5 Penyebab Kartu Kredit Declined yang Umum Terjadi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang dapat digunakan dalam transaksi sehari-hari. Namun, ada kalanya kartu kredit dapat ditolak atau declined oleh pihak bank pada saat pengguna bertransaksi.
Kondisi kartu kredit ditolak saat bertransaksi umumnya dapat terjadi karena berbagai alasan. Penyebabnya bisa karena telah mencapai batas kredit hingga adanya aktivitas mencurigakan yang tampak seperti penipuan.
Penyebab Kartu Kredit Declined
Mengetahui alasan penolakan kartu kredit dapat membantu pengguna untuk menentukan langkah pencegahan dan membantu memastikan transaksi berikutnya berjalan lancar.
Dalam laman Bank Rate disebutkan penyebab kartu kredit ditolak atau declined saat digunakan untuk bertransaksi. Berikut di antaranya.
1. Telah Mencapai Batas Kredit
Kartu kredit memiliki batas pengeluaran yang telah ditetapkan oleh pihak penerbit kartu atau bank untuk membatasi jumlah yang dapat dipinjam pada waktu tertentu.
Jika nasabah membeli melebihi batas kredit, pembayaran dengan kartu akan ditolak. Oleh karena itu, penting bagi nasabah untuk mengetahui batas kredit dan melacak saldo secara rutin.
2. Menggunakan Kartu kredit yang Kedaluwarsa
Setiap kartu kredit memiliki tanggal kadaluwarsa yang biasanya tercetak di bagian depan atau belakang kartu. Apabila kartu telah melewati masa berlaku, bank secara otomatis akan menolak transaksi yang dilakukan.
Untuk mencegah hal ini terjadi, selalu periksa masa aktif kartu kredit dan hubungi bank untuk mendapatkan kartu baru sebelum masa berlaku habis.
Baca Juga: Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit untuk Transaksi
3. Terlambat Membayar Tagihan
Nasabah yang terlambat membayar tagihan kartu kredit akan menghadapi konsekuensi. Selain berdampak buruk pada skor kredit, hal ini juga dapat menyebabkan pemblokiran yang membuat kartu kredit tertolak.
Untuk mencegahnya terjadi, bayar tagihan kartu kredit tepat waktu. Gunakan fitur pembayaran otomatis atau pengingat untuk menghindari keterlambatan pembayaran.
4. Informasi yang Tidak Valid
Kesalahan dalam memasukkan informasi seperti nomor kartu, tanggal kedaluwarsa, atau kode CVV (Card Verification Value) juga dapat menyebabkan transaksi ditolak.
Hal ini biasanya sering terjadi saat pengguna melakukan transaksi daring (online). Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memasukkan informasi dengan benar dan teliti.
5. Adanya Aktivitas Mencurigakan
Pembayaran dengan kartu kredit dapat ditolak jika terdapat transaksi pembelian dalam jumlah besar yang tampak seperti penipuan. Hal ini juga dapat terjadi ketika nasabah bepergian baik di dalam negeri atau luar negeri dan menggunakan kartu kredit.
Adanya banyak aktivitas kartu kredit di berbagai lokasi dapat menimbulkan asumsi bahwa kartu mungkin dicuri. Akibatnya, penerbit kartu dapat mengunci akun dan mencegah pembelian apa pun untuk melindungi informasi nasabah.
(SA)
