Konten dari Pengguna

Advisor: Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawab

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang Advisor. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang Advisor. Foto: Pexels.com

Advisor adalah seorang penasihat atau lebih dikenal di masyarakat sebagai konsultan. Secara umum, ia akan memberikan pendapat mengenai suatu bidang keahlian berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya.

Umumnya seorang advisor akan memberikan nasihat atau pendapat pada bidang keahlian pemasaran (marketing). Dalam hal ini seorang advisor akan memberikan pendapat mengenai strategi pemasaran, produk yang menarik untuk dijual, dan kegiatan pemasaran lainnya.

Mengingat pentingnya tugas seorang advisor, setiap perusahaan akan membutuhkan sosok advisor untuk memberikan dasar pengetahuan dalam membuat suatu keputusan.

Pengertian Advisor

Mengutip dari jurnal Analisis Peran Konsultan Perencana dan Konsultan Pengawas terhadap Keberhasilan Proyek oleh Made Novia Indriani, dkk., konsultan atau advisor adalah seseorang yang ditunjuk oleh suatu perusahaan karena memiliki keahlian dan pengalaman dalam suatu bidang tertentu.

Selain itu, advisor juga dapat diartikan sebagai pemberi jasa nasihat dalam bidang keahlian khusus. Dengan demikian, dalam memberikan jasanya seorang advisor akan memberi analisis atau kajian, pendapat atau opini yang sesuai dengan keahliannya terutama di bidang pemasaran.

Pendapat atau nasihat dari advisor ini umumnya akan dijadikan landasan oleh suatu perusahaan atau organisasi dalam membuat keputusan.

Kemudian, menurut buku 50 Bisnis Jasa Menguntungkan oleh Zulbiadi Latief (2010: 7), advisor adalah profesi yang menawarkan layanan berupa pertimbangan, nasihat, penjelasan, ataupun keterangan bagi kliennya.

Selain memberi nasihat atau pertimbangan, seorang advisor juga menawarkan dan menjual produk fisik yang relevan dengan jasa konsultasinya.

Advisor perlu terus mengikuti perkembangan informasi di masyarakat agar selalu memiliki pengetahuan dan keterampilan baru di bidangnya. Ia juga perlu belajar secara mandiri dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.

Tugas dan Tanggung Jawab Advisor

Ilustrasi seorang Advisor. Foto: Pexels.com

Mengutip dari laman resmi Glints, berikut tugas dan tanggung jawab advisor secara umum yang perlu kamu ketahui:

  1. Memberi pendapat yang tepercaya.

  2. Melakukan suatu analisis.

  3. Menawarkan rekomendasi.

  4. Membuat strategi pemasaran dalam suatu perusahaan.

  5. Membuat rencana untuk meningkatkan pelayanan ke konsumen.

  6. Menyiapkan dan membuat proposal dan segala perencanaan pemasaran perusahaan secara terperinci dan detail.

  7. Melakukan kerja sama dengan departemen lain dalam menjalankan tugasnya seperti departemen pemasaran dan vendor eksternal lain dengan melakukan koordinasi tentang strategi pemasaran yang akan dilaksanakan.

  8. Menyampaikan informasi mengenai aturan saat akan memakai suatu produk ke konsumen.

  9. Memantau proyek pemasaran yang sedang dijalankan dan hasil analisis strategi pemasaran yang telah direncanakan perusahaan.

  10. Memberikan konsultasi pemasaran dengan metode dan alat yang paling efektif untuk strategi dalam perusahaan.

  11. Melakukan riset pemasaran dengan tujuan untuk melakukan identifikasi mengenai tren industri dan peluang komersial perusahaan.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian advisor beserta tugas dan tanggung jawabnya. Apabila memiliki kemampuan untuk menyusun strategi, berkomunikasi di depan banyak orang, dan mampu melakukan riset, kamu dapat mencoba melamar sebagai Advisor.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, ya!

(FNS)