Arti Transaksi Reversal Mandiri dan Cara Mengatasinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat melakukan transaksi pada mobile banking Mandiri, terkadang nasabah menemukan kendala dengan notifikasi yang bertuliskan transaksi reversal. Apa arti transaksi reversal mandiri tersebut? Untuk mengetahui pengertian dan informasi lainnya, mari simak penjelasan artikel berikut.
Dikutip dari laman Ajaib, dalam dunia perbankan reversal memiliki arti transaksi yang prosesnya dibatalkan oleh pihak bank. Istilah ini erat kaitannya dengan fasilitas perbankan yang menggunakan teknologi digital seperti mobile banking, internet banking, dan SMS banking.
Arti Transaksi Reversal Mandiri
Berdasarkan informasi dari Twitter resmi Bank Mandiri, arti transaksi reversal Bank Mandiri merupakan pengembalian dana nasabah untuk transaki yang gagal. Umumnya, pemberitahuan tersebut akan muncul dalam bentuk pesan singkat pada media yang digunakan.
Dijelaskan dalam buku Mengenal Operasional Perbankan 1 oleh Ikatan Bankir Indonesia, transaksi reversal merupakan upaya mengkredit kembali dana nasabah yang telah didebit.
Dari informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa notifikasi transaksi reversal Mandiri bertujuan untuk menunjukkan adanya kegagalan proses transaksi yang sedang berlangsung.
Selain itu, saldo yang sudah dikirimkan ke rekening tujuan akan secara otomatis dikembalikan ke rekening nasabah.
Jadi, nasabah tidak perlu khawatir ketika mendapat pemberitahuan bahwa terjadi transaksi reversal. Sebab, saldo dalam rekening nasabah dipastikan tetap aman dan utuh.
Pada dasarnya, transaksi reversal merupakan istilah yang sudah umum ditemui di bidang perbankan. Pesan transaksi tersebut juga bisa ditemukan di bank lainnya selain Bank Mandiri.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya transaksi revearsal dalam dunia perbankan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu Mandiri di ATM
Penyebab Terjadinya Transaksi Reversal
Dikutip dari laman Ajaib, beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab terjadinya transkasi reversal adalah sebagai berikut.
1. Adanya kesalahan pada nomor rekening tujuan
Hal pertama yang menyebabkan kegagalan transaksi adalah karena nasabah salah memasukkan nomor rekening tujuan. Dengan begitu, sistem tidak bisa melacak nomor rekening tujuan dan dianggap gagal.
2. Waktu transaksi Habis
Istilah waktu transaksi habis ini sering ditemukan saat melakukan transaksi pada aplikasi mobile banking. Sistem perbankan secara otomatis akan memberikan batas waktu untuk setiap jenis transaksi. Hal ini merupakan bentuk dari sistem keamanan dari pihak bank.
3. Outer
Outer adalah istilah perbankan yang artinya nomor tujuan berada di luar wilayah jangkauan bank tersebut. Hal ini sering terjadi ketika nasabah salah menggunakan kode transfer.
4. Adanya gangguan jaringan
Munculnya pesan notifikasi reversal transaksi Mandiri bisa juga karena adanya gangguan jaringan dari pihak perbankan. Sehingga setiap proses transaksi yang dilakukan akan gagal.
Baca juga: Apa Arti Virtual Account dan Berbagai Kelebihannya?
Cara Mengatasi Transaksi Reversal
Dijelaskan dalam buku Memahami Bisnis Bank Syariah oleh Ikatan Bankir Indonesia, setidaknya ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah reversal. Berikut uraian lengkapnya.
1. Memastikan nomor tujuan sudah besar
Masalah utama yang sering dialami para nasabah dalam bertransaksi khususnya saat transfer, yaitu kesalahan dalam memasukkan nomor rekening. Cek kembali nomor rekening secara teliti dan pastikan nomor rekening tersebut masih aktif dan belum terblokir.
2. Memastikan jaringan yang digunakan stabil
Reversal selalu berhubungan dengan transaksi digital pada HP dan membutuhkan jaringan. Jadi, apabila kamu sedang di lokasi yang minim jaringan Internet, lebih baik hindari melakukan transaksi perbankan agar transaksi berhasil.
3. Mengaktifkan fitur notifikasi dari bank terkait
Untuk nasabah yang menggunakan SMS banking, internet banking atau mobile banking sebaiknya aktifkan fitur notifikasinya. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui bila terjadi kegagalan pada transaksi yang dilakukan.
Demikian penjabaran tentang arti reversal Mandiri beserta faktor penyebab dan cara mengatasinya. Semoga informasi di atas bisa membantu, ya!
Cara Mencegah Reversal
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah reversal. Berikut penjelasannya seperti yang dirangkum dari laman Charge Back:
1. Mencocokkan nomor CVV dan AVS
Reversal kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab sebagai modus penipuan. Untuk mencegahnya, coba cocokkan nomor CVV dan AVS. Nomor CVV adalah kode pengaman transaksi kartu ATM, sedangkan AVS atau Address Verification Service merupakan alat yang disediakan bank untuk mendeteksi kartu yang mencurigakan.
2. Segera Menyelesaikan Transaksi
Salah satu penyebab terjadinya transaksi reversal adalah waktu habis saat melakukan transaksi pada mobile banking. Agar tidak terjadi, segera selesaikan transaksi yang Anda lakukan sebelum sistem perbankan membatalkannya secara otomatis.
3. Simpan Bukti Transaksi
Seperti yang disebutkan, reversal bisa menjadi modus penipuan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Biasanya, mereka sengaja melakukan reversal meskipun pemilik rekening tidak melakukan transaksi apa pun. Karena itu, simpanlah bukti-bukti transaksi yang Anda lakukan agar tidak menjadi korban.
(IPT)
Baca juga: Cek Livin Poin Mandiri, Begini Caranya
Frequently Asked Question Section
Di mana transaksi reversal Mandiri sering terjadi?

Di mana transaksi reversal Mandiri sering terjadi?
Transaksi reversal Mandiri bisa terjadi pada media digital perbankan seperti seperti mobile banking, internet banking, dan SMS banking.
Apakah saldo tetap aman jika terjadi transaksi reversal?

Apakah saldo tetap aman jika terjadi transaksi reversal?
Ya, saldo nasabah akan tetap aman dan utuh. Saldo yang sudah dikirimkan akan secara otomatis dikembalikan ke rekening nasabah saat transaksi reversal terjadi.
Apa saja faktor penyebab terjadinya transaksi reversal?

Apa saja faktor penyebab terjadinya transaksi reversal?
Adanya kesalahan pada nomor rekening tujuan, waktu transaksi habis, outer, dan adanya gangguan jaringan.
