Konten dari Pengguna

6 Ciri Produksi Massal yang Ada di Industri

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi produksi massal. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produksi massal. Foto: Pexels

Produksi massal merupakan metode produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dalam jumlah besar secara efisien. Metode ini sering digunakan dalam industri yang memproduksi barang-barang dengan permintaan tinggi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian dan apa saja ciri-ciri produksi massal, simak penjabaran selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Produksi Massal?

Ilustrasi produksi massal. Foto: Pexels

Produksi massal merupakan pembuatan suatu produk dengan jumlah banyak untuk memperkecil harga. Dengan kata lain, produksi massal bertujuan agar produk yang dibuat memiliki harga jual rendah dan terjangkau oleh masyarakat secara luas.

Konsep produksi massal dapat diterapkan untuk berbagai jenis produk, mulai dari cairan dan partikel yang ditangani dalam jumlah besar. Contohnya, produksi makanan, minuman, bahan bakar, bahan kimia, hingga jenis perlengkapan rumah tangga.

Dalam buku Pengantar Bisnis (2017) karya Sadono Sukirno, produksi massal bermula dari inovasi Henry Ford dalam memproduksi mobil.

Dengan inovasinya tersebut, Ford mampu memberikan sumbangan pada perkembangan proses produksi dari satu masa ke masa lainnya. Proses produksi yang diperkenalkan dapat meningkatkan produktivitas melalui arus kerja, sehingga pekerja dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Dengan model ini, pada 1913 Ford mulai memproduksi mobil Ford model T secara massal. Sejak saat ini, sistem produksi seperti itu mulai dikenal oleh banyak perusahaan.

Baca Juga: 3 Jenis Biaya Produksi dan Contohnya

Ciri-ciri Produksi Massal

Ilustrasi ciri produksi massal. Foto: Pexels

Ciri-ciri produksi massal yang dikutip dari buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan Teknik Komputer Jaringan SMK/MAK Kelas XII (2021) karya Liswati, S.Kom., antara lain sebagai berikut.

1. Adanya standar yang jelas dalam proses produksi

Dalam produksi massal, setiap produk yang dihasilkan harus memiliki standar kualitas yang sama. Standardisasi ini memastikan bahwa produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen tanpa adanya perbedaan kualitas.

2. Memiliki mesin yang bisa memproduksi barang secara terus menerus

Produksi massal melibatkan penggunaan mesin-mesin otomatis dan teknologi canggih untuk mempercepat proses produksi. Seperti mesin yang bekerja sebagai peracik bahan baku, pengolahan menjadi barang setengah jadi, dan masih banyak fungsi lainnya.

Oleh karena itu, sistem produksi massal lebih sering diterapkan oleh perusahaan besar dibandingkan perusahaan kecil.

3. Produk yang dihasilkan dalam jumlah besar

Produksi massal ditandai dengan produk yang dihasilkan dalam jumlah besar, karena pembuatan barang dilakukan secara terus menerus dan berurutan. Pola ini tidak berubah untuk waktu tertentu bahkan seterusnya.

Contohnya, industri otomotif, elektronik, dan pakaian sering menggunakan produksi massal untuk memenuhi permintaan pasar yang luas.

4. Waktu produksi relatif singkat

Produksi massal setiap pekerja melakukan hal yang sama dan menggunakan peralatan sama untuk proses produksi yang terus berjalan. Hal ini karena mesin-mesin harus bekerja dengan cepat.

Para produsen juga mampu membuat produksi menjadi lebih singkat dengan cara membuat pekerja tidak perlu membutuhkan waktu dalam menyiapkan perlengkapan maupun bahan-bahan yang dibutuhkan untuk produksi.

5. Kemudahan dalam kontrol produksi

Pengerjaan produksi dilakukan oleh mesin-mesin yang modern, sehingga hasilnya lebih akurat, efisien, dan optimal. Hal ini dapat meminimalkan tingkat risiko kesalahan manusia dalam memproduksi barang.

6. Hampir tidak ada variasi produk

Dalam produksi massal, hampir tidak ada variasi produk. Adanya kesamaan produk sering kali akan menyulitkan produsen dalam memperkenalkan varian produk yang berbeda agar memenuhi kebutuhan konsumen.

(SA)