5 Kekurangan Menabung di Bank bagi Nasabah

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menabung di bank merupakan salah satu cara yang dipilih untuk menyimpan uang. Setiap bank umumnya menawarkan beragam keuntungan untuk nasabah. Meski demikian, terdapat berbagai kekurangan menabung di bank yang perlu diketahui.
Memiliki rekening tabungan dapat digunakan oleh siapa pun yang ingin menabung jangka panjang, mengumpulkan dana darurat, dan sebagainya. Bank JUGA menyediakan banyak jenis simpanan seperti tabungan, rekening giro, hingga deposito.
Selain mengetahui manfaatnya, nasabah juga dapat menyimak apa saja kekurangan menabung di bank sebagai bahan pertimbangan.
Kekurangan Menabung di Bank
Di samping keuntungan yang dapat diperoleh, tak dimungkiri terdapat kekurangan saat menabung di bank. Beberapa kekurangan tersebut antara lain:
1. Terdapat Biaya Administrasi
Salah satu kelemahan menabung di bank adalah tidak sedikit lembaga keuangan yang mengenakan biaya administrasi setiap bulannya. Dengan begitu, saldo di dalam rekening akan terpotong dengan biaya bulanan tersebut. Setiap bank memiliki ketentuan jumlah biaya administrasi yang dibebankan ke nasabah.
Baca Juga: 5 Manfaat dari Menabung di Bank Syariah
2. Memiliki Limit Transaksi
Rekening tabungan sering kali memiliki limit transaksi tarik tunai yang dapat diambil nasabah. Selain itu, bank juga menerapkan aturan seperti persyaratan saldo atau setoran minimum untuk menabung di bank.
Jika rekening tabungan berada di bawah persyaratan saldo minimum, bank akan memotong biaya dari rekening, atau dapat meniadakan bunga yang diperoleh. Adanya beberapa ketentuan tersebut membuat nasabah menjadi terbatas dalam melakukan transaksi.
3. Suku Bunga Dapat Berubah
Kekurangan lain saat menabung di bank adalah nilai suku bunga yang dapat berubah-ubah. Hal ini karena lembaga keuangan memiliki kebebasan untuk menetapkan dan mengubah suku bunga sesuai kebijakannya.
4. Inflasi
Menabung di bank juga dapat rentan terhadap krisis keuangan. Adanya inflasi dapat menghabiskan nilai bunga yang diperoleh, sehingga saldo rekening setahun dari sekarang akan bernilai kurang dari nilai dolar saat ini.
5. Tabungan Tak bisa Berkembang
Menabung di bank berbeda dengan investasi yang nilainya dapat bertambah. Uang di tabungan dinilai tak akan bertambah cepat meski nasabah sudah mendapat suku bunga tinggi maupun sistem bagi hasil.
Apabila ingin tabungan bertambah, nasabah perlu menabung secara konsisten supaya dapat mendapatkan keuntungan dari bunga maupun bagi hasil dari bank tersebut.
Sebelum memutuskan membuka rekening tabungan, pastikan nasabah mencari bank yang sesuai dengan kebutuhan baik itu mengenai biaya administrasi, suku bunga, persyaratan saldo minimum, dan layanan nasabah lainnya.
(SA)
