5 Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Ekonomi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentuk kerja sama ASEAN di bidang ekonomi ada beragam jenisnya. Tak heran, sebab anggota negaranya terdiri dari 10 negara yaitu Indonesia, Thailand, Singapura, Kamboja, Vietnam, Filipina, Malaysia, Laos, Brunei Darussalam, dan Myanmar.
Pada tanggal 8 Agustus 1967, ASEAN resmi didirikan di Bangkok berdasarkan Deklarasi Bangkok. Pendirinya terdiri dari 5 negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Forum dan konferensi menjadi salah satu cara yang dilakukan anggota ASEAN dalam bekerja sama. Konferensi Tingkat Tinggi pertama diadakan pada tanggal 23-24 Februari 1976 di Bali.
Kerja sama yang dilakukan anggota ASEAN beragam. Mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya. Lalu apa saja bentuk kerja sama ASEAN dalam bidang ekonomi? Simak artikel berikut ini.
Bentuk Kerja sama ASEAN di Bidang Ekonomi
1. ASEAN Free Trade Area (AFTA)
Salah satu bentuk kerja sama yang melingkupi pengelolaan sektor produksi yaitu AFTA. Tujuan dibentuknya ASEAN Free Trade Area ini untuk meningkatkan daya saing produksi negara-negara ASEAN dengan negara-negara di luar ASEAN.
2. ASEAN Industrial Cooperation
Pada program ASEAN Industrial Cooperation, kerja sama yang dijalin meliputi proyek industrial yang terdapat di negara ASEAN. Contohnya seperti proyek pupuk di Kota Aceh, Indonesia dan di Malaysia. Lalu juga terdapat pabrik industri tembaga di Filipina dan pabrik abu soda di Thailand.
Jenis-jenis Kerja Sama yang Sudah Dijalankan
Berikut beberapa kerja sama ASEAN di bidang ekonomi yang sudah pernah terlaksana. Dimulai dari ASEAN Industrial Projects Plan (1976), Preferential Trading Arrangement (1977), ASEAN Industrial Complementation scheme (1981), ASEAN Industrial Joint-Ventures scheme (1983), dan Enhanced Preferential Trading arrangement (1987).
1. Jaringan Perempuan Pengusaha
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ASEAN akan membentuk jaringan perempuan pengusaha di negara ASEAN untuk memperkuat peran perempuan di bidang ekonomi. Hal ini dikemukakan pada saat Seminar Perempuan ASEAN tentang Kewirausahaan Ramah Lingkungan.
2. ASEAN Framework Agreement on Service (AFAS)
Dilansir dari website MEA Indonesia, program ini merupakan bentuk kerja sama ASEAN di bidang ekonomi untuk mencapai integritas ekonomi di bidang jasa. AFAS sendiri sudah diresmikan pada tahun 1995 di Bangkok dari landasan dasar berproses menjadi liberalisasi perdagangan jasa. Program ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing penyedia jasa dan memperlancar arus jasa.
Itulah lima bentuk kerja sama ASEAN di bidang ekonomi dari sekian bentuk kerja sama yang sudah terjalin. Dari kerja sama ini diharapkan ASEAN dapat meningkatkan perkembangan ekonomi di negara anggota.
