5 Kegiatan yang Dilakukan dalam Ekonomi Maritim

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ekonomi maritim adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir, lautan, dan daratan (lahan atas) dengan sumber daya alam dan jasa kelautan untuk menghasilkan barang dan jasa.
Kegiatan yang dilakukan dalam ekonomi maritim cukup beragam. Apa saja? Simak ulasan artikel di bawah ini hingga tuntas untuk mengetahui informasi mengenai ekonomi maritim lebih lanjut.
Pengertian Ekonomi Maritim
Achmad Taufiqoerrochman menerangkan dalam buku Kepemimpinan Maritim, ekonomi maritim adalah kegiatan ekonomi yang mencakup hal-hal berikut ini:
Transportasi laut;
Industri galangan kapal dan perawatannya;
Pembangunan dan pengoperasian pelabuhan Industri; serta
Jasa terkait kemaritiman.
Konsep ekonomi maritim atau lebih dikenal dengan blue economy dikembangkan untuk menjawab tantangan sistem ekonomi lainnya yang cenderung merusak lingkungan karena pemanfaatan yang berlebih atau eksploitatif.
Baca juga: Pengaruh Geografis Indonesia Sebagai Negara Maritim Terhadap Ekonomi dan Sosial
Kegiatan yang Dilakukan Dalam Ekonomi Maritim
Mengutip buku Kepemimpinan Maritim karangan Achmad Taufiqoerrochman, beberapa kegiatan yang dilakukan dalam ekonomi maritim adalah sebagai berikut:
Jasa kapal penyeberangan antar pulau atau negara
Reparasi kapal
Pembuatan kapal
Pengiriman barang via laut
Pengembangan Ekonomi Maritim di Indonesia
Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Hal tersebut dikarenakan lokasi kepulauan Nusantara ini telah menjadi sebuah lokus persilangan alur lalu lintas laut yang menghubungkan benua timur dan barat.
Poros maritim sendiri merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektivitas antarpulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut, serta fokus pada keamanan maritim.
Program utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah dengan melakukan revitalisasi sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi dan konservasi lingkungan, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM dalam bidang kelautan.
Merujuk buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation, dalam mengembangkan ekonomi maritim di Indonesia, hal-hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
Pembangunan dan pengembangan infrastruktur antarpulau dan sepanjang pantai di setiap pulau. Pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk mempermudah jalur transportasi antarpulau di Indonesia.
Modernisasi sistem pelabuhan di Indonesia sesuai dengan standar internasional.
Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia dalam mengelola sumber daya laut untuk kemakmuran masyarakat Indonesia.
Memiliki komitmen dalam menjaga dan mengelola sumber daya laut.
Fokus terhadap pembangunan kedaulatan pangan laut melalui pengembangan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama.
Komitmen dalam mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik, industri perkapalan, dan pariwisata maritim.
Memperkecil konflik di laut, seperti pencurian ikan, pelanggaran kedaulatan, sengketa wilayah. perompakan, dan pencemaran laut.
Memperkuat pertahanan dan keamanan maritim di Indonesia.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu ekonomi maritim?

Apa itu ekonomi maritim?
Ekonomi maritim adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir, lautan, dan daratan (lahan atas) dengan sumber daya alam dan jasa kelautan untuk menghasilkan barang dan jasa.
Apa tujuan dari ekonomi maritim?

Apa tujuan dari ekonomi maritim?
Konsep ekonomi maritim atau lebih dikenal dengan blue economy dikembangkan untuk menjawab tantangan sistem ekonomi lainnya yang cenderung merusak lingkungan karena pemanfaatan yang berlebih atau eksploitatif.
Mengapa Indonesia disebut sebagai poros maritim di dunia?

Mengapa Indonesia disebut sebagai poros maritim di dunia?
Indonesia dianggap memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia karena lokasi kepulauan Nusantara ini telah menjadi sebuah lokus persilangan alur lalu lintas laut yang menghubungkan benua timur dan barat.
