Konten dari Pengguna

Apa Itu Emerging Market? Ini Arti, Indikator Penilaian, dan Contoh Negara

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas emerging market adalah apa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas emerging market adalah apa. Foto: Pexels

Pertanyaan emerging market adalah apa, kini sedang menggema di kalangan masyarakat. Hal ini terjadi usai perusahaan keuangan, Morgan Stanley Capital International (MSCI), mengancam menurunkan status pasar saham Indonesia jadi standalone market.

Perubahan status pasar modal ini menjadi sorotan, karena berpotensi memengaruhi arus modal asing dan stabilitas investasi nasional. Oleh karena itu, memahami konsep dasar perekonomian berkembang dan kriteria klasifikasinya menjadi penting bagi para pelaku pasar.

Emerging Market adalah Apa?

Ilustrasi memahami emerging market adalah apa. Foto: Pexels

Melansir laman MSCI, emerging market merujuk pada indeks pasar modal yang diperuntukkan bagi negara-negara berkembang. Istilah ini ditujukan bagi negara yang kondisi perekonomiannya tengah menjalani fase peralihan dari berkembang menuju maju.

MSCI meluncurkan Indeks Pasar Berkembang (Emerging Market Index) untuk pertama kali pada 1988. Pengelompokan ini dimanfaatkan guna mengantisipasi timbulnya lonjakan beban biaya, kekeliruan pemantauan, maupun risiko portofolio oleh para pemodal.

Di samping emerging market, MSCI turut membagi indeks pasar saham global menjadi developed (pasar negara maju), frontier (pasar perbatasan), dan juga standalone (pasar mandiri).

Indikator Penilaian Emerging Market

Struktur penggolongan pasar saham yang ditetapkan oleh MSCI bertumpu pada tiga pilar utama, mencakup:

  • Perekonomian nasional: memanfaatkan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita yang dirilis secara resmi oleh Bank Dunia (World Bank).

  • Ukuran dan likuiditas pasar saham: perbandingan antarnegara guna menilai 77 bursa saham.

  • Tingkat keterjangkauan bagi pemodal luar negeri: menerapkan 18 indikator variatif semacam batasan porsi kepemilikan asing ataupun regulasi pembatasan arus dana.

Indeks Emerging Markets MSCI dirancang dengan memakai kerangka kerja Global Investable Market Indexes (GIMI).

GIMI merupakan kerangka yang berpedoman pada aturan dan menerapkan sistem modular di beragam wilayah, baik tingkat negara maupun kawasan. Sistem ini menjangkau berbagai level perusahaan, mulai dari saham berkapitalisasi besar, menengah, sampai kecil.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa para pemodal dapat memperlebar jangkauan investasi ke negara berkembang dengan mengikutsertakan emiten berkapitalisasi kecil, yakni perseroan yang mempunyai nilai kapitalisasi pasar lebih rendah.

Pelaku modal bisa menjangkau perluasan portofolio melalui dua opsi, yakni memanfaatkan Indeks Emerging Markets Investable Market Index (MSCI EM IMI), yang memadukan saham berkapitalisasi kecil bersama saham berkapitalisasi besar dan menengah.

Alternatif lainnya adalah menggunakan Indeks MSCI Emerging Markets Small Cap, yang menyajikan akses porsi secara khusus tertuju kepada perusahaan berkapitalisasi kecil.

Indeks IMI merangkum sekitar 99 persen bursa yang layak investasi. Sementara itu, Indeks Standar (Standard Index) merangkum kira-kira 85 persen dari total pasar yang dapat ditanamkan modal.

Contoh Negara Emerging Market

Adapun negara-negara yang masuk ke dalam kategori indeks pasar saham berkembang MSCI pada 2026 meliputi:

1. Amerika

  • Brasil.

  • Cile.

  • Kolombia.

  • Meksiko.

  • Peru.

2. EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika)

  • Republik Ceko.

  • Mesir.

  • Yunani.

  • Hungaria.

  • Kuwait.

  • Polandia.

  • Qatar.

  • Arab Saudi.

  • Afrika Selatan.

  • Turkiye.

  • Uni Emirat Arab (UEA).

3. APAC (Asia-Pasifik)

  • Cina.

  • India.

  • Indonesia

  • Korea Selatan.

  • Malaysia.

  • Filipina.

  • Taiwan.

  • Thailand.

Baca Juga: Daftar Saham MSCI Indonesia yang Dicoret per Agustus 2026, GOTO hingga BUKA

(MDP)