66 Daftar Istilah Akuntansi dalam Bahasa Inggris yang Perlu Dipelajari Akuntan

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris penting dipelajari oleh mereka yang ingin berprofesi menjadi seorang akuntan. Sebab, dengan menggunakan istilah akuntansi dalam bahasa Inggris, laporan keuangan lebih mudah dibaca oleh berbagai pihak.
Sebagaimana kita ketahui bersama, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Inggris banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia akuntansi.
Akuntansi secara umum dimaknai sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana pencatatan keuangan dengan cara tertentu. Untuk mengetahui daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris, simak terus uraian ini hingga tuntas.
Baca juga: Sejarah Ilmu Akuntansi di Dunia, Ini Penjelasan Singkatnya
Daftar Istilah Akuntansi dalam Bahasa Inggris
Mengutip buku Pelaporan Keuangan terbitan Grasindo, berikut daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris yang perlu dipelajari agar dapat menjadi akuntan profesional:
Cash: Kas
Petty cash: Kas kecil
Bank: Bank
Notes receivable: Piutang wesel
Accounts receivable: Piutang usaha
Allowance for doubtful accounts: Penyisihan piutang ragu-ragu
Interest receivable: Piutang bunga
Other receivable: Piutang lain-lain
Merchandise inventory: Persediaan barang dagang
Prepaid rent: Sewa dibayar di muka
Prepaid advertising: Iklan dibayar di muka
Prepaid insurance: Asuransi dibayar di muka
Prepaid tax: Pajak dibayar di muka
Supplies: Perlengkapan
Store supplies: Perlengkapan toko
Office supplies: Perlengkapan kantor
Investment in stock: Investasi pada saham
Investment in debt: Investasi pada surat utang
Land: Tanah
Building: Gedung
Accumulated depreciation-building: Akumulasi penyusutan gedung
Equipment: Peralatan
Delivery equipment: Kendaraan pengiriman
Vehicles: Kendaraan
Refundable deposit: Jaminan yang dapat diuangkan kembali
Accounts payable: Utang usaha
Notes payable: Utang wesel
Unearned fees: Pendapatan diterima di muka
Interest payable: Utang bunga
Salaries payable: Utang gaji
Tax payable: Utang pajak
Bank loan: Utang bank
Mortgage payable: Utang hipotek
Bonds payable: Utang obligasi
Capital: Modal
Drawing: Prive
Fees earned: Pendapatan jasa
Sales: Penjualan
Sales returns and allowances: Retur penjualan dan pengurangan harga
Sales discount: Potongan penjualan
Interest income: Pendapatan bunga
Gain on sale of fixed assets: Keuntungan penjualan aktiva tetap
Gain on kurs variance: Keuntungan dari selish kurs
Other income: Pendapatan lain-lain
Cost of good sold: Harga pokok penjualan
Purchase: Pembelian
Purchase returns and allowances: Retur pembelian dan pengurangan harga
Purchase discount: Potongan pembelian
Freight in: Ongkos angkut masuk
Freight out: Ongkos angkut keluar
Delivery expenses: Beban pengiriman
Salaries expenses: Beban gaji
General and administration salaries expenses: Beban gaji bagian umum dan administrasi
Rent expenses: Beban sewa
Advertising expenses: Beban iklan
Insurance expenses: Beban asuransi
Interest expenses: Beban bunga
Supplies expenses: Beban perlengkapan
Store supplies expenses: Beban perlengkapan toko
Doubtful account expenses: Beban piutang ragu-ragu
Uncollectible account expenses: Beban piutang tak tertagih
Depreciation expenses: Beban penyusutan
Utility expenses: Beban utilitas (air, listrik dan telepon)
Miscellaneous expenses: Beban lain-lain
Miscellaneous selling expenses: Beban penjualan lain-lain
Income tax: Beban pajak penghasilan
(NDA)
