Konten dari Pengguna

6 Investasi yang Menghasilkan Uang Tiap Bulan dan Cara Memilihnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengintip daftar instrumen investasi yang menghasilkan uang tiap bulan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengintip daftar instrumen investasi yang menghasilkan uang tiap bulan. Foto: Pexels

Terdapat berbagai instrumen investasi yang menghasilkan uang tiap bulan. Jenis investasi ini sangat cocok bagi para investor dengan profil risiko rendah hingga menengah yang mengutamakan keamanan modal.

Karakteristik instrumen tersebut cenderung stabil, karena fluktuasi pasarnya yang relatif kecil dibandingkan dengan aset berisiko tinggi. Selain itu, kepastian arus kas yang rutin menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga stabilitas finansial jangka panjang.

Cara Memilih Jenis Investasi

Ilustrasi memahami cara memilih jenis investasi. Foto: Pexels

Berdasarkan jurnal Investasi Cerdas : Panduan Manajemen Keuangan untuk Pemula karya Aida Sekar Maulidia dkk., investasi yang cerdas tidak hanya mengandalkan pemilihan instrumen yang tepat, tetapi juga harus didukung dengan manajemen keuangan yang baik.

Berikut beberapa prinsip dasar manajemen keuangan dalam menentukan instrumen investasi:

  • Tentukan tujuan investasi, seperti membeli rumah, mempersiapkan dana pendidikan, atau menabung untuk pensiun.

  • Pahami profil risiko.

  • Diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko investasi.

  • Patuhi prinsip “Jangan meletakkan semua telur dalam satu keranjang”. Artinya, jangan menginvestasikan seluruh dana ke dalam satu instrumen saja.

  • Tentukan anggaran investasi.

  • Pelajari dan pilih instrumen investasi yang sesuai.

  • Mulai dengan investasi yang terjangkau.

Daftar Investasi yang Menghasilkan Uang Tiap Bulan

Saat ini, pilihan instrumen investasi yang memberikan imbal hasil rutin semakin diminati oleh masyarakat.

Berikut adalah beberapa jenis investasi sederhana yang dapat dipilih untuk mendapatkan penghasilan rutin:

1. Deposito Berjangka Bulanan

Deposito berjangka merupakan produk penyimpanan uang dari bank dengan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Investor dapat mengatur agar pencairan bunga tabungan tersebut masuk ke rekening utama setiap bulan.

Risiko dari instrumen ini sangat rendah, karena dana simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun, kelemahan utama investasi ini adalah keuntungan yang cenderung kecil jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

2. Obligasi Negara Ritel (ORI)

Obligasi Negara Ritel adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah, khusus untuk warga negara Indonesia (WNI). Instrumen ini memberikan keuntungan berupa kupon atau bunga yang ditransfer secara langsung ke rekening investor setiap bulan.

Keamanan ORI sangat terjamin, karena pembayaran pokok dan kupon dijamin penuh oleh undang-undang. Risiko gagal bayar hampir tidak ada, tetapi investor tetap perlu memperhatikan risiko likuiditas jika ingin menjualnya sebelum jatuh tempo.

3. Sukuk Tabungan

Sukuk Tabungan merupakan produk investasi syariah yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada masyarakat. Produk ini menerapkan prinsip nontradable, yang berarti tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.

Investor akan menerima imbalan berupa bagi hasil yang dibayarkan secara rutin setiap bulan selama masa kontrak. Risiko investasi Sukuk Tabungan tergolong sangat aman, karena modal dan imbalan dikelola langsung oleh negara.

4. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap adalah instrumen investasi yang mengalokasikan sebagian besar modalnya ke dalam efek utang atau obligasi. Beberapa produk reksa dana jenis ini memiliki fitur pembagian keuntungan secara berkala kepada para pemegang unit.

Risiko investasi reksa dana pendapatan tetap masuk dalam kategori rendah hingga menengah, karena pergerakan nilai asetnya relatif stabil. Namun, nilai investasi tetap dapat turun apabila kondisi pasar obligasi sedang mengalami tren penurunan.

5. Saham Penyedia Dividen Berkala

Saham merupakan bukti kepemilikan nilai sebuah perusahaan atau korporasi yang diperjualbelikan di bursa efek. Beberapa perusahaan besar rutin membagikan keuntungan bersih kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Investor perlu memilah saham yang memiliki jadwal pembagian dividen yang stabil sepanjang tahun. Risiko investasi saham ini cukup tinggi, karena harga aset di pasar dapat naik dan turun secara drastis.

6. Investasi Properti Kontrakan

Investasi properti termasuk jenis investasi yang menghasilkan uang tiap bulan. Hal ini dilakukan dengan cara membeli aset riil, seperti rumah atau rumah dan toko (ruko) untuk disewakan kembali.

Pemilik properti akan mendapatkan uang sewa dari penyewa yang ditagih setiap bulan. Keuntungan dari sektor ini cenderung stabil dan nilai aset fisik biasanya terus meningkat dalam jangka panjang.

Namun, risiko utamanya adalah biaya perawatan bangunan yang besar dan potensi properti kosong tanpa penyewa.

Baca Juga: 7 Jenis Investasi Jangka Pendek yang Cocok untuk Pemula

(MDP)