Konten dari Pengguna

30 Contoh Soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 dan Kunci Jawabannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 19 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas contoh soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas contoh soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026. Foto: Pexels

Mempelajari contoh soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 perlu dilakukan. Pasalnya, tahap rekrutmen guru dan tenaga kependidikan di bawah kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos) ini tengah memasuki masa pelaksanaan seleksi kompetensi dengan computer assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 13-27 Juli 2026.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Kemensos Nomor: 2260/1/KP.01.01/06/2026 tentang Penyesuaian Kedua Jadwal Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat di Lingkungan Kementerian Sosial RI Tahun 2026.

Contoh Soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026

Merujuk pada Pengumuman Kemensos Nomor: 1995/1/KP.01.01/06/2026 tentang Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru pada Sekolah Rakyat Tahun 2026, seleksi CAT BKN terdiri atas kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, serta wawancara (menilai integritas dan moralitas).

Berdasarkan ketentuan tersebut, berikut beberapa contoh soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026:

1. Menilai Kompetensi Teknis

1. Sekolah Rakyat di bawah naungan Kemensos memiliki karakteristik peserta didik yang mayoritas berasal dari anak telantar, anak jalanan, dan anak dengan masalah sosial. Strategi pembelajaran pertama yang paling tepat dilakukan oleh seorang guru pada awal semester adalah...

a. Langsung memberikan materi pelajaran sesuai kurikulum nasional agar tidak tertinggal.

b. Melakukan asesmen diagnostik non-kognitif untuk memahami latar belakang psikologis dan sosial anak.

c. Membuat aturan kelas yang sangat ketat agar anak-anak disiplin mengikuti pelajaran.

d. Mengadakan ujian lisan untuk mengukur kemampuan akademik dasar mereka.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Murid di Sekolah Rakyat Kemensos memiliki latar belakang sosial yang rentan. Melakukan asesmen diagnostik non-kognitif di awal sangat penting untuk mengetahui kondisi psikologis, emosional, dan sosial, sehingga guru dapat merancang metode pembelajaran yang tepat.

2. Seorang guru Sekolah Rakyat menghadapi anak jalanan yang sering bolos sekolah, karena harus bekerja membantu orang tuanya. Tindakan paling tepat yang harus diambil oleh guru dan tenaga kependidikan adalah...

a. Mengeluarkan anak tersebut dari sekolah, karena tidak mematuhi tata tertib kehadiran.

b. Membiarkan saja karena memahami bahwa mencari uang lebih penting untuk bertahan hidup.

c. Melakukan kunjungan rumah (home visit) dan berkoordinasi dengan pekerja sosial Kemensos untuk mencari solusi bersama orang tua.

d. Meminta anak tersebut memilih antara tetap sekolah atau bekerja secara penuh.

Kunci jawaban: c

Pembahasan: Pendekatan bersama pekerja sosial Kemensos diperlukan untuk mengatasi masalah struktural, seperti anak jalanan. Kunjungan rumah membuat guru memahami akar masalah dan mencari solusi agar anak tetap bisa mendapatkan hak pendidikannya.

3. Dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk kelas inklusi di Sekolah Rakyat, komponen yang paling utama dimodifikasi oleh guru agar sesuai dengan kebutuhan anak dengan disabilitas sosial adalah...

a. Alokasi waktu dan jumlah halaman modul ajar.

b. Tujuan pembelajaran dan standar nilai kelulusan nasional.

c. Metode pendekatan, media pembelajaran, dan instrumen evaluasi yang lebih fleksibel.

d. Tempat pelaksanaan ujian akhir semester.

Kunci jawaban: c

Pembahasan: Kunci keberhasilan mengajar di kelas inklusi atau anak dengan kerentanan sosial adalah fleksibilitas. Guru harus menyesuaikan metode mengajar, media yang digunakan, dan cara evaluasi agar dapat merangkul kemampuan setiap individu yang beragam.

