Apa itu Akuisisi? Berikut Pengertian dan Jenis-jenisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akuisisi adalah proses transaksi suatu perusahaan dalam membeli sebagian atau seluruh saham dan/atau aset perusahaan lainnya. Ini juga merupakan salah satu cara untuk melakukan ekspansi bisnis.
Untuk mengetahui informasi seputar akuisisi lebih lanjut, simak juga pengertian, jenis, dan kelebihannya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Akuisisi
Mengutip in.indeed.com, akuisisi didefiniskan sebagai transaksi yang terjadi ketika satu perusahaan mengambil sebagian atau seluruh kendali perusahaan lain.
Dalam akuisisi, biasanya perusahaan besar cenderung mengambil alih perusahaan kecil. Akuisisi ini dilakukan oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan basis pelanggan, keberadaan pasar, dan memperluas operasi perusahaan tersebut.
Selain itu, akuisisi dapat membantu perusahaan memasuki pasar baru dan memanfaatkan sumber daya dan kemampuan operasional perusahaan yang terakuisisi.
Merujuk corporatefinanceinstitute.com, akuisisi berbeda dengan merger dan penggabungan (amalgamasi). Dalam akuisisi, kedua perusahaan bertahan. Sedangkan pada merger hanya satu perusahaan yang bertahan.
Selanjutnya pada amalgamasi, tak ada perusahaan yang bertahan (membentuk entitas baru).
Jenis-jenis Akuisisi
Mengutip theforage.com, perusahaan melakukan akuisisi untuk berbagai alasan dan dengan berbagai cara. Jenis akuisisi yang paling umum meliputi:
1. Akuisisi Horizontal
Akuisisi horizontal terjadi ketika sebuah perusahaan membeli perusahaan lain yang menawarkan produk atau layanan serupa. Contohnya, jika satu jaringan streaming membeli jaringan streaming lain, itu akan dianggap sebagai akuisisi horizontal.
Contoh dalam dunia nyata meliputi:
Facebook membeli Instagram seharga USD1 miliar pada 2012.
Marriott International membentuk jaringan hotel terbesar di dunia setelah mengakuisisi Starwood Hotels and Resorts Worldwide senilai USD13 miliar pada 2016.
2. Akuisisi Vertikal
Akuisisi vertikal terjadi ketika sebuah perusahaan membeli perusahaan lain yang memproduksi produk dalam rantai pasokan yang sudah ada.
Misalnya, jika sebuah jaringan streaming membeli perusahaan produksi film atau televisi, hal tersebut dianggap sebagai akuisisi vertikal.
Contoh dalam dunia nyata adalah:
Perusahaan IKEA terus membeli berhektare-hektare hutan yang ada.
Raksasa ritel online Amazon membeli toko bahan makanan Whole Foods Market senilai USD13,7 miliar pada 2017.
3. Akuisisi Kongenerik
Akuisisi kongenerik terjadi ketika satu perusahaan membeli perusahaan lain yang menawarkan produk atau layanan yang berbeda, tetapi melayani basis pelanggan yang sama.
Jadi, jika sebuah jaringan streaming membeli produsen TV, hal tersebut dianggap sebagai akuisisi kongenerik.
Contoh di dunia nyata meliputi:
Coca-cola membeli Glaceau, pembuat Vitaminwater, seharga USD4,1 miliar pada 2007.
4. Akuisisi Konglomerat
Akuisisi konglomerat terjadi ketika satu perusahaan membeli perusahaan lain dari industri yang sama sekali terpisah (tak sama).
Jadi, jika sebuah jaringan streaming membeli perusahaan krayon, hal tersebut akan dianggap sebagai akuisisi konglomerat.
Contoh di dunia nyata meliputi:
Microsoft mengakuisisi situs jaringan profesional LinkedIn seharga USD26,2 miliar pada 2016.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan akuisisi?

Apa tujuan akuisisi?
Untuk meningkatkan basis pelanggan, keberadaan pasar, dan memperluas operasi suatu perusahaan.
Apa perbedaan merger dan akuisis?

Apa perbedaan merger dan akuisis?
Dalam akuisisi, kedua perusahaan bertahan. Sedangkan pada merger hanya satu perusahaan yang bertahan.
Apa itu akuisisi horizontal?

Apa itu akuisisi horizontal?
Akuisisi horizontal terjadi ketika sebuah perusahaan membeli perusahaan lain yang menawarkan produk atau layanan serupa.
