan diri, karena ingin bekerja di perusahaan yang mengutamakan keseimbangan kerja dan menghargai proses belajar. Saya mencari budaya kerja yang lebih dinamis dan positif, di mana setiap anggota tim didorong untuk berkembang bersama secara profesional.
5. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Konflik dengan Rekan Kerja
Saya memutuskan untuk mencari kesempatan baru, karena ingin bekerja di lingkungan kerja yang lebih mengedepankan kolaborasi dan komunikasi terbuka antartim. Saya berharap dapat bergabung dengan perusahaan yang mendukung budaya saling menghargai demi mencapai target bersama secara efektif dan produktif.
Saya ingin mengamankan peluang karier di tempat baru yang memiliki manajemen kerja yang lebih terstruktur dan profesional. Saya percaya bahwa lingkungan yang suportif dan berorientasi pada solusi akan membuat saya memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bisnis perusahaan.
6. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Beban Kerja Tinggi
Saya ingin mencari tantangan baru dan mengembangkan keterampilan di lingkungan kerja yang berbeda, karena di perusahaan sebelumnya kesempatan untuk berkembang sudah cukup terbatas.
Saya berharap bisa bergabung dengan perusahaan ini untuk memberikan kontribusi yang lebih besar, setelah sebelumnya belajar banyak tentang manajemen waktu dan skala prioritas dalam menghadapi volume kerja yang padat.
7. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Ingin Switch Carrier
Saya memutuskan untuk pindah jalur karier, karena ingin mengeksplorasi minat besar saya di bidang yang baru. Saya berharap dapat membawa pengalaman dari bidang sebelumnya dan mengembangkannya secara maksimal di perusahaan ini.
Saya ingin mencari tantangan baru yang lebih sesuai dengan rencana karier jangka panjang saya. Saya memilih melakukan perubahan arah kerja ini agar bisa memberikan kontribusi yang lebih sesuai dengan kompetensi baru yang saya miliki.
8. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Pindah Domisili
Saya memutuskan berhenti, karena harus pindah domisili mengikuti keluarga ke kota ini. Saya sekarang ingin mencari peluang kerja baru yang sesuai dengan bidang keahlian di lingkungan yang baru.
Saya berharap bisa menemukan tantangan baru yang lebih besar di kota ini setelah pindah domisili. Saya ingin memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan Bapak atau Ibu menggunakan pengalaman kerja saya sebelumnya.
9. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Mencari Tantangan Baru
Saya ingin mencari tantangan baru di perusahaan ini, karena saya merasa kemampuan saya sudah mencapai batas maksimal di tempat kerja sebelumnya. Saya berharap bisa berkontribusi lebih besar dan memperluas pengalaman kerja saya di lingkungan yang baru.
Saya berharap bisa mengembangkan potensi diri secara lebih mendalam dan menghadapi variasi proyek yang lebih dinamis. Saya memilih langkah ini demi kemajuan karier ke depan.
10. Contoh Alasan Berhenti Kerja karena Lingkungan Tidak Mendukung
Saya mengundurkan diri, karena ingin mencari lingkungan kerja baru yang lebih mendukung kolaborasi dan komunikasi terbuka antartim. Dengan begitu, saya dapat memberikan kontribusi secara maksimal.
Saya resign, karena berharap bisa bergabung dengan perusahaan yang memiliki budaya kerja positif dan saling mendukung untuk berkembang bersama.
Itulah beberapa contoh alasan berhenti kerja yang bagus dan masuk akal saat interview kerja. Dengan menyampaikan alasan tersebut secara jujur dan tetap menjaga profesionalitas, perekrut merasa yakin bahwa kandidat siap berkembang bersama perusahaan baru.
Baca Juga: 50 Contoh Alasan Resign yang Baik untuk Berhenti Bekerja
(MDP)
