Konten dari Pengguna

Berapa Nilai Tertinggi Profiling ASN? Ini Penjelasannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas berapa nilai tertinggi Profiling ASN. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas berapa nilai tertinggi Profiling ASN. Foto: Pexels

Informasi seputar berapa nilai tertinggi Profiling ASN atau ProASN kerap memicu rasa ingin tahu. Pasalnya, kegiatan ini diselenggarakan pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengukur kompetensi dan memetakan calon pemimpin instansi masa depan.

Pelaksanaan ProASN diatur dalam Surat Edaran (SE) Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Rangka Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Instansi Pemerintah untuk Mewujudkan Asta Cita dan Visi Misi Kepala Daerah.

Berapa Nilai Tertinggi Profiling ASN?

Ilustrasi memahami berapa nilai tertinggi Profiling ASN. Foto: Unsplash

Melansir laman Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah, Profiling ASN diselenggarakan dengan mekanisme Computer Assisted Competency Test (CACT).

Terdapat 773 butir soal yang diujikan dalam empat materi utama, meliputi tes kompetensi manajerial dan sosial kultural (2 subtes dengan 45 soal), tes potensi (5 subtes dengan 525 soal), tes literasi digital (4 subtes dengan 35 soal), serta tes preferensi karier (4 subtes dengan 168 soal).

Merujuk pada dokumen berjudul Konversi Hasil Penilaian Potensi ASN oleh Asesor SDM Aparatur Ahli Madya Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN Christina Nailiu, skala penilaian yang digunakan dalam pengukuran potensi ASN secara umum terdiri dari lima.

Skala penilaian tersebut meliputi SR (Sangat Rendah) bernilai 1, R (Rendah) bernilai 2, S (Sedang) bernilai 3, T (Tinggi) bernilai 4, dan ST (Sangat Tinggi) bernilai 5.

Berikut penjelasan untuk masing-masing kategori:

1. Sangat Rendah

Kelompok ini menggambarkan tingkat kemampuan awal individu yang masih sangat minim pada ranah penilaian kognitif maupun non-kognitif. Peserta dengan nilai ini memerlukan pendampingan intensif, karena performa dasarnya belum memenuhi standar minimum.

2. Rendah

Nilai rendah menandakan adanya potensi, tetapi pencapaiannya masih di bawah standar. Walau kemampuan awal mulai terlihat, pegawai tetap menghadapi kendala saat dihadapkan pada tugas yang memerlukan ketahanan emosional, kreativitas, atau pemikiran analitis.

3. Sedang

Kategori sedang mencerminkan kompetensi yang tergolong cukup dan memadai untuk menyelesaikan pekerjaan rutin. Meski demikian, potensi yang dimiliki cenderung terbatas ketika harus menyelesaikan permasalahan yang kompleks atau membutuhkan terobosan.

4. Tinggi

Kelompok dengan nilai tinggi diisi oleh individu dengan kemampuan di atas rerata, yang ditandai oleh daya pikir responsif, semangat kerja tinggi, dan kepribadian adaptif. Hal ini membuatnya dinilai sangat siap untuk mengemban tanggung jawab dan tantangan yang lebih rumit.

5. Sangat Tinggi

Tingkat tertinggi ini menggambarkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) unggul dengan penguasaan kecerdasan emosional, daya naluriah analitis, dan dorongan prestasi. Individu pada posisi ini diproyeksikan masuk ke dalam talent pool guna memegang posisi strategis di masa depan.

Namun, perlu diketahui bahwa skala penilaian tersebut digunakan untuk pengukuran potensi ASN secara umum. BKN dapat menetapkan ketentuan pengukuran maupun batas nilai tertinggi Profiling ASN yang berbeda.

Baca Juga: 80 Contoh Soal Literasi Digital Profiling ASN dan Kunci Jawabannya

(MDP)