5 Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia

Berita Bisnis
Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
6 November 2023 12:08 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi UMKM. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi UMKM. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Peran UMKM dalam perekonomian Indonesia dinilai krusial lantaran memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi negara.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada Oktober 2022, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 60,5%.
UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bahkan turut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia hingga mencapai 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Untuk mengetahui informasinya lebih lanjut, simak artikel di bawah ini.

Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia

Ilustrasi UMKM. Foto: Pexels
Merujuk laman indonesiabaik.id, peran UMKM dalam perekonomian Indonesia adalah menyediakan jaring pengaman untuk menjalankan kegiatan ekonomi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
UMKM juga berperan dalam membentuk dan menyumbang produk domestik bruto. Selain itu, perannya juga mampu memperluas penyerapan dan kesempatan kerja serta menciptakan lowongan pekerjaan.
ADVERTISEMENT
Adapun menurut buku Membangun Ekonomi Kreatif di Indonesia oleh Dr. Amruddin, peran UMKM dalam perekonomian Indonesia jika ditilik lebih dalam adalah sebagai berikut:

1. Membuka lapangan pekerjaan

Membangun bisnis UMKM bukan hanya sekadar mencari keuntungan semata, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan. Meski tergolong usaha kecil, UMKM tetap membutuhkan karyawan untuk menjalankan usahanya, baik untuk produksi maupun pemasaran.
Oleh karena itu, UMKM berperan penting dalam membuka lapangan kerja di kalangan masyarakat. Selain itu, lowongan kerja yang UMKM keluarkan biasanya tak membutuhkan syarat rumit, sehingga berbagai lapisan masyarakat bisa bergabung mencari rezeki di sana.

2. Mendorong tercapainya pemerataan ekonomi

UMKM dapat dibangun di berbagai wilayah, termasuk desa-desa kecil di pelosok negeri sekalipun. Dengan adanya bisnis UMKM di daerah terpencil, masyarakat desa dapat ikut merasakan pemerataan ekonomi.
ADVERTISEMENT
Barang atau jasa yang disediakan pemilik UMKM bahkan bisa memenuhi kebutuhan mereka tanpa harus menghabiskan uang di perkotaan. Belum lagi, lapangan pekerjaan yang disediakan juga akan membantu masyarakat di perdesaan.

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Ilustrasi UMKM. Foto: Pexels
Penggiat UMKM bisa mendapatkan bahan baku produksi langsung dari masyarakat sekitar. Produsen lokal pun akan mendapatkan keuntungan dari para penggiat UMKM di wilayahnya.
Masyarakat juga bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari bisnis UMKM tersebut. Dalam hal ini, peran UMKM dalam perekonomian Indonesia adalah menyejahterakan masyarakat dengan memutar ekonomi di berbagai wilayah perdesaan.

4. Meningkatkan devisa negara

Di era Internet seperti saat ini, transaksi jual-beli jadi dijangkau lebih luas hingga ke berbagai belahan dunia. Hal tersebut juga berlaku bagi pelaku UMKM.
ADVERTISEMENT
Pelaku UMKM bisa melakukan transaksi hingga ke luar negeri secara mandiri dengan bantuan lokpasar atau marketplace di Internet. Bisnis UMKM yang berhasil melakukan ekspor ke konsumen luar negeri berpotensi meningkatkan devisa negara.

5. Penopang perekonomian di kala krisis

Masa-masa krisis umumnya datang tak terduga. Contohnya seperti krisis moneter pada 1998 dan pandemi Covid-19. Dalam krisis tersebut, bisnis UMKM-lah yang perlahan menjadi pilar ekonomi bangsa.
(NDA)