Konten dari Pengguna

Apa Itu BI Rate? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Ceknya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi logo Bank Indonesia. Foto: Reuters/Fatima El-Kareem
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logo Bank Indonesia. Foto: Reuters/Fatima El-Kareem

Bank Indonesia (BI) Rate merupakan suatu hal yang perlu diketahui sebelum seseorang memutuskan untuk mengajukan pinjaman ke bank. Apa itu BI Rate?

Mengutip laman resmi bi.go.id, BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai bagian dari kebijakan moneternya.

Secara sederhana, BI Rate merupakan tingkat suku bunga yang digunakan oleh Bank Indonesia untuk mengendalikan inflasi dan stabilitas ekonomi.

BI Rate sering menjadi acuan bagi suku bunga lainnya, seperti suku bunga pinjaman dan deposito di perbankan komersial. Simak terus uraian ini untuk lebih mengenal apa itu BI Rate.

Fungsi BI Rate

Ilustrasi BI Rate. Foto: Pexels

BI Rate disebut juga sebagai bunga Bank Indonesia. Suku bunga ini umumnya akan disesuaikan setiap bulan berdasarkan kondisi ekonomi negara.

Perubahan BI Rate akan diumumkan ke publik setelah ditetapkan melalui Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Berikut beberapa fungsi dari BI Rate:

1. Mengendalikan Inflasi

Salah satu fungsi utama BI Rate adalah untuk mengendalikan inflasi. Jika inflasi terlalu tinggi, Bank Indonesia dapat menaikkan BI Rate untuk mengurangi jumlah uang yang beredar.

Sebaliknya, jika inflasi terlalu rendah, BI Rate dapat diturunkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan jumlah uang yang beredar.

2. Menjaga Stabilitas Nilai Rupiah

BI Rate juga berperan dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ketika suku bunga acuan tinggi, investor asing cenderung tertarik untuk berinvestasi di Indonesia, sehingga meningkatkan permintaan terhadap rupiah. Hal ini dapat membantu menjaga nilai rupiah agar tetap stabil di pasar valuta asing.

3. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

BI Rate yang rendah mendorong bank-bank komersial untuk menurunkan suku bunga pinjaman. Hal ini memudahkan masyarakat dan dunia usaha untuk mendapatkan kredit dengan biaya yang lebih rendah.

Dengan demikian, BI Rate yang rendah dapat mendorong investasi dan konsumsi, yang pada akhirnya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

4. Menetapkan Suku Bunga Pinjaman dan Deposito

BI Rate sering menjadi acuan bagi bank dalam menetapkan suku bunga pinjaman dan deposito. Ketika BI Rate naik, suku bunga pinjaman dan deposito di bank-bank komersial cenderung ikut naik, dan sebaliknya ketika BI Rate turun.

Baca Juga: Jenis-jenis Suku Bunga Bank dalam Dunia Perbankan

Cara Cek Data BI Rate

Ilustrasi BI Rate. Foto: Pexels

Masyarakat bisa memastikan data terbaru BI Rate dengan mengunjungi laman resmi Bank Indonesia di bi.go.id. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Kunjungi laman bi.go.id.

  2. Pilih BI Rate.

  3. Pilih periode waktu yang diinginkan.

  4. Unduh data BI Rate.

  5. Jika dokumen berhasil diunduh, informasi mengenai data BI Rate sesuai periode yang dipilih bisa langsung dilihat.

(NDA)