Konten dari Pengguna

8 Cara Main Saham Bagi Pemula agar Cuan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi main saham. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi main saham. Foto: Unsplash

Cara main saham bagi pemula terkadang bisa membingungkan. Selain itu, jika salah langkah, risiko kehilangan hasil investasi saham juga besar.

Untuk membantu investor pemula, di bawah ini akan diuraikan panduan lengkap tentang cara main saham agar bisa mendapatkan keuntungan.

Cara Main Saham Bagi Pemula

Ilustrasi main saham. Foto: Unsplash

Dikutip dari buku Jurus-jurus Berinvestasi Saham untuk Pemula oleh Parluhutan Situmorang, Jauhari Mahardhika, dan Tri Listiyarini, berikut cara main saham yang bisa dijadikan panduan para pemula.

1. Pahami Dasar-Dasar Investasi Saham

Sebelum mulai berinvestasi, sangat penting untuk memahami dasar-dasar investasi saham. Beberapa hal yang perlu Anda pahami meliputi:

  • Apa itu saham?

  • Bagaimana cara kerja pasar saham?

  • Apa itu indeks saham?

  • Jenis-jenis saham (saham blue chip, saham gorengan, dan lain-lain). Memahami konsep dasar ini akan membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih baik.

2. Tentukan Tujuan Investasi

Setiap investor harus memiliki tujuan yang jelas sebelum mulai bermain saham. Apakah untuk jangka panjang, seperti menyiapkan dana pensiun, atau untuk jangka pendek dengan tujuan mendapatkan keuntungan cepat. Tujuan ini akan menentukan strategi investasi yang Anda gunakan.

3. Pilih Sekuritas atau Broker Tepercaya

Untuk bisa membeli saham, Anda harus membuka rekening saham di perusahaan sekuritas atau broker yang menjadi perantara antara Anda dan pasar saham.

Pilihlah sekuritas yang tepercaya dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan juga sekuritas tersebut memiliki aplikasi yang mudah digunakan oleh pemula.

4. Pelajari Analisis Saham

Ada dua jenis analisis yang umum digunakan dalam investasi saham, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Berikut penjelasannya masing-masing.

  • Analisis Fundamental: Melibatkan analisis laporan keuangan perusahaan, pertumbuhan bisnis, dan faktor-faktor ekonomi lainnya yang memengaruhi kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

  • Analisis Teknikal: Melibatkan analisis pergerakan harga saham dengan melihat grafik dan indikator tertentu untuk mengidentifikasi tren harga saham dalam jangka pendek. Pemula sebaiknya mempelajari kedua analisis ini untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual saham.

Baca Juga: Cara Beli Saham yang Bisa Dijadikan Panduan Investor Pemula

5. Mulai dengan Modal Kecil

Sebagai pemula, penting untuk memulai investasi dengan modal yang tak terlalu besar. Mulailah dengan membeli saham blue chip, yaitu saham dari perusahaan besar yang stabil dan memiliki prospek jangka panjang. Hindari saham-saham yang berisiko tinggi atau dikenal dengan istilah saham gorengan.

6. Diversifikasi Portofolio

Jangan taruh semua modal Anda di satu saham. Diversifikasi portofolio adalah kunci mengurangi risiko investasi. Dengan memiliki saham dari berbagai sektor atau industri, Anda bisa mengurangi risiko kerugian jika harga salah satu saham menurun.

7. Hindari Spekulasi

Bermain saham bukanlah tentang spekulasi atau berjudi. Sebagai pemula, hindari mengikuti tren atau rumor yang belum tentu benar. Sebaliknya, lakukan analisis yang mendalam dan berbasis data sebelum membuat keputusan investasi.

8. Rutin Pantau Kinerja Saham

Setelah membeli saham, Anda harus rutin memantau kinerja perusahaan dan tren pasar. Jangan tergoda untuk terus-menerus melakukan transaksi jual-beli karena pergerakan harga yang fluktuatif dalam jangka pendek. Fokus pada tujuan investasi jangka panjang Anda.

(NDA)