Konten dari Pengguna

3 Kampus yang Ada Jurusan Bisnis Digital di Indonesia

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kampus yang ada jurusan Bisnis Digital. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kampus yang ada jurusan Bisnis Digital. Foto: Pexels

Penggunaan teknologi digital dalam dunia bisnis membuat banyak kampus mulai menghadirkan jurusan Bisnis Digital. Di Indonesia, kampus yang menghasilkan lulusan di bidang bisnis digital masih belum menjamur layaknya lulusan akuntansi atau hukum.

Lantas, di mana kampus yang ada jurusan Bisnis Digital di Indonesia? Bagi kamu yang tertarik mempelajari penggunaan teknologi digital dalam berbisnis, simak terus uraian ini untuk mengetahui daftar kampus di Indonesia yang ada jurusan kuliah Bisnis Digital.

Daftar Kampus yang Ada Jurusan Bisnis Digital di Indonesia

Ilustrasi mahasiswa jurusan Bisnis Digital. Foto: Pexels

Berikut daftar perguruan tinggi atau kampus yang telah menyediakan jurusan Bisnis Digital di Indonesia:

1. Universitas Padjajaran – S1 Bisnis Digital

Mengutip laman resmi feb.unpad.ac.id, S1 Bisnis Digital merupakan bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (UNPAD). Program ini berfokus pada pembelajaran bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital.

UNPAD menghadirkan program S1 Bisnis Digital dengan tujuan untuk menciptakan lulusan yang dapat memainkan peran utama di era bisnis digital.

Sepanjang studi, mahasiswa akan mengalami perjalanan pembelajaran yang telah dirancang untuk membantunya dalam meningkatkan kemampuan di bidang bisnis digital.

Metode pembelajaran dan pengajaran di S1 Bisnis Digital - Universitas Padjajaran dirancang dalam bentuk kuliah, pembelajaran berbasis masalah, studi kasus, pembelajaran campuran, tugas, proyek, dosen tamu industri, tamasya dan ujian.

Di tahun terakhir, mahasiswa akan mengambil program magang yang akan tergabung dalam sebuah proyek ke beberapa start-up dan/atau perusahaan.

Mahasiswa nantinya tidak hanya diminta untuk menerapkan pengetahuan teoretis, tetapi juga akan diberi kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan praktiknya.

Baca juga: Jurusan Bisnis Digital Kerja Apa? Ini 5 Peluangnya

Ilustrasi kampus yang ada jurusan Bisnis Digital. Foto: Pexels

2. Universitas Negeri Jakarta – S1 Bisnis Digital

Dihimpun dari laman fe.unj.ac.id, S1 Bisnis Digital merupakan bagian dari Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Program ini berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 745/M/2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi Bisnis Digital Program Studi Sarjana Universitas Negeri Jakarta tanggal 7 Agustus 2020.

Adapun penilaian mata kuliah program S1 Bisnis Digital – Universitas Negeri Jakarta dilakukan melalui proses penilaian, kuis, penugasan, ujian tengah semester, ujian akhir semester, dan praktik.

Sementara itu, pelaksanaan proses belajar mengajarnya menerapkan kurikulum berbasis kompetensi dengan KKNI sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Mahasiswa dapat menyelesaikan dengan menempuh minimal 145 SKS. Adapun Struktur Kurikulum dibawah ini terbagi menjadi 2 (dua), yaitu sebagai berikut:

  • Kurikulum Reguler

  • Kurikulum 2021 (Kurikulum Merdeka Belajar).

3. Universitas Pendidikan Indonesia – S1 Bisnis Digital

Menyadur situs bisnisdigital.upi.edu, Program S1 Bisnis Digital merupakan bagian dari Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tasikmalaya.

Program ini dibuka pada 4 April 2019 berdasarkan Surat Peraturan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Nomor 4441/UN40/HK/2019 tentang Pembukaan Program Studi Bisnis Digital Jenjang Sarjana (S1).

UPI hadirkan program S1 Bisnis Digital dengan tujuan untuk menciptakan lulusan yang dapat memainkan peranan utama pada era ekonomi digital seperti:

  • Business system analyst;

  • Business intelligent manager;

  • Data analyst and scientist;

  • Financial and marketing analyst;

  • Entrepreneurs berbasis data digital;

  • Tenaga profesional dalam bidang ekonomi kreatif berbasis digital; dan

  • Tenaga kependidikan dalam bidang teknologi informasi digital (jika mengikuti PPG).

(NDA)