4. Salah satu fungsi utama keberadaan Sekolah Rakyat yang dikelola oleh Kemensos adalah sebagai sarana rehabilitasi sosial melalui jalur pendidikan. Manakah bentuk kegiatan yang paling mencerminkan fungsi tersebut?

a. Fokus penuh pada hafalan materi ujian nasional agar lulus dengan nilai tinggi.

b. Pengintegrasian bimbingan konseling, pendidikan karakter, dan pelatihan keterampilan hidup (life skills) ke dalam kurikulum pembelajaran.

c. Mengurangi jam belajar umum dan menggantinya dengan kegiatan olahraga sepanjang hari.

d. Mewajibkan siswa menghafal seluruh undang-undang perlindungan anak.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Sebagai institusi yang berorientasi pada kesejahteraan sosial, Sekolah Rakyat Kemensos mengedepankan pemulihan fungsi sosial anak. Hal ini dicapai dengan memadukan pendidikan akademik, bimbingan mental-karakter, dan keterampilan hidup (life skills).

5. Ketika proses pembelajaran kelompok berlangsung, dua siswa di kelas Sekolah Rakyat terlibat pertengkaran fisik akibat trauma masa lalu yang memicu emosi mereka. Tindakan instan yang wajib dilakukan oleh guru di kelas adalah...

a. Melerai keduanya dengan tenang, memisahkan mereka ke tempat aman, dan memanggil tenaga pendidik/pekerja sosial untuk penanganan emosional.

b. Memberikan hukuman fisik kepada keduanya di depan kelas agar jera.

c. Membiarkan siswa lain menyelesaikan masalah tersebut secara mandiri.

d. Langsung membawa kasus ini ke jalur hukum tanpa memeriksa kondisi psikologis anak.

Kunci jawaban: a

Pembahasan: Langkah pertama saat terjadi konflik fisik adalah menghentikan kekerasan secara persuasif, mengamankan siswa, dan bekerja sama dengan tenaga pendidik atau psikolog/pekerja sosial untuk menangani aspek traumatis yang melatarbelakangi emosi mereka.

6. Evaluasi hasil belajar pada Sekolah Rakyat Kemensos tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan perilaku adaptif sosial. Instrumen penilaian yang paling objektif untuk mengukur perkembangan perilaku adaptif siswa adalah...

a. Tes pilihan ganda tertulis di akhir semester.

b. Lembar observasi berkala, catatan anekdot (anecdotal record), dan penilaian diri (self-assessment).

c. Ujian esai dengan jawaban panjang.

d. Menghitung jumlah kehadiran siswa di kelas saja.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Perkembangan karakter dan adaptasi perilaku sosial tidak bisa diukur secara akurat melalui tes tertulis. Penggunaan lembar observasi dan catatan anekdot harian oleh guru merupakan instrumen terbaik untuk melihat perubahan sikap anak secara riil.

7. Kurikulum Merdeka yang diterapkan di Sekolah Rakyat Kemensos menekankan pada konsep Pembelajaran Berdiferensiasi. Penerapan konsep ini yang paling tepat di dalam kelas dengan tingkat kemampuan akademik yang sangat senjang adalah...

a. Mengelompokkan siswa berdasarkan status sosial ekonomi orang tua mereka.

b. Memberikan materi dan tugas pembelajaran yang bervariasi tingkat kesulitannya sesuai dengan kesiapan belajar masing-masing anak.

c. Mengajar dengan satu metode ceramah saja agar semua anak mendapatkan perlakuan yang adil.

d. Meminta siswa yang kemampuannya rendah untuk belajar mandiri di rumah.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Pembelajaran berdiferensiasi menuntut guru untuk memetakan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid. Guru kemudian membedasikan konten, proses, atau produk pembelajaran agar kebutuhan belajar setiap anak yang berbeda dapat terfasilitasi.

8. Tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat Kemensos menemukan bahwa sarana pembelajaran yang dikirimkan dari pusat belum ramah terhadap anak penyandang disabilitas fisik yang baru masuk sekolah. Langkah awal yang harus diambil adalah...

a. Menolak siswa disabilitas tersebut untuk bersekolah sampai fasilitas lengkap.

b. Membuat laporan analisis kebutuhan fasilitas pendukung dan mengajukan adaptasi lingkungan fisik sekolah yang aksesibel kepada kepala sekolah.

c. Meminta orang tua siswa membawa sendiri kursi roda dan fasilitas meja khusus.

d. Membiarkan siswa tersebut beradaptasi sendiri dengan keterbatasan yang ada.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab administratif dan operasional untuk memastikan lingkungan sekolah aman dan ramah anak. Melakukan asesmen kebutuhan fasilitas lalu mengusulkan adaptasi lingkungan adalah langkah profesional yang tepat.

