20 Reksadana Terbaik 2024 yang Bisa Dipilih untuk Investasi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Investasi di reksadana bisa menjadi pilihan yang tepat bagi investor konservatif. Selain karena minim risiko, investasi di instrumen ini juga tidak memerlukan modal yang besar serta keuntungannya cenderung stabil.
Dengan berinvestasi di reksadana, investor tidak perlu melakukan riset mendalam tentang perusahaan yang ingin dibeli sahamnya. Ia hanya perlu mencari manajer investasi yang baik dan terpercaya.
Meski dengan modal minim, investor pun bisa melakukan diversifikasi investasi. Dijelaskan dalam Buku Pintar Hukum Bisnis Pasar Modal karya Iswi Hariyani, dkk., dana investasi yang dikeluarkan bisa digunakan untuk membeli berbagai instrumen termasuk obligasi, saham, dan deposito.
Kendati demikian, investor tetap harus berhati-hati dalam memilih reksadana yang bagus dan terpercaya. Sebagai referensi, berikut ini daftar reksadana terbaik 2024 yang bisa Anda simak.
Reksadana Terbaik 2024
Cara kerja investasi reksadana sedikit berbeda dengan pasar saham. Di reksadana, investor hanya perlu membayarkan sejumlah modal untuk dikelola oleh manajer investasi.
Nantinya, manajer investasi akan bertugas untuk mencari instrumen yang sesuai dengan profil investor, termasuk saham, obligasi, dan deposito. Ia bertanggung jawab untuk meriset instrumen investasi, memeriksa kinerja perusahaan, memperkirakan keuntungan dan risiko kerugian.
Hasil riset tersebut akan diluncurkan dalam bentuk reksadana pasar uang, pendapatan tetap, dan saham. Ketiganya memiliki tingkat risiko yang berbeda sesuai dengan profil investor.
Untuk mencari reksadana terbaik, Anda bisa menyesuaikannya dengan tujuan, jangka waktu investasi, dan manajer investasinya. Kemudian, lihat jumlah dana yang dikelola olehnya. Berikut ini rekomendasi reksadana terbaik 2024 yang bisa Anda pilih:
Batavia Dana Kas Maxima = Rp 11.376,77 miliar
Mandiri Investa Pasar Uang = Rp 10.424,14 miliar
Sucorinvest Money Market Fund = Rp 3978,09 miliar
Trim Kas 2 Kelas = Rp 3.704,34 miliar
Bahana Dana Likuid = Rp 3.683,94 miliar
Syailendra Dana Kas = Rp 2.833,18 miliar
Manulife Dana Kas II Kelas A = Rp 2.706,12 miliar
BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A = Rp 2.637,89 miliar
Bahana Likuid Plus = Rp 2.219,78 miliar
DANAMAS Rupiah Plus = Rp 2.067,95 miliar
Sucorinvest Sharia Money Market Fund = Rp 1.977,41 miliar
Manulife Indonesia Money Market Fund Kelas A = Rp 1.924,03 miliar
BNP Paribas Rupiah Plus: Rp 1.797,22 miliar
Bahana Liquid USD = Rp 1625,05 miliar
Schroder Dana Likuid = Rp 1.470,38 miliar
BRI Seruni Pasar Uang III = Rp 1.416,15 miliar
Danareksa Gebyar Dana Likuid = Rp 1.326,33 miliar
Bahana Gebyar Dana Likuid = Rp 1.050,33 miliar
Insight Money = Rp 1.050,33 miliar
PNM Dana Tunai = Rp 1.018,16 miliar
Baca juga: Cara Membeli Saham untuk Investor Pemula Pilih yang Risikonya Kecil
(MSD)
