3 Contoh Packing List untuk Pengiriman Barang

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh packing list atau daftar pengepakan seringkali dibutuhkan oleh para eksportir atau pengirim sebagai referensi. Pasalnya, dokumen ini berkaitan erat dengan invoice dan harus selalu disertakan dalam setiap faktur.
Daftar pengepakan umumnya memuat informasi mulai dari nama barang, nomor dan tanggal packing list, jumlah kemasan (pack/pieces/ ikat/kaleng/karton/karung), berat bersih, dan berat kotor.
Menurut buku Bisnis Ekspor itu Mudah Edisi Update karya Nursyamsu Mahyuddin dan Nurhidayat, packing list bisa juga disebut dengan 'surat jalan' yang dipakai di dalam negeri ketika melakukan pengiriman barang.
Bagi yang ingin mengetahui penjelasan lebih lanjut seputar packing list dan contohnya, simak ulasan artikel Berita Bisnis di bawah ini hingga tuntas.
Cara Membuat Packing List
Packing list termasuk salah satu dokumen yang penting dibuat eksportir lantaran dapat membantu mengurangi terjadinya kekeliruan pengiriman barang.
Agar tidak salah, berikut langkah-langkah untuk membuat packing list yang dikutip dari buku Strategi Brilian Tembus Pasar Ekspor oleh Sitiatava Rizema Putra.
Pastikan nomor dan tanggal faktur dari packing list tertera dengan jelas.
Tuliskan jumlah karton yang dikapalkan untuk masing-masing barang yang tercantum dalam packing list.
Masing-masing karton atau bahan lain yang digunakan untuk pengepakan diberi nomor dengan jelas sesuai sekuensi atau urutannya. Pilihan penomoran yang digunakan merupakan kesepakatan antara eksportir dengan pembelinya, tetapi disarankan membuat sistem sesederhana dan seringkas mungkin untuk menghindari terjadinya kesalahan.
Uraian dari masing-masing barang ekspor dalam packing list harus sama dengan yang digunakan dalam faktur untuk menghindari kesalahpahaman dan ketidakpastian.
Cantumkan ukuran luar dari masing-masing paket dan satuan pengukuran yang digunakan.
Nyatakan bagian dalam yang digunakan untuk bungkusan atau pengepakan. Pasalnya, beberapa negara mempunyai batasan atau ketentuan mengenai jenis pengepakan, seperti jerami atau kayu.
Tanda nomor merupakan istilah pengapalan yang harus sesuai cara pengiriman. Akhir-akhir ini, lazim digunakan label untuk masing-masing paket dengan mencantumkan nama dan alamat lengkap si penerima. Sistem penomoran yang digunakan harus dinyatakan dengan jelas dan benar.
Total volume pengiriman ditetapkan dengan menghitung volume dari masing-masing paket, kemudian dikalikan antara volume dengan jumlah paket.
Berat bersih adalah berat yang telah dikurangi dengan jumlah berat pengepakan. Hal ini perlu dicantumkan dengan akurat karena beberapa negara akan memperhitungkan pajak impor secara keseluruhan atau dikenakan per kg berat bersih.
Selain berat bersih, berat kotor pun harus dicantumkan dengan benar karena biaya angkut akan dikalkulasikan berdasarkan berat kotor tersebut.
Contoh Packing List
Bagi yang masih bingung, di bawah ini ada beberapa contoh packing list yang dikutip dari berbagai sumber untuk dijadikan sebagai referensi.
Contoh 1
Contoh 2
Contoh 3
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa saja isi packing list?

Apa saja isi packing list?
Daftar pengepakan umumnya memuat informasi mulai dari nama barang, nomor dan tanggal packing list, jumlah kemasan (pack/pieces/ ikat/kaleng/karton/karung), berat bersih, dan berat kotor.
Apakah packing list dan surat jalan sama?

Apakah packing list dan surat jalan sama?
Packing list bisa juga disebut dengan 'surat jalan' yang dipakai di dalam negeri ketika melakukan pengiriman barang.
Apa keuntungan dari membuat packing list?

Apa keuntungan dari membuat packing list?
Packing list termasuk salah satu dokumen yang penting dibuat eksportir lantaran dapat membantu mengurangi terjadinya kekeliruan pengiriman barang.