9. Pembelajaran literasi dan numerasi dasar bagi anak-anak jalanan di Sekolah Rakyat sering kali menghadapi tantangan berupa rendahnya konsentrasi. Pendekatan mengajar yang paling disarankan untuk mengatasi hal ini adalah...

a. Menggunakan metode Experiential Learning (pembelajaran berbasis pengalaman) dan media interaktif yang kontekstual dengan kehidupan mereka.

b. Memberikan tugas membaca buku teks yang tebal secara mandiri selama 2 jam tanpa jeda.

c. Menerapkan sistem hukuman berdiri di depan kelas bagi siswa yang tidak fokus mendengarkan penjelasan.

d. Mengurangi durasi sekolah menjadi hanya 30 menit per hari tanpa evaluasi.

Kunci jawaban: a

Pembahasan: Anak jalanan terbiasa dengan aktivitas lapangan yang dinamis. Pembelajaran yang berbasis pengalaman langsung (experiential learning) dan menggunakan alat peraga yang dekat dengan keseharian mereka akan jauh lebih mudah menarik fokus dan pemahaman mereka.

10. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK di bawah Kemensos, prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh guru dan tenaga kependidikan dalam memberikan layanan pendidikan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) adalah...

a. Eksklusivitas, diskriminasi, dan mengutamakan keuntungan materiil.

b. Nondiskriminasi, aksesibilitas, empati, dan keberpihakan pada pemenuhan hak-hak dasar anak.

c. Formalitas semata untuk menghabiskan anggaran tahunan program.

d. Mengikuti kemauan siswa sepenuhnya tanpa ada arahan atau bimbingan moral.

Kunci jawaban: b

Pembahasan: Pelayanan bagi PPKS wajib didasarkan pada prinsip nondiskriminasi (tidak membeda-bedakan), kemudahan akses, sikap empati yang tinggi, serta fokus pada pemenuhan hak-hak dasar anak untuk tumbuh, berkembang, dan mendapatkan perlindungan sosial yang layak.

2. Menilai Kompetensi Manajerial

1. Anda ditugaskan mengajar di kelas Sekolah Rakyat Kemensos yang memiliki murid dengan latar belakang ekonomi sangat rentan dan sering membolos karena harus bekerja. Sebagai guru, tindakan manajerial apa yang pertama kali Anda lakukan?

a. Melaporkan kondisi tersebut kepada kepala sekolah agar anak tersebut diberikan sanksi disiplin.

b. Mengunjungi rumah murid tersebut untuk memahami situasi keluarga dan mencari solusi bersama orang tua.

c. Membiarkan murid tersebut, karena menganggap pemenuhan kebutuhan ekonomi lebih mendesak daripada sekolah.

d. Menyusun jadwal kelas pengganti yang lebih fleksibel tanpa berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (orientasi pada hasil dan pelayanan publik). Langkah awal yang paling tepat adalah melakukan pendekatan langsung (home visit) untuk memahami akar masalah dan membangun kerja sama dengan orang tua demi kebaikan siswa.

2. Rencana kerja tahunan Sekolah Rakyat Kemensos harus selesai dalam waktu singkat, namun tim tenaga kependidikan Anda sedang mengalami penurunan motivasi kerja. Sikap Anda sebagai pemimpin tim adalah...

a. Mengambil alih semua pekerjaan rekan tim agar target waktu pimpinan dapat tercapai tepat waktu.

b. Menegur rekan tim di depan umum agar mereka merasa malu dan kembali bekerja dengan giat.

c. Mengadakan rapat koordinasi singkat, membagi tugas secara adil, dan memberikan pendampingan bagi yang kesulitan.

d. Mengabaikan penurunan motivasi tersebut dan tetap menuntut hasil kerja yang sempurna.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (mengelola perubahan dan bekerja sama). Seorang manajer yang baik harus mampu menggerakkan tim, membagi beban kerja secara proporsional, dan memberikan dukungan moral saat kinerja tim menurun.

3. Sekolah Rakyat tempat Anda mengajar menerima bantuan fasilitas komputer baru dari Kemensos untuk mendukung literasi digital anak asuh. Apa langkah manajerial yang Anda ambil untuk memastikan fasilitas ini optimal?

a. Mengunci ruang komputer dan hanya membukanya saat ada kunjungan dari pejabat kementerian.

b. Membuat jadwal penggunaan yang teratur bagi siswa dan menyusun panduan perawatan perangkat.

c. Menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada siswa tanpa adanya pengawasan dari tenaga pendidik.

d. Meminta iuran tambahan kepada siswa untuk biaya perawatan bulanan komputer tersebut.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (mengelola sumber daya). Optimalisasi fasilitas publik membutuhkan perencanaan yang matang melalui penjadwalan dan aturan pemeliharaan agar manfaatnya berkelanjutan.

