BI Fast Adalah Fitur Terbaru dari BI, Ini Penjelasannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BI Fast adalah sebuah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia, sistem ini dapat memfasilitasi pembayaran ritel secara real time, aman efisien dan tersedia setiap saat. Sistem ini tidak hanya bisa diakses pada jam-jam tertentu saja, namun 24 jam dalam sehari.
Adapun hadirnya BI Fast diharapkan bisa menguatkan ketahanan sistem pembayaran ritel nasional. Dengan hadirnya BI Fast dapat semakin mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas perbankan.
Perlu diketahui, bahwa BI Fast bukanlah suatu aplikasi yang bisa diunduh di handphone melalui Play Store ataupun App Store. BI Fast ialah fitur terbaru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
Masyarakat bisa menikmati atau menggunakannya ketika melakukan aktivitas transfer di mobile banking ataupun internet banking pada bank yang telah menerapkan fitur tersebut.
Fitur yang diluncurkan pada Desember 2021 ini, mulai berlaku pada Maret 2022. Itu pun belum semua bank terdapat fitur tersebut saat Anda melakukan transfer di mobile banking dan internet bankingnya.
Manfaat dan Keuntungan Menggunakan BI Fast
Fitur yang resmi dihadirkan dari Bank Indonesia ini memiliki beberapa manfaat yang bisa dirasakan bagi masyarakat. Mengutip situs resmi Bank Indonesia, berikut empat manfaat fitur BI Fast:
Real time 24/7 real time di level bank dan nasabah serta tersedia setiap saat).
Lengkap (melayani berbagai instrumen dan kanal pembayaran).
Secure (dilengkapi dengan fitur fraud detection dan Anti-Money Laundering/AML, Countering Financing of Terrorism/CFT).
Efisien (penggunaan proxy address sebagai alternatif nomor rekening)
Di samping itu, BI Fast juga memiliki beberapa keuntungan. Misalnya saja dalam hal biaya administrasi ketika melakukan transfer antar bank.
Sebelumnya, masyarakat yang hendak mentransfer uang ke bank berbeda akan dikenakan biaya sebesar Rp6.500. Namun setelah adanya fitur ini, masyarakat yang ingin mentransfer ke beda bank hanya dikenakan biaya sebesar Rp2.500.
Selain itu, BI Fast juga menghadirkan proxy address. Perlu diketahui bahwa hal tersebut ialah fitur pengganti nomor rekening.
Nantinya identitas nomor rekening bisa digantikan dengan nomor ponsel ataupun alamat email. Tetapi, untuk bisa menggunakannya, nasabah perlu mendaftarkan pada bank yang dimiliki nasabah.
20 Bank yang Telah Menerapkan BI Fast
Fitur yang berlaku mulai Maret 2022 ini telah diterapkan oleh sejumlah bank yang ada di Indonesia. Sampai April 2022, sudah ada 52 Bank yang telah menerapkan fitur BI Fast pada mobile banking atau internet bankingnya.
Adapun untuk 20 bank yang telah menerapkan BI Fast ialah sebagai berikut:
Bank BCA Syariah
Bank Central Asia
Bank CIMB Niaga
UUS Bank CIMB Niaga
Bank Citibank, N.A
Bank Danamon Indonesia
UUS Bank Danamon Indonesia
Bank DBS Indonesia
Bank Mandiri
Bank Mega
Bank Negara Indonesia
Bank OCBC NISP
Bank Permata
UUS Bank Permata
Bank Rakyat Indonesia
Bank Sinarmas
Bank Syariah Indonesia
Bank Tabungan Negara
UUS Bank Tabungan Negara
Bank UOB Indonesia
Frequently Asked Question Section
Apa itu BI Fast?

Apa itu BI Fast?
BI Fast adalah sebuah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.
Bank apa saja yang bisa BI Fast?

Bank apa saja yang bisa BI Fast?
Adapun untuk 20 bank yang telah menerapkan BI Fast ialah sebagai berikut: Bank BCA Syariah Bank Central Asia Bank CIMB Niaga UUS Bank CIMB Niaga Bank Citibank, N.A Bank Danamon Indonesia UUS Bank Danamon Indonesia Bank DBS Indonesia Bank Mandiri Bank Mega Bank Negara Indonesia Bank OCBC NISP Bank Permata UUS Bank Permata Bank Rakyat Indonesia Bank Sinarmas Bank Syariah Indonesia Bank Tabungan Negara UUS Bank Tabungan Negara Bank UOB Indonesia
Berapa admin transfer bank dengan BI Fast?

Berapa admin transfer bank dengan BI Fast?
Sebelumnya, masyarakat yang hendak mentransfer uang ke bank berbeda akan dikenakan biaya sebesar Rp6.500. Namun setelah adanya fitur ini, masyarakat yang ingin mentransfer ke beda bank hanya dikenakan biaya sebesar Rp2.500.
(NNR)
