Berapa Gaji Kuli Tower? Ini Kisarannya di Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, kuli tower (climber tower) dapat dimaknai sebagai orang yang bertugas untuk memasang, memperbaiki, dan memelihara menara jaringan.
Dalam melakukan pekerjaan sebagai kuli tower, seseorang harus memanjat menara tower yang menyediakan layanan komunikasi maupun kelistrikan.
Lantaran bekerja sebagai kuli tower dinilai penuh risiko, tak heran jika banyak orang yang penasaran dengan besaran gajinya. Lantas, berapa gaji kuli tower?
Simak uraian artikel Berita Bisnis di bawah ini hingga tuntas untuk mengetahui kisaran gaji kuli tower di Indonesia dan informasi lainnya.
Gaji Kuli Tower di Indonesia
Di Indonesia, salah satu perusahaan yang menyediakan pekerjaan sebagai kuli tower adalah PT Tower Bersama. Ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan solusi dan layanan infrastruktur telekomunikasi.
Adapun besaran gaji kuli tower di PT Tower Bersama umumnya dipengaruhi oleh jabatan yang diembannya. Semakin tinggi jabatannya, maka semakin besar pula pendapatan yang akan diperoleh.
Namun, rata-rata gaji yang diterima untuk profesi kuli tower berada di kisaran Rp3.000.000-Rp5.000.000 per bulan. Sedangkan untuk kuli tower bagian perawatan dan perbaikan menerima gaji sebesar Rp200.000 per hari.
Baca juga: Gaji Dishub dan Tunjangan Kinerjanya Berdasarkan Golongan
Tantangan Profesi Kuli Tower
Bekerja sebagai kuli tower seringkali menuntut tanggung jawab yang besar dengan tantangan yang penuh risiko. Berikut ini beberapa tantangan yang perlu dihadapi para kuli tower secara umum.
1. Resiko keselamatan
Bekerja di ketinggian menjadi tantangan yang sangat signifikan bagi kuli tower. Pasalnya, apabila jatuh, kuli tower bisa alami cedera serius hingga berpotensi kehilangan nyawa.
Oleh karena itu, standar keselamatan kerja yang ketat dan penggunaan peralatan pelindung diri adalah suatu keharusan demi meminimalkan risiko tersebut.
2. Lingkungan kerja yang beragam
Kuli tower harus dapat bekerja di berbagai kondisi cuaca, termasuk panas terik, hujan, angin kencang, dan cuaca ekstrem lainnya. Mereka juga tidak jarang harus bekerja di ruang terbatas dan terpencil yang cenderung sulit dijangkau.
3. Jam kerja yang tidak teratur
Demi menyelesaikan proyek-proyek sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, kuli tower seringkali harus bekerja lembur. Kondisi ini sangat mungkin dihadapi terutama jika ada masalah jaringan mendesak yang perlu diperbaiki.
Meski akan dapat kompensasi tertentu seperti jaminan pembayaran lembur, tetapi jam kerja yang tidak memiliki keteraturan seperti ini tetap akan memengaruhi keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
4. Banyak menuntut ketahanan fisik
Pekerjaan ini memerlukan kekuatan dan ketahanan fisik yang tinggi. Mengangkat dan memindahkan peralatan yang berat serta berdiri atau berjalan di ketinggian pun memerlukan konsentrasi tingkat tinggi yang baik.
5. Tuntutan upgrade keterampilan
Perkembangan teknologi telekomunikasi yang pesat cenderung menuntut kebutuhan tenaga kuli tower yang semakin cakap. Karena itu, para kuli tower diharuskan untuk selalu memperbarui pengetahuan dan keterampilan agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi.
(NDA)