4. Terjadi perbedaan pendapat yang cukup tajam antara Anda dan rekan sesama guru mengenai metode pengajaran modul keterampilan sosial bagi anak-anak jalanan. Sikap Anda adalah...

a. Bersikap mengalah demi menghindari konflik meskipun metode rekan Anda kurang efektif.

b. Meminta kepala sekolah untuk memindahkan rekan tersebut ke kelas atau kelompok belajar lain.

c. Mengajak rekan tersebut berdiskusi secara sehat dengan berfokus pada kebutuhan dan karakteristik siswa.

d. Tetap menjalankan metode Anda sendiri secara diam-diam tanpa memedulikan kesepakatan tim.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (komunikasi dan pengambilan keputusan). Penyelesaian konflik dalam tim kerja harus mengutamakan komunikasi yang objektif dan berorientasi pada kepentingan penerima layanan (siswa).

5. Sebagai tenaga kependidikan, Anda melihat adanya ketidaksesuaian dalam pencatatan data bantuan sosial pendidikan untuk siswa Sekolah Rakyat. Apa yang akan Anda lakukan?

a. Membiarkan hal tersebut, karena menganggap urusan pendataan adalah tanggung jawab penuh kepala sekolah.

b. Melakukan pemeriksaan ulang secara mandiri dan melaporkan temuan data yang valid kepada atasan.

c. Mengubah data tersebut secara langsung tanpa melakukan konfirmasi kepada petugas pendata awal.

d. Membicarakan kesalahan data tersebut kepada pihak luar sekolah untuk mendapatkan simpati.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (integritas). Menjaga akurasi data bantuan sosial mencerminkan sikap jujur, teliti, dan bertanggung jawab terhadap kepercayaan publik dan aturan instansi.

6. Dinas Sosial setempat mendadak meminta laporan evaluasi dampak program Sekolah Rakyat Kemensos dalam waktu dua jam ke depan. Tindakan Anda adalah...

a. Menolak permintaan tersebut secara tegas karena waktu yang diberikan terlalu mepet.

b. Menyusun laporan seadanya dengan memanipulasi angka keberhasilan program agar terlihat bagus.

c. Mengumpulkan tim data, membagi tugas pengerjaan secara cepat, dan mengirimkan laporan tepat waktu.

d. Mengulur waktu pengiriman dan baru merespons dokumen permintaan pada keesokan harinya.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (kemampuan mengelola tekanan dan dorongan berprestasi). Menghadapi situasi darurat membutuhkan kecepatan bertindak, koordinasi tim yang solid, dan komitmen terhadap pemenuhan target kerja.

7. Pimpinan Kemensos menerapkan sistem pelaporan berbasis aplikasi baru untuk absensi dan penilaian siswa Sekolah Rakyat. Banyak guru senior yang merasa kesulitan menggunakannya. Sikap Anda sebagai guru yang lebih paham teknologi adalah...

a. Mengusulkan kepada pimpinan agar membatalkan penggunaan aplikasi baru tersebut.

b. Mengabaikan kesulitan rekan senior dan berfokus pada pengisian laporan milik sendiri.

c. Membantu mengajari rekan senior secara sabar dan membuat panduan ringkas yang mudah dipahami.

d. Mengambil alih pengisian aplikasi semua guru senior dengan meminta imbalan uang.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (pengembangan diri dan orang lain). Membantu rekan kerja beradaptasi dengan sistem teknologi baru merupakan wujud dari kepedulian terhadap kemajuan kompetensi kolektif organisasi.

8. Anda mendapatkan keluhan dari masyarakat sekitar bahwa anak-anak Sekolah Rakyat Kemensos dinilai mengganggu ketertiban lingkungan saat jam istirahat. Langkah manajerial apa yang Anda ambil?

a. Mengabaikan keluhan warga karena menganggap perilaku anak-anak di luar kelas bukan urusan sekolah.

b. Melarang semua anak keluar dari area sekolah dan memberikan hukuman fisik bagi yang melanggar.

c. Mengajak perwakilan warga berdiskusi dan merancang program pembinaan karakter dan pengawasan bersama.

d. Menyalahkan masyarakat sekitar karena tidak ikut mendidik anak-anak rentan tersebut.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (perekat bangsa atau hubungan masyarakat). Sekolah Rakyat Kemensos harus mampu membina hubungan harmonis dengan komunitas sekitar melalui dialog dan solusi kolaboratif.

