Apa Itu Biaya Tenaga Kerja Langsung? Ini Definisi dan Cara Menghitungnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya tenaga kerja langsung merupakan bagian dari dana produksi yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Perhitungannya cukup kompleks karena terdiri dari banyak jenis komponen.
Biaya tenaga kerja langsung harus dipertimbangkan dengan tepat sebelum memulai produksi, karena akan berpengaruh pada perhitungan laba rugi perusahaan.
Lantas, apa saja yang dibutuhkan dalam mempersiapkan anggarannya? Berikut ulasan lengkap terkait biaya tenaga kerja langsung.
Apa Itu Biaya Tenaga Kerja Langsung?
Mengutip buku Horngren, dkk (2008) berjudul Akuntansi Biaya, biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost) merupakan kompensasi atas seluruh tenaga kerja manufaktur yang berperan dalam menghasilkan produk atau menyediakan layanan.
Tenaga kerja langsung berarti orang-orang yang terlibat secara langsung di dalam proses produksi, mulai dari pengolahan bahan sampai menjadi sebuah barang jadi. Sedangkan tenaga kerja langsung yang mengacu pada bisnis berbasis layanan mencakup konselor, pengacara, akuntan, dan masih banyak lagi.
Beberapa pekerjaan yang termasuk ke dalam kategori tenaga kerja langsung meliputi jasa dokumentasi, pengemudi kendaraan pengiriman, operator mesin, dan tukang. Upah yang diberikan kepada para tenaga kerja ini umumnya dihitung per jam sebagai kompensasi atas pekerjaan yang dilakukan.
Penyusunan biaya tenaga kerja langsung meliputi beberapa hal, mulai dari perencanaan jumlah waktu produksi yang dibutuhkan tenaga kerja langsung hingga upah yang harus dibayarkan berdasarkan jenis produk yang dihasilkan.
Baca juga: Job Order Costing: Pengertian, Tujuan, dan Cara Menghitungnya
Manfaat Biaya Tenaga Kerja Langsung
Dengan memperhitungkan biaya tenaga kerja langsung, ada sejujmlah manfaat yang dapat diperoleh, yakni:
Efisiensi Tenaga Kerja perusahaan
Meminimalisasi risiko kerugian atau salah perhitungan
Lebih Praktis dalam Menghitung Harga Pokok Produksi
Sebagai alat Bantu Monitoring estimasi kebutuhan
Adapun faktor yang mempengaruhi besaran biaya tenaga kerja langsung terdiri dari:
Perencanaan produksi perusahaan
departemen yang digunakan dalam proses produksi
Standar penuntasan produk
Durasi produksi barang
Sistem upah tenaga kerja (sistem per jam, per unit, atau interval waktu)
Cara Menghitung Biaya Tenaga Kerja Langsung
Pada umumnya biaya tenaga kerja langsung terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Satuan yang digunakan untuk menghitung biaya ini adalah DHL, yaitu Direct Labor Hours atau jam buruh langsung.
Mengutip buku Cost Analysis and Estimating for Engineering and Management karya Ostwald (2004), formulasi yang digunakan dalam menghitung biaya tenaga kerja langsung adalah dengan mengalikan antara waktu kerja dengan upah.
Biaya tenaga kerja langsung = waktu kerja × upah
Saat menghitung anggaran biaya tenaga kerja langsung jangan sampai keliru. Perhitungan yang tepat dan akurat perlu untuk meminimalisasi risiko kerugian perusahaan.
(SLT)
