Account Receivable Officer: Arti, Tugas, dan Kualifikasinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Account receivable officer adalah profesi yang mungkin belum banyak diketahui orang-orang. Peran utama karyawan di profesi ini ialah memastikan perusahaannya menerima pembayaran barang dan jasa, dan mencatat transaksi tersebut dengan tepat.
Peran ini mengharuskan kandidat untuk terorganisasi dan memiliki perhatian terhadap detail untuk menemukan masalah apa pun yang mungkin timbul.
Pengertian Account Receivable Officer
Account receivable officer dalam perusahaan biasanya berada di bawah naungan departemen keuangan. Mengutip laman Seek, karyawan yang bertugas sebagai account receivable officer bertugas untuk memastikan bahwa perusahaan menerima pembayaran atas barang yang dijual dan layanan yang diberikan ke pelanggan.
Dapat dikatakan bahwa mereka bertanggung jawab untuk mengelola debitur dan piutang perusahaan. Mereka juga berperan dalam memantau penagihan dari pelanggan dan memastikan pembayaran tepat waktu.
Lebih lanjut lagi, tim account receivable bertanggung jawab atas semua arus kas masuk. Mereka mengelola faktur, pengumpulan pembayaran, pengajuan tunai, pemotongan, dan risiko kredit.
Tak hanya itu, bagian account receivable juga memberikan kredit perdagangan ke pelanggan, menyimpan catatan pelanggan yang berutang pada bisnis, memungkinkan penagihan, dan mengirimkan uang tunai.
Mereka dapat merekonsiliasi rekening pelanggan dan menyiapkan laporan untuk menentukan pelanggan yang terlambat membayar. Mereka juga menggunakan data untuk memprediksi pelanggan yang cenderung gagal membayar dan membantu membangun model perkiraan arus kas.
Baca Juga: Bonafiditas Perusahaan: Arti dan Faktor yang Memengaruhinya
Tugas Account Receivable Officer
Secara umum tugas account receivable officer adalah memastikan perusahan menerima pembayaran barang dan jasa, dan mencatat transaksi tersebut dengan tepat.
Namun apabila diuraikan lebih detail, berikut tugas account receivable officer yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Memantau faktur dan memastikan pengumpulan dilakukan tepat waktu
Mengawasi pemrosesan dan pengorganisasian catatan dan dokumen seperti faktur, laporan rekening, dan surat tagihan, memastikan kepatuhan terhadap prosedur pemeliharaan kualitas di setiap langkah
Menerapkan tenggat waktu untuk penagihan dan penagihan pembayaran
Menyiapkan laporan mingguan, bulanan, triwulanan, dan tahunan tentang penagihan pembayaran
Menghubungi pelanggan untuk meminta pembayaran tagihan terutang
Memperbarui akun dan catatan pelanggan
Bekerja dengan sistem penagihan yang menghasilkan faktur
Syarat Menjadi Account Receivable Officer
Kandidat yang ideal untuk mengisi posisi ini adalah pekerja yang memiliki latar belakang kuat dalam tanggung jawab accounts receivables dan berkembang dalam lingkungan transaksi yang bergerak cepat serta bervolume tinggi.
Keahlian dalam prosedur akuntansi dan manajemen transaksi keuangan end-to-end akan sangat penting dalam menjaga akurasi dan efisiensi dalam proses ini.
Adapun persyaratan atau kualifikasi untuk pekerjaan ini antara lain:
Memiliki latar belakang atau gelar Sarjana Akuntansi, Keuangan, atau kursus terkait, terutama yang memiliki Sertifikasi CPA.
Pengetahuan luas tentang prinsip dan prosedur akuntansi umum, dengan kemampuan mengawasi dan mengelola transaksi keuangan sehari-hari dari awal hingga akhir.
Perhatian terhadap hal detail dan keterampilan analitis yang sangat baik.
Kemampuan komunikasi yang baik.
Mahir mengoperasikan Accounting Tools, Google Suite, atau Microsoft Office (Excel).
(SA)