9. Kurikulum Sekolah Rakyat Kemensos menuntut adanya integrasi pendidikan karakter khusus bagi anak-anak korban trauma sosial. Namun, buku panduan formal belum tersedia. Apa yang Anda lakukan?

a. Menunda pengajaran karakter sampai buku panduan resmi diterbitkan oleh kementerian pusat.

b. Menyusun materi pembelajaran kreatif secara mandiri dari berbagai sumber tepercaya yang sesuai.

c. Mengajar materi umum saja dan melewatkan bagian materi pendidikan karakter korban trauma.

d. Mengeluh kepada rekan kerja mengenai lambatnya distribusi buku panduan dari pusat.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (inisiatif dan orientasi pada hasil). Ketiadaan fasilitas atau modul tidak boleh menghentikan pelayanan, ASN diharapkan kreatif mencari solusi demi keberlangsungan program.

10. Ketika Anda sedang sibuk menyusun administrasi akreditasi Sekolah Rakyat, seorang orang tua murid yang buta huruf datang meminta bantuan untuk mengisi formulir bantuan sosial Kemensos. Sikap Anda adalah...

a. Meminta orang tua tersebut pulang dan kembali lagi saat pekerjaan Anda sudah selesai.

b. Menyuruh orang tua tersebut meminta bantuan kepada orang lain di luar lingkungan sekolah.

c. Menghentikan pekerjaan Anda sejenak untuk mendampingi dan mengisikan formulir tersebut sampai selesai.

d. Mengisi formulir dengan tergesa-gesa tanpa menjelaskan isinya kepada orang tua tersebut.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi manajerial (pelayanan publik). Pelayanan kepada masyarakat rentan (inklusivitas) di Sekolah Rakyat Kemensos merupakan prioritas utama yang harus didahulukan dengan sikap ramah dan tulus.

3. Menilai Kompetensi Sosial Kultural

1. Anda bertugas di Sekolah Rakyat Kemensos yang mendidik anak-anak jalanan dan anak terlantar dari berbagai latar belakang suku. Suatu hari, terjadi pertengkaran antara dua siswa yang dipicu oleh ejekan berbau suku dan ras. Sebagai pendidik, tindakan yang akan Anda lakukan adalah...

a. Memarahi kedua siswa tersebut dan memberi hukuman fisik agar mereka jera dan tidak mengulanginya.

b. Memisahkan mereka, meredakan emosinya, dan mengajak keduanya berdialog untuk saling memahami dan memaafkan.

c. Mengabaikan kejadian tersebut karena menganggap pertengkaran anak-anak adalah hal yang biasa terjadi.

d. Meminta kepala sekolah untuk segera mengeluarkan kedua siswa tersebut demi menjaga kedamaian sekolah.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi perekat bangsa menuntut pendidik untuk mampu meredakan konflik dan membangun perdamaian dengan mengedepankan dialog dan saling menghargai perbedaan suku dan ras.

2. Sebagian anak asuh di Sekolah Rakyat Kemensos memiliki kebiasaan berkata kasar dan kurang menjaga kebersihan karena lingkungan asal mereka di jalanan. Sikap Anda sebagai tenaga kependidikan dalam menghadapi situasi ini adalah...

a. Memarahi mereka setiap kali berkata kasar dan mengusir mereka keluar kelas jika datang dalam kondisi kotor.

b. Memaklumi perilaku mereka sepenuhnya tanpa melakukan tindakan perbaikan karena menganggap itu karakter bawaan mereka.

c. Memberikan contoh langsung cara berkomunikasi yang sopan dan membimbing mereka secara sabar tentang pentingnya kebersihan diri.

d. Membatasi interaksi dengan siswa-siswa tersebut dan fokus mengajar siswa yang sudah berperilaku tertib saja.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Kompetensi empati dan kepekaan terhadap perbedaan sosial menuntut pendidik untuk membimbing dengan pendekatan yang persuasif, memberi teladan, dan membantu mereka beradaptasi tanpa melakukan diskriminasi.

