Cara Beli Saham yang Bisa Dijadikan Panduan Investor Pemula

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Investasi saham semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Pasalnya, berinvestasi saham bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan kekayaan dan mencapai kebebasan finansial.
Jika masih awam dan bingung dalam memulai investasi, di bawah ini akan dijabarkan cara beli saham yang bisa dijadikan sebagai panduan oleh para investor pemula.
Cara Beli Saham
1. Memahami Saham
Sebelum mulai membeli saham, penting bagi pemula untuk memahami apa itu saham. Saham adalah bagian kepemilikan dari sebuah perusahaan.
Dengan membeli saham, Anda menjadi pemilik sebagian dari perusahaan tersebut dan berhak atas bagian dari keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen.
2. Membuka Rekening Efek
Langkah pertama dalam membeli saham adalah membuka rekening efek. Rekening ini mirip dengan rekening bank, tetapi digunakan untuk menyimpan saham.
Anda bisa membuka rekening efek di perusahaan sekuritas atau broker yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut adalah langkah-langkahnya.
Pilih perusahaan sekuritas yang tepercaya dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan termasuk biaya transaksi, layanan yang diberikan, dan reputasi perusahaan.
Isi formulir pembukaan rekening dan lengkapi dokumen yang diperlukan, seperti KTP, NPWP, dan buku tabungan.
Setelah rekening efek Anda aktif, lakukan setoran dana awal sesuai ketentuan perusahaan sekuritas.
3. Mengunduh Aplikasi Trading
Sebagian besar perusahaan sekuritas menyediakan aplikasi trading yang memudahkan para investor untuk membeli dan menjual saham secara daring (online).
Unduh aplikasi tersebut di gawai dan pelajari cara menggunakannya. Beberapa aplikasi populer di Indonesia, yaitu IPOT, MOST, dan Mandiri Sekuritas.
4. Menentukan Saham yang Akan Dibeli
Sebelum membeli saham, lakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan saham yang ingin Anda beli. Berikut beberapa tips untuk memilih saham.
Evaluasi kinerja perusahaan dengan melihat laporan keuangan, rasio keuangan, dan prospek bisnis.
Gunakan grafik dan indikator teknikal untuk memprediksi pergerakan harga saham.
Perhatikan berita terkini dan sentimen pasar yang dapat memengaruhi harga saham.
Baca Juga: Cara Memilih Saham ala Warren Buffett agar Dapat Cuan
5. Melakukan Transaksi Pembelian Saham
Setelah menentukan saham yang ingin dibeli, Anda bisa melakukan transaksi pembelian melalui aplikasi trading. Berikut langkah-langkahnya.
Buka aplikasi trading dan login menggunakan akun Anda.
Cari saham yang ingin Anda beli menggunakan kode saham atau nama perusahaan.
Tentukan jumlah saham yang ingin Anda beli.
Pilih jenis order, seperti market order (membeli dengan harga pasar saat ini) atau limit order (membeli dengan harga tertentu).
Periksa kembali detail transaksi dan konfirmasi pembelian.
6. Mengelola Portofolio Saham
Setelah membeli saham, penting untuk mengelola portofolio Anda dengan baik. Berikut beberapa tip untuk mengelola portofolio saham.
Jangan menaruh semua dana Anda pada satu saham atau sektor. Diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko.
Pantau performa saham yang Anda miliki secara rutin dan lakukan evaluasi berkala.
Selalu update dengan berita dan perkembangan pasar yang bisa memengaruhi saham Anda.
(NDA)
