Konten dari Pengguna

66 Daftar Istilah Akuntansi dalam Bahasa Inggris yang Perlu Dipelajari Akuntan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris. Foto: Pexels

Daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris penting dipelajari oleh mereka yang ingin berprofesi menjadi seorang akuntan. Sebab, dengan menggunakan istilah akuntansi dalam bahasa Inggris, laporan keuangan lebih mudah dibaca oleh berbagai pihak.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Inggris banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia akuntansi.

Akuntansi secara umum dimaknai sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana pencatatan keuangan dengan cara tertentu. Untuk mengetahui daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris, simak terus uraian ini hingga tuntas.

Baca juga: Sejarah Ilmu Akuntansi di Dunia, Ini Penjelasan Singkatnya

Daftar Istilah Akuntansi dalam Bahasa Inggris

Ilustrasi mempelajari daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris. Foto: Unsplash

Mengutip buku Pelaporan Keuangan terbitan Grasindo, berikut daftar istilah akuntansi dalam bahasa Inggris yang perlu dipelajari agar dapat menjadi akuntan profesional:

  1. Cash: Kas

  2. Petty cash: Kas kecil

  3. Bank: Bank

  4. Notes receivable: Piutang wesel

  5. Accounts receivable: Piutang usaha

  6. Allowance for doubtful accounts: Penyisihan piutang ragu-ragu

  7. Interest receivable: Piutang bunga

  8. Other receivable: Piutang lain-lain

  9. Merchandise inventory: Persediaan barang dagang

  10. Prepaid rent: Sewa dibayar di muka

  11. Prepaid advertising: Iklan dibayar di muka

  12. Prepaid insurance: Asuransi dibayar di muka

  13. Prepaid tax: Pajak dibayar di muka

  14. Supplies: Perlengkapan

  15. Store supplies: Perlengkapan toko

  16. Office supplies: Perlengkapan kantor

  17. Investment in stock: Investasi pada saham

  18. Investment in debt: Investasi pada surat utang

  19. Land: Tanah

  20. Building: Gedung

  21. Accumulated depreciation-building: Akumulasi penyusutan gedung

  22. Equipment: Peralatan

  23. Delivery equipment: Kendaraan pengiriman

  24. Vehicles: Kendaraan

  25. Refundable deposit: Jaminan yang dapat diuangkan kembali

  26. Accounts payable: Utang usaha

  27. Notes payable: Utang wesel

  28. Unearned fees: Pendapatan diterima di muka

  29. Interest payable: Utang bunga

  30. Salaries payable: Utang gaji

  31. Tax payable: Utang pajak

  32. Bank loan: Utang bank

  33. Mortgage payable: Utang hipotek

  34. Bonds payable: Utang obligasi

  35. Capital: Modal

  36. Drawing: Prive

  37. Fees earned: Pendapatan jasa

  38. Sales: Penjualan

  39. Sales returns and allowances: Retur penjualan dan pengurangan harga

  40. Sales discount: Potongan penjualan

  41. Interest income: Pendapatan bunga

  42. Gain on sale of fixed assets: Keuntungan penjualan aktiva tetap

  43. Gain on kurs variance: Keuntungan dari selish kurs

  44. Other income: Pendapatan lain-lain

  45. Cost of good sold: Harga pokok penjualan

  46. Purchase: Pembelian

  47. Purchase returns and allowances: Retur pembelian dan pengurangan harga

  48. Purchase discount: Potongan pembelian

  49. Freight in: Ongkos angkut masuk

  50. Freight out: Ongkos angkut keluar

  51. Delivery expenses: Beban pengiriman

  52. Salaries expenses: Beban gaji

  53. General and administration salaries expenses: Beban gaji bagian umum dan administrasi

  54. Rent expenses: Beban sewa

  55. Advertising expenses: Beban iklan

  56. Insurance expenses: Beban asuransi

  57. Interest expenses: Beban bunga

  58. Supplies expenses: Beban perlengkapan

  59. Store supplies expenses: Beban perlengkapan toko

  60. Doubtful account expenses: Beban piutang ragu-ragu

  61. Uncollectible account expenses: Beban piutang tak tertagih

  62. Depreciation expenses: Beban penyusutan

  63. Utility expenses: Beban utilitas (air, listrik dan telepon)

  64. Miscellaneous expenses: Beban lain-lain

  65. Miscellaneous selling expenses: Beban penjualan lain-lain

  66. Income tax: Beban pajak penghasilan

(NDA)