3. Di lingkungan sekitar Sekolah Rakyat Kemensos tempat Anda mengajar, terdapat kelompok masyarakat yang memandang sebelah mata keberadaan anak-anak jalanan yang bersekolah di sana. Tindakan Anda untuk menjembatani hubungan sosial tersebut adalah...

a. Mengadakan kegiatan bakti sosial dan pentas seni yang melibatkan anak-anak sekolah rakyat dan warga sekitar untuk membangun interaksi positif.

b. Melaporkan warga tersebut ke pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik sekolah dan anak didik.

c. Memindahkan lokasi sekolah ke tempat lain yang masyarakatnya lebih menerima keberadaan anak-anak tersebut.

d. Meminta anak-anak untuk selalu berada di dalam lingkungan sekolah dan melarang mereka berinteraksi dengan warga sekitar.

Kunci jawaban: a.

Pembahasan: Kemampuan berhubungan sosial sangat penting untuk membangun hubungan positif antara institusi pendidikan luar biasa/sosial dengan masyarakat sekitar guna meminimalkan stigma negatif.

4. Anda ditugaskan mengajar di Sekolah Rakyat Kemensos yang terletak di wilayah dengan adat istiadat setempat yang sangat kental. Ada satu tradisi lokal yang bertabrakan dengan jadwal jam belajar efektif sekolah. Sikap Anda adalah...

a. Memaksa siswa untuk tetap masuk kelas dan mengabaikan tradisi lokal tersebut demi mengejar target kurikulum.

b. Melakukan koordinasi dengan tokoh adat dan kepala sekolah untuk mencari solusi terbaik, seperti penyesuaian jam belajar tanpa mengabaikan nilai budaya setempat.

c. Membiarkan siswa tidak sekolah tanpa ada upaya penyesuaian jadwal atau pemberian tugas pengganti.

d. Melaporkan penolakan warga terhadap jam sekolah tersebut kepada pemerintah pusat agar tradisi tersebut dilarang.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kepekaan terhadap perbedaan budaya mengharuskan pendidik untuk menghormati nilai-nilai lokal dan mencari titik temu yang harmonis antara pendidikan formal dan tradisi adat.

5. Sebagai guru Sekolah Rakyat Kemensos, Anda kedatangan siswa baru yang merupakan penyandang disabilitas fisik ringan yang sering minder bergaul dengan teman-temannya. Langkah awal yang paling tepat Anda lakukan adalah...

a. Menyarankan orang tua siswa tersebut untuk memindahkannya ke Sekolah Luar Biasa (SLB) saja agar tidak merepotkan kelas.

b. Membiarkan siswa tersebut menyendiri sampai dia merasa nyaman dengan sendirinya untuk berinteraksi.

c. Menyambut hangat kehadirannya, mengatur posisi duduk yang nyaman, dan mengedukasi siswa lain untuk saling membantu dan menghargai.

d. Memberikan perhatian yang sangat berlebihan di kelas hingga siswa lain merasa terabaikan dan cemburu sosial.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Sikap inklusif dan empati merupakan bagian penting dari kompetensi sosial kultural dalam mengelola keberagaman di kelas sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman dan mendukung semua anak.

6. Saat melakukan kunjungan ke rumah salah satu siswa Sekolah Rakyat Kemensos yang berada di kawasan kumuh, Anda disuguhi minuman dan makanan sederhana oleh orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung. Sikap Anda adalah...

a. Menolak suguhan tersebut secara halus dengan alasan sedang kenyang atau sedang menjalani diet ketat.

b. Menerima dan menyantap suguhan tersebut dengan ramah dan tulus sebagai bentuk penghormatan atas kebaikan mereka.

c. Menerima suguhan tersebut tetapi mendiamkannya saja tanpa menyentuhnya sama sekali selama kunjungan.

d. Mengkritik kondisi rumah mereka yang kurang bersih sebelum memutuskan untuk menyantap makanan tersebut.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Menghargai pemberian dari orang lain tanpa memandang latar belakang ekonomi mereka mencerminkan kematangan sosial dan kemampuan membangun relasi yang harmonis dengan wali murid.

