Konten dari Pengguna

Aplikasi dari Aspek Knowing Your Business dan Manfaatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

  Ilustrasi aplikasi dari aspek Knowing Your Business. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aplikasi dari aspek Knowing Your Business. Foto: Unsplash

Aplikasi dari aspek Knowing Your Business berguna bagi dunia usaha. Proses ini membantu memastikan kepatuhan perusahan terhadap peraturan, memitigasi risiko, dan memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat.

Prosesnya melibatkan pengumpulan informasi tentang struktur hukum perusahaan, kepemilikan, penerima manfaat, dan data relevan lainnya untuk memverifikasi identitas dan menilai risiko berbisnis dengannya.

Dengan menerapkan Knowing Your Business, perusahan dapat menyederhanakan operasional, memperkuat hubungan dengan mitra bisnis, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Aplikasi dari Aspek Knowing Your Business

Ilustrasi aplikasi dari aspek Knowing Your Business. Foto: Pexels

Knowing Your Business (KYB) merupakan proses identifikasi badan usaha yang ditangani oleh organisasi yang diatur. Langkah ini penting dalam mencegah penipuan dan pencucian uang dengan memastikan bahwa perusahaan memahami klien mereka, dari mana mereka berasal, dan aktivitas keuangan apa yang mereka lakukan.

Informasi ini memastikan bahwa klien memenuhi persyaratan peraturan untuk layanan atau transaksi perusahaan.

Mengutip dari KYB Club, terdapat beberapa aspek yang ada dalam proses Knowing Your Business. Adapun elemen kunci yang dalam KYB antara lain.

1. Mengumpulkan dokumen identifikasi badan usaha dan memverifikasi validitasnya

Proses KYB berfokus untuk mengumpulkan informasi tentang perusahaan, struktur kepemilikannya, dan aktivitas bisnisnya.

Selanjutnya untuk memverifikasi informasi tentang berbagai dokumen dan informasi, termasuk dokumen pendaftaran, alamat perusahaan, dan dokumen izin.

Mereka juga harus mengumpulkan identitas pengelola dan pemilik. Dokumen-dokumen ini diperoleh dari sumber tepercaya dan diverifikasi untuk memastikan keasliannya.

2. Mengidentifikasi dan memverifikasi klien

Menyelidiki dan memverifikasi klien adalah komponen penting dari proses KYB. Ini memungkinkan perusahan mengetahui siapa penerima manfaat utama dari transaksi keuangan tersebut.

Setelah kepemilikan manfaat ditentukan, informasi identifikasi seperti nama, kewarganegaraan, kepemilikan saham dalam badan usaha, hubungan dengan politik, tempat tinggal, rincian kontak, dan lainnya harus diperoleh untuk semua pemilik manfaat.

Lebih lanjut, informasi tersebut harus diverifikasi menggunakan sumber independen dan tepercaya seperti kartu identitas yang dikeluarkan pemerintah, tagihan listrik, database pihak ketiga, dan lain-lain.

3. Memeriksa latar belakang transaksi keuangan dan aktivitas yang dilakukan klien

Proses ini juga memeriksa latar belakang transaksi keuangan dan aktivitas yang dilakukan nasabah, apakah memiliki kaitan dengan pencucian uang, pendanaan terorisme, atau kejahatan keuangan lainnya yang meningkatkan risiko eksploitasi oleh perusahaan.

4. Memantau transaksi klien terhadap aktivitas mencurigakan

Setelah memverifikasi identitas dan struktur kepemilikan, perusahaan harus terus memantau aktivitas mitranya untuk memastikan mereka tak terlibat aktivitas ilegal.

Perusahaan harus mengevaluasi profil risiko mitranya dan mengidentifikasi aktivitas mencurigakan apa pun. Hal ini membantu mencegah perusahaan digunakan untuk kegiatan pencucian uang atau pendanaan teroris dan mengurangi risiko penipuan di rekening mereka.

Baca Juga: Mendanai Usaha dengan Biaya Sendiri disebut Apa? Ini Penjelasannya

Manfaat Penerapan Knowing Your Business

Ilustrasi aplikasi dari aspek Knowing Your Business. Foto: Pexels

Mengutip dari laman Cellbunq, menerapkan proses KYB dapat memberikan manfaat bagi bisnis antara lain:

  • Meningkatkan keamanan dan mencegah penipuan

  • Uji tuntas pelanggan yang lebih baik

  • Mengurangi risiko reputasi dan denda peraturan

  • MeningkatKan efisiensi operasional

  • Memfasilitasi transaksi lintas batas

Berbagai institusi harus melakukan prosedur KYB untuk mematuhi peraturan. Lembaga-lembaga tersebut mencakup lembaga keuangan seperti bank dan perusahaan yang melakukan transaksi bisnis dengan bisnis lain, termasuk pemasok, vendor, dan mitra.

(SA)