Konten dari Pengguna

3 Pertanyaan tentang Bank yang Menarik untuk Dipelajari

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bank. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bank. Foto: iStock

Pertanyaan tentang bank seringkali diajukan oleh banyak orang, khususnya bagi mereka yang tertarik dengan dunia perbankan. Hal ini pun terbilang wajar karena dunia perbankan memang cukup kompleks.

Bagi yang ingin menyelami dunia perbankan, di bawah ini ada beberapa pertanyaan tentang bank lengkap dengan jawabannya yang telah Berita Bisnis rangkum dari berbagai sumber, sehingga menarik untuk dipelajari.

Pertanyaan Tentang Bank

Ilustrasi bank. Foto: Pexels

1. Apa yang dimaksud dengan bank?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bank mempunyai makna sebagai badan usaha di bidang keuangan yang menarik dan mengeluarkan uang dalam masyarakat, terutama memberikan kredit dan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.

Sementara menurut Undang Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, bank disebut sebagai badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya ke masyarakat.

Dari beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa bank adalah sebuah lembaga keuangan yang memfasilitasi aktivitas finansial seperti menyimpan uang, meminjam uang, dan memberikan layanan keuangan lainnya kepada masyarakat dan perusahaan.

Baca juga: Apa Tugas Pengendalian Moneter dari Bank Sentral? Ini Penjelasannya

2. Apa saja jenis-jenis bank?

Bank terbagi menjadi beberapa jenis, di mana setiap jenisnya yang memiliki peran penting dalam sistem perbankan dan perekonomian. Berikut jenis-jenis bank dan contohnya yang ada di Indonesia.

  • Bank Umum: Bank yang menyediakan layanan keuangan untuk umum. Contohnya seperti Bank Mandiri, BRI, BCA, dan sebagainya.

  • Bank Sentral: Bank yang bertanggung jawab dalam mengatur dan mengawasi kebijakan moneter suatu negara. Contohnya seperti Bank Indonesia, Federal Reserve di Amerika Serikat, dan sebagainya.

  • Bank Investasi: Bank yang spesialis dalam penyediaan modal investasi dan pengelolaan dana. Contohnya seperti Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan sebagainya.

  • Bank Syariah: Bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah Islam. Contohnya seperti Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan sebagainya.

  • Bank Pembangunan: Bank yang bertujuan untuk membantu membiayai proyek-proyek pembangunan dan infrastruktur. Contohnya seperti Bank Pembangunan Asia, Bank Pembangunan Indonesia, dan sebagainya.

  • Bank Swasta: Bank yang dimiliki dan dioperasikan oleh sektor swasta. Contohnya seperti Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), dan sebagainya.

  • Bank Jaringan: Bank yang hanya beroperasi melalui jaringan ATM dan internet banking. Contohnya seperti Bank Permata, Bank Danamon, dan sebagainya.

3. Bagaimana cara bank mendapatkan keuntungan?

Secara khusus, bank menawarkan rekening deposito yang merupakan tempat bagi orang-orang menyimpan uang mereka. Bank menggunakan uang di rekening deposito untuk memberikan pinjaman ke orang atau bisnis lain.

Sebagai imbalannya, bank menerima pembayaran bunga atas pinjaman tersebut dari peminjam. Sebagian dari bunga tersebut kemudian dikembalikan ke pemilik rekening deposito dalam bentuk bunga. Umumnya itu dalam bentuk tabungan, rekening pasar uang, atau rekening deposito.

Bank terutama menghasilkan uang dari bunga pinjaman dan biaya yang mereka kenakan ke nasabah. Biaya ini dapat dikaitkan dengan produk tertentu, seperti rekening bank atau yang berhubungan dengan layanan keuangan.

(NDA)