Konten dari Pengguna

8 Investasi Kecil-kecilan untuk Mahasiswa, Modalnya Mulai 10 Ribu

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas investasi kecil-kecilan untuk mahasiswa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas investasi kecil-kecilan untuk mahasiswa. Foto: Pexels

Investasi kecil-kecilan untuk mahasiswa dapat dimulai dengan modal Rp10.000 melalui instrumen yang terjangkau. Berbagai instrumen dengan modal rendah ini sangat cocok untuk pemula, karena uang yang disetorkan relatif ramah di kantong.

Melalui pengelolaan dana yang konsisten sejak dini, mahasiswa dapat membentuk kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan. Langkah awal ini juga sangat efektif untuk melatih kedisiplinan dalam menyisihkan uang jajan bulanan secara rutin.

Mengapa Mahasiswa Harus Mulai Berinvestasi?

Ilustrasi membahas alasan mengapa mahasiswa harus mulai berinvestasi. Foto: Pexels

Berdasarkan jurnal Pentingnya Investasi bagi Kalangan Mahasiswa dan Pelajar di Pasar Modal karya Dawam Fahrurrozi dkk., mahasiswa dan pelajar mempunyai potensi untuk menjadi financial specialist pasar modular. Hal ini terjadi karena mereka memiliki sumber daya keuangan relatif besar serta akses terhadap informasi dan teknologi yang baik.

Selain itu, investasi sejak dini berguna untuk menambah nilai atas uang yang dimiliki dan berpeluang untuk dapat memenuhi kebutuhan di masa depan. Dengan memulai sedini mungkin, mahasiswa atau pelajar memberikan waktu bagi modal yang ditanam untuk tumbuh secara optimal.

Strategi Investasi Bagi Mahasiswa

Secara sederhana, terdapat lima strategi bagi para pemula yang ingin berinvestasi, meliputi:

  • Perencanaan, yaitu menentukan jangka waktu dan tujuan investasi.

  • Analisis portofolio dilakukan dengan cara mengumpulkan data terkait berbagai jenis instrumen investasi, baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

  • Membentuk portofolio dengan melakukan seleksi terhadap berbagai jenis pilihan investasi yang ada.

  • Evaluasi dilakukan dengan pengukuran dan penilaian secara sederhana terhadap kinerja masing-masing investasi.

  • Revisi portofolio merupakan tindak lanjut dari langkah evaluasi, di mana investor dapat mengubah sebagian atau total dari seluruh instrumen.

Daftar Investasi Kecil-kecilan untuk Mahasiswa

Sebagai pendatang baru di dunia investasi, mahasiswa sebaiknya memilih instrumen yang memiliki risiko rendah. Berikut ini beberapa jenis investasi yang tepat bagi pemula:

1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang menjadi pilihan yang sangat ramah di kantong, karena mahasiswa bisa mulai menabung dengan nominal yang sangat kecil. Instrumen ini menawarkan keuntungan yang biasanya lebih tinggi daripada tabungan bank biasa dengan risiko kerugian yang sangat rendah.

Pengelolaan modal mahasiswa akan dibantu sepenuhnya oleh manajer investasi yang sudah berpengalaman dan profesional di bidangnya. Selain itu, dana investasi ini sifatnya sangat fleksibel, karena bisa ditarik kapan saja tanpa ada sanksi potongan atau denda.

2. Emas

Investasi emas kini sudah sangat praktis untuk dilakukan, karena mahasiswa bisa membelinya secara digital dengan modal mulai dari Rp10.000 saja.

Logam mulia ini memiliki nilai yang cenderung stabil dan terus meningkat dalam jangka panjang, sehingga sangat aman untuk melindungi uang jajan dari inflasi.

Mahasiswa tidak perlu bingung memikirkan tempat penyimpanan fisik, karena saldo emas secara otomatis tersimpan aman di dalam aplikasi khusus.

Jika nanti membutuhkan dana cepat untuk keperluan kuliah, maka emas digital juga sangat mudah dicairkan kembali menjadi uang tunai.

3. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap mengalokasikan dana mahasiswa ke dalam efek utang atau obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan besar. Keuntungan yang didapatkan cenderung lebih stabil dan sangat cocok untuk target keuangan jangka menengah.

4. Reksa Dana Saham

Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan keuntungan lebih besar dan berani menghadapi risiko, reksa dana saham bisa menjadi opsi yang menarik. Dana yang disetorkan akan diputar ke dalam pasar saham perusahaan terbuka demi mengejar pertumbuhan nilai yang tinggi.

5. Surat Berharga Negara (SBN)

SBN adalah instrumen investasi berupa obligasi resmi yang diterbitkan langsung oleh pemerintah Indonesia untuk membiayai pembangunan negara.

Mahasiswa bisa ikut berpartisipasi membeli produk ini pada masa penawaran dengan jaminan keamanan modal yang sangat tinggi.

Keuntungan atau kupon akan dibayarkan secara rutin setiap bulan langsung ke rekening tabungan investor. Pembelian produk ini pun sekarang sudah bisa dilakukan dengan mudah dan praktis melalui sistem online.

6. Saham Blue Chip

Mahasiswa yang ingin belajar menjadi pemilik perusahaan bisa mencoba membeli saham dari korporasi besar yang memiliki kinerja stabil.

Pembelian saham ini sekarang sudah semakin terjangkau, karena minimal transaksi hanya satu lot atau seratus lembar saja.

7. Deposito Digital

Banyak bank digital saat ini menawarkan produk deposito dengan syarat setoran awal yang sangat ringan bagi kantong mahasiswa.

Bunga yang ditawarkan umumnya jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan produk tabungan konvensional biasa.

8. Peer-to-Peer (P2P) Lending

Melalui P2P lending, mahasiswa bisa berperan sebagai pemberi pinjaman modal bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sedang berkembang. Keuntungan yang ditawarkan berupa bagi hasil berbasis bunga dengan skema pengembalian yang sudah terjadwal.

Itulah beberapa jenis instrumen investasi kecil-kecilan untuk mahasiswa. Meskipun pilihan di atas sangat ramah bagi kantong, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pribadi berdasarkan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

Baca Juga: Pentingnya Investasi Mahasiswa yang Pendapatannya Terbatas

(MDP)