Apa Itu Reklame? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reklame bisa ditemukan dengan mudah di berbagai tempat, dengan berbagai ukuran, bentuk, dan desain. Umumnya reklame menampilkan berbagai produk dan layanan suatu merek dengan cara yang kreatif dan efektif.
Konsep reklame harus dibuat menarik dan unik. Artikel ini membahas tentang pengertian reklame, fungsi, dan jenis-jenisnya.
Pengertian Reklame
Reklame adalah benda atau media dengan tujuan komersil atau non-komersil. Tujuan utama dibuatnya reklame adalah untuk memperkenalkan suatu barang, jasa, dan lainnya kepada khalayak umum.
Biasanya reklame dipasang di tempat yang mobilitasnya tinggi, seperti di pinggir atau persimpangan jalan. Selain di pinggir jalan, reklame juga bisa ditempatkan di berbagai lokasi ramai tergantung regulasi tiap daerah. Lokasi lain yang biasanya diizinkan, yaitu: alun-alun, taman kota, stadion, bandara, stasiun, halte bus, dan masih banyak lagi.
Pesan yang dicetak di reklame harus mampu disampaikan dengan cepat dan mudah ditangkap. Seringkali reklame dibuat menggunakan gambar dan desain yang mencolok disertai dengan teks sederhana dan mudah dibaca untuk memancing perhatian audience.
Perusahaan besar sering menggunakan reklame sebagai media promosi. Banyak keuntungan yang bisa didapat dari memasang reklame, beberapa di antaranya adalah jangkauan yang maksimal, bisa dilihat setiap saat, dan visualnya menarik.
Baca juga: Papan Reklame di Bogor Ambruk Timpa Motor Akibat Hujan-Angin Kencang
Fungsi Reklame
Tujuan dari reklame, adalah untuk efektif menyampaikan pesan kepada audiens target dan mempromosikan suatu produk, layanan, acara, atau brand. Di samping itu, tujuan utama reklame mencakup:
Reklame digunakan sebagai media pemasaran produk atau layanan, menciptakan citra merek, dan menarik perhatian calon pelanggan.
Meningkatkan brand awareness, dengan cara membangun dan memperkuat visibilitas merek. Agar audience lebih mudah mengingat brand, penting sekali mempertahankan konsistensi visual dan desain brand.
Memberi informasi penting tentang produk dan layanan. Informasi yang dicantumkan meliputi rincian penawaran yang menarik atau pengumuman tertentu.
Meninggalkan dampak bagi audience melalui kombinasi gambar yang menarik dan teks yang singkat dalam visual reklame.
Meningkatkan visibilitas dengan menempatkan reklame di lokasi strategis dan memastikan pesan tersebut bisa dilihat oleh banyak orang.
Jenis Reklame
Reklame dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis pemasarannya. Reklame produk memasarkan suatu produk atau layanan perusahaan, sedangkan non produk berfokus dalam mengenalkan perusahaan, badan lembaga, atau nama usaha.
Selain itu, ada dua jenis reklame, yaitu reklame yang dipasang di dalam ruangan dan di luar ruangan. Selain itu, reklame juga bisa dikategorikan sebagai reklame produk dan non-produk.
Reklame terbagi menjadi beberapa bentuk atau kategori, di antaranya:
1. Baliho
2. Billboard
3. Spanduk
4. Poster
5. Brosur
6. Katalog
Setiap jenis reklame memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, tergantung pada tujuan, target audiens, dan anggaran periklanan. Jangan lupa perhatikan karakteristik perusahaan, merek, atau lembaga yang mau kamu pasarkan sebelum memasang reklame ya!
(SLT)