7. Sekolah Rakyat tempat Anda mengajar menerima bantuan dana dan fasilitas dari sebuah organisasi keagamaan. Namun, organisasi tersebut meminta agar sekolah hanya memprioritaskan bantuan kepada siswa yang memiliki keyakinan yang sama dengan mereka. Sikap Anda adalah...

a. Menerima syarat tersebut asalkan sekolah mendapatkan dana bantuan yang besar untuk operasional harian.

b. Menolak syarat tersebut secara tegas dan menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Kemensos berasaskan keadilan sosial dan melayani semua anak tanpa memandang agama.

c. Menerima bantuan tersebut secara diam-diam dan membagikannya secara sembunyi-sembunyi agar tidak memicu kecemburuan.

d. Menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada siswa agar mereka sendiri yang menentukan pilihan agamanya.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Sebagai perekat bangsa, seorang aparatur sipil negara harus memegang teguh prinsip keadilan, toleransi, dan menolak segala bentuk diskriminasi dalam penyaluran layanan publik.

8. Anda melihat rekan sesama guru di Sekolah Rakyat Kemensos sering menunjukkan sikap tidak sabar dan mengeluarkan kata-kata yang merendahkan motivasi belajar anak-anak binaan sosial yang lambat menerima pelajaran. Sikap Anda adalah...

a. Membiarkan hal tersebut karena merasa itu bukan urusan pribadi Anda dan takut merusak pertemanan kerja.

b. Menegur rekan tersebut dengan keras di depan siswa agar dia langsung menyadari kesalahannya dan merasa malu.

c. Mengajak rekan tersebut berdiskusi secara personal dari hati ke hati, berbagi metode pendekatan yang sabar, dan mengingatkan tujuan mulia mengajar di Sekolah Rakyat.

d. Melaporkan langsung tindakan rekan tersebut kepada dinas sosial agar dia segera dimutasi ke tempat lain.

Kunci jawaban: c.

Pembahasan: Membangun hubungan kerja yang profesional dan saling mengingatkan dengan cara yang persuasif dan edukatif menunjukkan kompetensi hubungan sosial dan kepedulian terhadap kemajuan lingkungan kerja.

9. Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan, Sekolah Rakyat Kemensos ingin mengadakan festival budaya. Beberapa guru berbeda pendapat mengenai konsep acara karena masing-masing ingin menonjolkan budaya asal daerahnya sendiri. Cara terbaik untuk menyelesaikan perbedaan ini adalah...

a. Mengadakan pemungutan suara terbanyak dan mengabaikan aspirasi dari kelompok guru yang kalah suara.

b. Membagi acara menjadi beberapa sesi atau merancang konsep festival yang memadukan berbagai unsur budaya daerah secara adil dan kolaboratif.

c. Membatalkan acara festival budaya tersebut agar tidak terjadi konflik kepanjangan di antara para staf pengajar.

d. Membiarkan kepala sekolah memutuskan sendiri konsep acara tanpa perlu mendengarkan masukan dari para guru.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Pengambilan keputusan yang mengakomodasi keberagaman dan mengedepankan kolaborasi merupakan wujud nyata dari kompetensi perekat bangsa di lingkungan kerja.

10. Seorang siswa Sekolah Rakyat Kemensos yang merupakan korban trauma kekerasan dalam rumah tangga sering tiba-tiba menangis dan mengganggu jalannya proses belajar di kelas. Sebagai guru, tindakan sosial kultural yang paling tepat adalah...

a. Mengeluarkan anak tersebut dari ruang kelas agar proses belajar mengajar untuk siswa lainnya tidak terganggu.

b. Menenangkan anak tersebut dengan penuh kasih sayang, membawanya ke ruang khusus untuk ditenangkan, dan berkoordinasi dengan pekerja sosial atau psikolog Kemensos untuk penanganan traumanya.

c. Meminta siswa-siswa lain untuk menyoraki anak tersebut agar dia merasa malu dan berhenti menangis di dalam kelas.

d. Mengabaikan tangisan anak tersebut dan terus melanjutkan penjelasan materi pelajaran sampai jam sekolah berakhir.

Kunci jawaban: b.

Pembahasan: Kompetensi empati mengharuskan pendidik peka terhadap kondisi psikososial siswa yang mengalami trauma, dan mampu berkolaborasi dengan pihak profesional (pekerja sosial/psikolog) demi pemulihan kondisi sang anak.

Perlu dipahami bahwa contoh soal CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 di atas hanyalah gambaran umum untuk memahami jenis dan arah penalaran soal. Naskah soal asli yang digunakan dalam ujian resmi sepenuhnya bersifat rahasia dan tidak dipublikasikan secara umum.

Baca Juga: 45 Contoh Psikotes PPPK Kemensos Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat

(MDP)