Konten dari Pengguna

Akuntan yang Bekerja pada Perusahan Tertentu dan Berstatus Pegawai Disebut Ini

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi akuntan yang bekerja pada perusahan tertentu dan berstatus pegawai. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi akuntan yang bekerja pada perusahan tertentu dan berstatus pegawai. Foto: Pexels

Profesi akuntan terbagi ke dalam beberapa jenis. Salah satunya adalah akuntan yang bekerja pada perusahan tertentu dan berstatus pegawai.

Kebutuhan akan jasa akuntansi meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan berkembangnya dunia bisnis. Akuntan dibutuhkan pada banyak posisi di berbagai perusahaan maupun pemerintah.

Akuntan yang Bekerja pada Perusahan Tertentu dan Berstatus Pegawai Disebut Ini

Ilustrasi akuntan yang bekerja pada perusahan tertentu dan berstatus pegawai. Foto: Pexels

Akuntan yang bekerja pada perusahaan tertentu dan berstatus sebagai pegawai disebut dengan akuntan internal atau intern.

Jabatan ini memiliki nama lain, yakni akuntan perusahaan atau akuntan manajemen. Posisi ini dapat diduduki mulai staf biasa hingga kepala bagian akuntansi atau direktur keuangan.

Seorang akuntan internal tak hanya dapat dipekerjakan dalam organisasi bisnis, tetapi juga dalam pemerintahan dan organisasi nirlaba.

Dalam buku Pasti Bisa Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XII oleh Tim Ganesha Operation, bidang pekerjaan yang dipandang penting dalam bidang akuntansi internal adalah auditor internal.

Auditor internal adalah akuntan yang bertugas mengaudit akuntansi dan prosedur operasi yang dilakukan entitas tempat ia bekerja. Orang yang bekerja dengan spesialisasi ini harus memiliki sertifikat auditor internal.

Baca Juga: Mengenal Bidang Akuntansi yang Menghitung Laba/Rugi Suatu Bisnis

Tugas Akuntan Internal

Ilustrasi tugas akuntan intern. Foto: Pexels

Seorang akuntan internal yang bekerja di suatu perusahan memiliki tugas-tugas tertentu dalam hal menyusun sistem akuntansi dan lainnya.

Mengutip buku Pengantar Akuntansi Mudah Belajar Akuntansi (Jilid 1) oleh Dian Pratama, S.A., berikut tugas akuntan internal:

  • Menangani masalah perpajakan

  • Melakukan pemeriksaan intern

  • Menyusun laporan keuangan yang ditujukan ke pihak intern dan ekstern

  • Menyusun sistem akuntansi perusahaan

  • Menyusun anggaran

Informasi dari akuntan internal ini dapat membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, serta mengevaluasi kinerja. Selain itu, informasi tersebut dapat digunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

Dalam artikel berjudul Faktor-faktor yang Memengaruhi Profesionalisme Seorang Akuntan Intern di Kota Palembang oleh Dewi Sri yang terbit di "Jurnal Keuangan dan Bisnis", informasi dari akuntan internal dibutuhkan untuk membantu mengidentifikasi berbagai peluang untuk perbaikan.

Fungsi lainnya, untuk mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai dalam mengimplementasikan berbagai tindakan yang didesain untuk menciptakan perbaikan.

Standar Kompetensi Akuntan Internal

Ilustrasi akuntan yang bekerja pada perusahan tertentu dan berstatus pegawai. Foto: Pexels

Standar kompetensi dari seorang akuntan internal antara lain:

  • Menjaga tingkat kompetensi profesional yang diperlukan dengan terus menerus mengembangkan pengetahuan dan keahliannya.

  • Melakukan tugas-tugas profesionalnya sesuai hukum, peraturan, dan standar teknis yang berlaku.

  • Menyusun laporan dan rekomendasi lengkap serta jelas setelah melakukan analisis yang benar terhadap informasi yang relevan dan dapat dipercaya.

(SA)